
“Kakak... Apa benar yang dikatakan oleh mama dan papa soal kakak sudah lulus sekolah?”
“Iya. “.
“ Kakak akan kuliah di luar negeri, tidak kan ya kak” tanya Dhifa.
“ Iya Dhifa. Kakak akan kuliah di luar negeri” kata sang kakak.
Saat Dhafa dan Dhifa mendengar perkataan sang kakak. Ia pun merasakan akan kehilangan sang kakak.
“ Kakak ... Jangan jauh jauh kuliahnya” kata Dhifa dan mulai mengeluarkan air mata nya.
“Sudah jangan menangis. Kita kan bisa berkomunikasi lewat handphone”
“Tapi kak—
“Sudah lah... Tidur sana ini sudah malam. Besok kan kamu akan ke sekolah.”
Ke esoknya Shafa dan Shofi sarapan pagi hanya berdua. Sebab sang Daddy dan sang Mommy pergi. Sedangkan Dhifa ia sepertinya tidak berselera untuk makan.
__ADS_1
Akan tetapi ia harus sarapan jika ia tidak sarapan maka akan ada amarah yang begitu besar. Ya sebagai seorang ibu, pastinya menginginkan yang terbaik untuk sang anak.
Saat tiba di sekolah. Suara dari Sound sistem pun bergeming dengan volume yang cukup keras. Perlombaan pun dimulai. Sorakan demi sorakan berteriak.
Agar para pemain dapat bermain dengan semangat. Perlombaan pun belum ada yang sampai akhir.
Karena anggota OSIS ingin saat finally dilakukan setelah istirahat. Jam istirahat pun selesai . Mereka pun mulai menyaksikan pertandingan ini sampai akhir.
Dan untuk besok hanyalah penilaian kebersihan kelas . Dan pemberian hadiah kepada si pemenang.
***
Tiba-tiba Daddy memanggil mereka untuk ke ruang keluarga. Sedangkan Dewi dan Wahyu merencanakan kejutan untuk kedua putri nya.
Saat mereka sampai. Kedua orang tua nya langsung menanyakan hal-hal yang sepele.
“ Nak ... Bagaimana sekolah mu?”
“ Lancar dong Daddy” jawab mereka berdua.
__ADS_1
“Oh ya Daddy...Shafa ingin memiliki sebuah Caffe. Ya dimana itu tempat usaha Shafa nanti” sambung Shafa.
“Loh... Siapa nanti yang akan meneruskan perusahaan Daddy?”
“ Nanti Shafa dan Shofi yang akan meneruskan nya Daddy” Seru Shafa.
“Iya kan, Dek” Timpal Shafa
“ Iya Kakak”.
“Daddy izinkan. Tapi Kakak harus juara 1 . Dan pada saat kelas 11 Daddy akan membuatkan Caffe untuk kakak?”
“ Sungguh Daddy....” kata Shafa dan mulai melebarkan senyumnya.
“Iya , Sayang"
“Oh ya .. Daddy memiliki kabar gembira untuk kalian berdua” timpal Daddy. Dan melirik ke arah sang istri.
“Apa Daddy????” tanya Shafa dan Shofi dengan penuh penasaran.
__ADS_1
“Kalian akan menjadi kakak lagi.” Kata Mommy.