
" Kamu sakit sayang?" tanya ayah. akan tetapi Dewi hanya menggeleng kan kepalanya saja.
Tiba-tiba perut Dewi merasa tidak enak. ia pun pergi ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi di dalam perut nya.
Dewi sudah empat kali bolak-balik dari ranjang ke kamar mandi. dan ini adalah yang kelima.
Kepala Dewi terasa pusing dan seperti di tusuk tusuk oleh jarum dan semua yang ia lihat menjadi buram.
dan akhirnya Dewi pun jatuh pingsan.
Bruuunnnkkk
Wahyu yang melihat wanita yang ia cintai jatuh pingsan dengan rasa khawatir ia pun menelepon dokter.
saat dokter keluarganya datang dan mulai memeriksa keadaan Dewi.
Fahri merasa bahwa Dewi sedang mengandung lagi. ia pun mengeluarkan obat dan vitamin untuk Dewi. selain memberikan itu.
__ADS_1
Fahri memberikan testpack kepada Wahyu dan menjelaskan apa yang terjadi pada Dewi.
Mata Dewi pun terbuka. saat ia ingin berdiri tiba tiba Wahyu datang dan menjelaskan kepada Dewi.
saat Wahyu memberikan testpack kepada Dewi. ia menjadi keheranan tentang sikap suami nya.
" Untuk apa kau memberikan ku testpack ini?"
" Pakailah sekarang. Aku ingin tau hasilnya"
" Emang untuk apa?"
" Halu kamu deh sayang"
" Udah sana pakai saja"
Saat di dalam kamar mandi. Dewi pun mencelupkan testpack nya kepada urine yg tempat kan pada gelas plastik.
__ADS_1
sedangkan Wahyu ia mengharapkan bahwa benar yang di katakan oleh dokter keluarganya tadi.
Hasilnya pun sudah ada .
Saat Dewi membuka mata dan melihat hasil dari testpack itu dan hasilnya positif.
sungguh bahagia nya Dewi. ia pun keluar dari kamar mandi dan menunjukkan hasilnya pada suaminya.
Wahyu pun terkejut dan langsung memeluk tubuh Dewi dengan erat.
" udah dong sayang. Nanti Baby gak bisa nafas loh" kata Dewi sambil mengelus perutnya.
lalu Wahyu pun menenggelamkan kepalanya ke perut Dewi. ia pun mengelus-elus perut yang akan berisi baby nya.
" Anak Daddy jangan nakal nakal ya di perut Mommy. yang sehat ya sayang jaga kesehatan mu di dalam sana. "
" iya Daddy. baby gak akan nakal kok kepada Mommy" suara Dewi yang menirui anak kecil.
__ADS_1
" Sayang kamu juga jaga kesehatan. jangan banyak aktivitas dulu. ya" kata Wahyu untuk memberikan perhatian kepada nya.
" Iya sayang"