NADIA Melawan CEO DINGIN

NADIA Melawan CEO DINGIN
Reyhan dan Redza


__ADS_3

Reyhan membawa Nadia ke perusahannya


Semasa mereka sampai para karyawan semua menunduk hormat.


Sini loe duduk jng ke mana mana 'ucap Reyhan'


Ishhhh


Humpp'kesal Nadia'


A-ha! Hehehe Nadia cengisan 'ada idea batin Nadia '


Kak Tomi!


Iyah nona 'jawab Tomi '


Apa lagi yang dia rencanakan?'Batin Reyhan'


Kak Tomi tau gak HAHA, kenapa kak Rey kesal pagi ini?


karna aku matikan bekal air kamar mandi nya semasa dia lagi mandi HAHAHA


Gimana matanya kak dengar dengar kemasukan sabun HAHAHA 'Tawa Nadia meyeluruhi ruangan itu'


Na...d...i...a!!!! 'teriak Reyhan'


sambil memijit dahinya


HAHAHAHA, Maaf maaf kakk Rey Nadia gak tahan 'tertawa terbahak bahak'


Tomi melihat ke arah Rey sambil senyum merendahkan haha


Apaan muka loe tuh awas gajj bulan nie gue potong 'ucap Reyhan kesal


Haha maaf tuan 'ucap Tomi sambil tertawa kecil'


Idihh boss apa kayak gini 'ucap Nadia meledek'


Ksian Kak Tomi lebih baik kerja ama gue aja kak 'ucap Nadia dengan percaya diri'


Eleh loe suka suka aja mau ambil orang gue 'balas Reyhan'


Tomi hanya tersenyum kecil mendengar perbualan nona dan tuan mudanya









Tok tok tok!


Tuan!


Encik Redza sudah ada didepan 'karyawan'


Silakan dia msuk 'ucap Reyhan'


Yoo apa kabar 'ucap Redza'


HAHA, baik" 'jawab Reyhan'


Tomi sedia teh panas 'ucap Reyhan'


Baiklah tuan 'balas Tomi'


Kak kak Rey, Nadia lapar nih ucap Nadia yang baru keluar dari bilik istirahat nya Rey


Hahh Om cabul ngapain disini 'ucap Nadia terlanjur kemudian dia menutup mulutnya'


Ehh bu...bukan maksud aku Tuan Redza 'ucap Nadia cengisan'


Redza yang melihat Nadia disini pun berfikir yang tidak tidak....


Dia berdiri lalu berkata, lah rupanya loe simpanan orang kaya yahhh


Lahh enak aja loe tuh kan yang simpanan tante tante kaya kali 'ucap Nadia '


Reyhan hanya menyimak pergaduhan mereka berdua sedangkan Tomi baru sampai sambil membawa teh

__ADS_1


Kasian dah Terlanpau jomblo yah loe 'ucap Reyhan gak mau kalah'


Siapa bilang gue jomblo gue ada pacar okay loe yang jomblo kasian amat dah, ucap Nadia gak mau kalah juga'


Heh msuk perangkap 'batin Redza sambil senyum tipis'


Erkk! mampus dia perdayakan gue


Perlahan lahan Nadia menoleh...


Hikkk! raut wajah kak Rey


AHAHAHA, gak la kak Rey Nadia mana punya pacar Nadia asal cakap sahaja tu 'senyum canggung'


Ouh yakah ucap Reyhan sambil berdiri hendak menghampiri dengan muka yang tersenyum nyeri


Hahh, Nadia hendak keluar dia lari ke pintu namun sekeritas Tomi menghalangi nya


Kak kak Tomi minggir minggir, dasar kakak pengkhianat rengek Nadia


Maaf nona 'ucap sekeritas Tomi '


N a d i a a a ' panggil Reyhan'


Nadia pun dengan cepat sembunyi dibelakang sekeritas Tomi


kesini sekarang! 'teriak Reyhan'


HAHAHA 'batin Redza'


Rasain tuh


Nadia melolot ke arah Redza


ughhh, gak guna punya redza gara gara Dia gue kecepolosan..


Kak Rey jng seram gitu lah rengek Nadia masih dibelakang sekeritas Tomi


Kalau gak kesini, sekarang juga kakak boleh hancurkan pacar kamu itu! 'ancam Reyhan'


Aduh kakak serius nih 'Batin Nadia'


Pisk pisk pisk kak Tomi bantuin Nadia dong 'bisik Nadia'


HAHAHA maaf nona 'batin sekeritas Tomi'


Nadia pun pergi ketempat kak Rey sambil menundukkan pandangan


Reyhan memandang Nadia melolot


Nadia hanya melihat ke lain arah


Redza tersenyum tipis


Heh rasain loe gadis kecil haha 'batin redza'


Jadi loe mau jelaskan atau gue cari tahu sendiri 'ucap Reyhan'


Nadia memang ada pacar hump 'ucap Nadia sambil memandang ke segala arah '


Kamu sedar gak yang kamu sudah ada tunang? 'kesal Reyhan'


Lahh, Kak Rey tau dari mana? 'terkejut Nadia'


Mamah, papah 'ucap Reyhan '


Mulai hari ini kakak mau kamu baik baik sama tunang kamu! fhm 'ucap Reyhan '


Heh 'Reyhan tersenyum kemenangan'


Kakk Nadia gak mau lahh, rengek Nadia


Kakak ini kan, apa yang dia sudah cakap sama kakak Hahh! secepat itu dia cuci otak kakak! 'teriak Nadia '


Woi dengar cakap kakak loe tuh jng lawan cakap dia 'ledek Redza'


Dahla kak lebih baik Nadia pamit mau pulang 'ujar Nadia kesal'


Nadia kakak belum habis bicara 'ucap Reyhan'


Tapi Nadia hanya jalan maju


Sekeritas Tomi menghalanginya


Nadia mengangkat kepala nya lalu bercakap


Sekeritas Tomi minggir atau aku tidak segan lagi 'ucap Nadia melolot'

__ADS_1


Sekeritas Tomi tahu kalau Nadia sudah tidak memangil nya menggunakan panggilan kakak itu maksudnya dia sedang marah sekarang...


Nadia tunggu kakak bilang kakak belum habis bicara! teriak Reyhan'


pengawal! bawa nona kembali


Huffhh kakak memang mau lihat aku mengamuk yah? 'ucap Nadia '


nona sila ikut dengan kami,


lepas! 'ucap Nadia'


Aku kira sampai tiga


1


2


3


nona sila jangan membantah


Agh!! teriak pengawal itu


tangan nya dipatahkan oleh Nadia


Aku sudah bilang lepas kan Nadia melolot'





Maaf kerana baru sekarang memberi tahu, Nadia sebenarnya wanita yang pandai seni bela diri, Dia cuma pura" lemah - maafkan author yah gais😭








...Ahggghhhhhhh!!!!...


Ahhhghh


^^^nona! ^^^


Aduhh budak nih, haihh susah mau diurus 'ucap Reyhan sambil memijit pelipis nya'


Tomi! bawa pengawal tuh ke rumah sakit 'perintah Reyhan'


Baik tuan 'ucap Tomi'


Nyeri juga gue lihat adik loe tuh 'ledek Redza'


Pusing gue gara gara dia tuh, sebenarnya apa yang jadi Hah?


kenapa dia kayak benci loe banget, loe apain dia yah? 'Tanya Reyhan'


Lahh kok gue 'jawab Redza'


Huhhh, suka hati kalian lah mau berbuat apa pusing gue ama masalah kalian 'ucap Reyhan'


Tapi gue peringatkan, biarpun gue sahabat loe tapi kalau loe sakitkan adik gue, gue gak akan duduk diam 'Reyhan peringatkan'


Lah gue tau kok 'ucap Redza'


gue pamit dulu Rey


Redza Pov


Aku rasa aku mula tertarik sama bocah tuh hehe,


Padahal aku udah bilang gak akan jatuh cinta sama dia.


Ini sama saja seperti aku menjilat balik ludah sendiri.


Ahhh memalukan lah,


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2