
Reyhan membawa Nadia ke perusahannya
Semasa mereka sampai para karyawan semua menunduk hormat.
Sini loe duduk jng ke mana mana 'ucap Reyhan'
Ishhhh
Humpp'kesal Nadia'
A-ha! Hehehe Nadia cengisan 'ada idea batin Nadia '
Kak Tomi!
Iyah nona 'jawab Tomi '
Apa lagi yang dia rencanakan?'Batin Reyhan'
Kak Tomi tau gak HAHA, kenapa kak Rey kesal pagi ini?
karna aku matikan bekal air kamar mandi nya semasa dia lagi mandi HAHAHA
Gimana matanya kak dengar dengar kemasukan sabun HAHAHA 'Tawa Nadia meyeluruhi ruangan itu'
Na...d...i...a!!!! 'teriak Reyhan'
sambil memijit dahinya
HAHAHAHA, Maaf maaf kakk Rey Nadia gak tahan 'tertawa terbahak bahak'
Tomi melihat ke arah Rey sambil senyum merendahkan haha
Apaan muka loe tuh awas gajj bulan nie gue potong 'ucap Reyhan kesal
Haha maaf tuan 'ucap Tomi sambil tertawa kecil'
Idihh boss apa kayak gini 'ucap Nadia meledek'
Ksian Kak Tomi lebih baik kerja ama gue aja kak 'ucap Nadia dengan percaya diri'
Eleh loe suka suka aja mau ambil orang gue 'balas Reyhan'
Tomi hanya tersenyum kecil mendengar perbualan nona dan tuan mudanya
•
•
•
•
•
•
•
Tok tok tok!
Tuan!
Encik Redza sudah ada didepan 'karyawan'
Silakan dia msuk 'ucap Reyhan'
Yoo apa kabar 'ucap Redza'
HAHA, baik" 'jawab Reyhan'
Tomi sedia teh panas 'ucap Reyhan'
Baiklah tuan 'balas Tomi'
Kak kak Rey, Nadia lapar nih ucap Nadia yang baru keluar dari bilik istirahat nya Rey
Hahh Om cabul ngapain disini 'ucap Nadia terlanjur kemudian dia menutup mulutnya'
Ehh bu...bukan maksud aku Tuan Redza 'ucap Nadia cengisan'
Redza yang melihat Nadia disini pun berfikir yang tidak tidak....
Dia berdiri lalu berkata, lah rupanya loe simpanan orang kaya yahhh
Lahh enak aja loe tuh kan yang simpanan tante tante kaya kali 'ucap Nadia '
Reyhan hanya menyimak pergaduhan mereka berdua sedangkan Tomi baru sampai sambil membawa teh
__ADS_1
Kasian dah Terlanpau jomblo yah loe 'ucap Reyhan gak mau kalah'
Siapa bilang gue jomblo gue ada pacar okay loe yang jomblo kasian amat dah, ucap Nadia gak mau kalah juga'
Heh msuk perangkap 'batin Redza sambil senyum tipis'
Erkk! mampus dia perdayakan gue
Perlahan lahan Nadia menoleh...
Hikkk! raut wajah kak Rey
AHAHAHA, gak la kak Rey Nadia mana punya pacar Nadia asal cakap sahaja tu 'senyum canggung'
Ouh yakah ucap Reyhan sambil berdiri hendak menghampiri dengan muka yang tersenyum nyeri
Hahh, Nadia hendak keluar dia lari ke pintu namun sekeritas Tomi menghalangi nya
Kak kak Tomi minggir minggir, dasar kakak pengkhianat rengek Nadia
Maaf nona 'ucap sekeritas Tomi '
N a d i a a a ' panggil Reyhan'
Nadia pun dengan cepat sembunyi dibelakang sekeritas Tomi
kesini sekarang! 'teriak Reyhan'
HAHAHA 'batin Redza'
Rasain tuh
Nadia melolot ke arah Redza
ughhh, gak guna punya redza gara gara Dia gue kecepolosan..
Kak Rey jng seram gitu lah rengek Nadia masih dibelakang sekeritas Tomi
Kalau gak kesini, sekarang juga kakak boleh hancurkan pacar kamu itu! 'ancam Reyhan'
Aduh kakak serius nih 'Batin Nadia'
Pisk pisk pisk kak Tomi bantuin Nadia dong 'bisik Nadia'
HAHAHA maaf nona 'batin sekeritas Tomi'
Nadia pun pergi ketempat kak Rey sambil menundukkan pandangan
Reyhan memandang Nadia melolot
Nadia hanya melihat ke lain arah
Redza tersenyum tipis
Heh rasain loe gadis kecil haha 'batin redza'
Jadi loe mau jelaskan atau gue cari tahu sendiri 'ucap Reyhan'
Nadia memang ada pacar hump 'ucap Nadia sambil memandang ke segala arah '
Kamu sedar gak yang kamu sudah ada tunang? 'kesal Reyhan'
Lahh, Kak Rey tau dari mana? 'terkejut Nadia'
Mamah, papah 'ucap Reyhan '
Mulai hari ini kakak mau kamu baik baik sama tunang kamu! fhm 'ucap Reyhan '
Heh 'Reyhan tersenyum kemenangan'
Kakk Nadia gak mau lahh, rengek Nadia
Kakak ini kan, apa yang dia sudah cakap sama kakak Hahh! secepat itu dia cuci otak kakak! 'teriak Nadia '
Woi dengar cakap kakak loe tuh jng lawan cakap dia 'ledek Redza'
Dahla kak lebih baik Nadia pamit mau pulang 'ujar Nadia kesal'
Nadia kakak belum habis bicara 'ucap Reyhan'
Tapi Nadia hanya jalan maju
Sekeritas Tomi menghalanginya
Nadia mengangkat kepala nya lalu bercakap
Sekeritas Tomi minggir atau aku tidak segan lagi 'ucap Nadia melolot'
__ADS_1
Sekeritas Tomi tahu kalau Nadia sudah tidak memangil nya menggunakan panggilan kakak itu maksudnya dia sedang marah sekarang...
Nadia tunggu kakak bilang kakak belum habis bicara! teriak Reyhan'
pengawal! bawa nona kembali
Huffhh kakak memang mau lihat aku mengamuk yah? 'ucap Nadia '
nona sila ikut dengan kami,
lepas! 'ucap Nadia'
Aku kira sampai tiga
1
2
3
nona sila jangan membantah
Agh!! teriak pengawal itu
tangan nya dipatahkan oleh Nadia
Aku sudah bilang lepas kan Nadia melolot'
•
•
•
Maaf kerana baru sekarang memberi tahu, Nadia sebenarnya wanita yang pandai seni bela diri, Dia cuma pura" lemah - maafkan author yah gais😭
•
•
•
•
•
•
...Ahggghhhhhhh!!!!...
Ahhhghh
^^^nona! ^^^
Aduhh budak nih, haihh susah mau diurus 'ucap Reyhan sambil memijit pelipis nya'
Tomi! bawa pengawal tuh ke rumah sakit 'perintah Reyhan'
Baik tuan 'ucap Tomi'
Nyeri juga gue lihat adik loe tuh 'ledek Redza'
Pusing gue gara gara dia tuh, sebenarnya apa yang jadi Hah?
kenapa dia kayak benci loe banget, loe apain dia yah? 'Tanya Reyhan'
Lahh kok gue 'jawab Redza'
Huhhh, suka hati kalian lah mau berbuat apa pusing gue ama masalah kalian 'ucap Reyhan'
Tapi gue peringatkan, biarpun gue sahabat loe tapi kalau loe sakitkan adik gue, gue gak akan duduk diam 'Reyhan peringatkan'
Lah gue tau kok 'ucap Redza'
gue pamit dulu Rey
Redza Pov
Aku rasa aku mula tertarik sama bocah tuh hehe,
Padahal aku udah bilang gak akan jatuh cinta sama dia.
Ini sama saja seperti aku menjilat balik ludah sendiri.
Ahhh memalukan lah,
Bersambung
__ADS_1