NADIA Melawan CEO DINGIN

NADIA Melawan CEO DINGIN
Kesal Nadia


__ADS_3

kurang ajar banget Redza


gue sumpah loe jadi katak eh ngak jadi anjing pun boleh juga maki caci Nadia sambil terus berjalan,


Nadia?


Ben! ' ucap Nadia'


Ehh loe knp malam malam begini keluar 'ucap Ben sambil mengucapkan kepala Nadia'


Gue kesal tahu 'ujar Nadia dengan wajah cemberut'


Siapa yang buat Nadiaku nie kesal sampai begini jawab Ben sambil mencubit pipi Nadia karna gemas lihat muka cemberut nya


Ishhh! jng cubit sakit tauu humpp 'ucap Nadia'


Udah udah, jng cemberut begitu mengusap kepala Nadia


Humpp Nadia memayungkan bibir


Sini gue ajak loe makan 'ujar Ben'


Nadia pun makan sambil bersembang ria dengan Ben,


Nadia tersenyum


Esoknya


Nadia melihat kakaknya Reyhan dia hanya berjalan melimpasinya.


Nadia mengambil sekeping roti lalu meminum susu, kemudian menyalam papah dan mamah nya


Pah kenapa tiba" Nadia diam" tuh, padahal biasanya berisikk 'Mamah Hana'


kayaknya mereka perang dingin deh 'jawab papah Kevin '


Nadia melihat sekeritas Tomi didepannya,


Nona selamat pagi, ucap sekeritas Tomi


Nadia hanya melimpasinya, namun dia berhenti lalu berkata


Selamat pagi juga kak Tomi, 'ucap Nadia'


Tomi tersenyum mendengar Nadia membalas nya.


Nadia melihat kereta Reyhan kemudian muncul lah idea idea untuk menjahili nya


HEHE, gue balas dendam 'ujar Nadia'


Nadia pun pergi ke kampus nya


Sindy!


yooo 'jawab sindy'

__ADS_1


Nadd Lo msuk kelas dulu gue gak tahan di


PECUTTTT,


Dengan cepat berlari ke kamar mandi


HAHAHAHA, aduhh sin " 'Tawa Nadia'


Baiklah anak anak, kalian sudah siap tugas yang saya berikan? 'ucap dosen itu'


Sudah pakk, !


Baik kumpulkan semua tugas" nya 'ucap dosen nya'


Nadia bangkit lalu kumpulkan semua tugas" itu,


Nadia bawa ke ruangan saya yah 'ucap dosen itu'


Baiklah bapak


Nadia semasa sedang membawa tugas dimelihat ke padang sambil mengkhayal


Hampir seja Nadia mau jatuh, tiba tiba


Eipss, kalau jalan tuh jangan mengkhayal nad!


Ben?


iyahh kalau gue gak ada kali udah jatuh loe tuh sambil sentil kening Nadia


Sini gue bawain 'ucap Ben'


loh tuh Nad, hati hati dikit napa..kalau loe jatuh gimana hah,


haihh macam mana lah loe mau hidup kalau gaada gue urusin loe, 'ujar Ben membebel memarahi Nadia'


Hati Nadia remuk mendengarnya, Dia rasa kecewa kerana terpaksa menkhianati Ben


Ben 'panggil Nadia'


yahh


Ben 'panggil Nadia lagi'


yahh?


Gaada HAHA 'ujar Nadia sambil tertawa'


Maaf, maaf, maaf Ben aku gak dapat memberitahu mu....maaf Ben, maafkan aku tolong maafkan aku 'batin Nadia'


loe tuh kebiasaan mengerjai orang yah, menyentil kepala Nadia


auch! loe itu pula kebiasaan menyentil kepala Orangg! Hishh 'ucap Nadia '


Akankah mereka bersama?

__ADS_1


atau Nadia bersana Redza?


Sindy woii 'panggil Nadia'


Kak Rey udah balik


Wahhh kok ngak diksih tahu awal" sihh!


Ayokk pergi rumah loe, 'ujar sindy'


Dikediaman


Mamah! papah! Sindy datang nih 'teriak sindy '


Jadi Sindy memang sudah lama kenal sama keluarga Nadia, Jadi dia dianggap sebagai anak sendiri.


Yahh Sindy kok lama gak datang sihh 'ucap mamah Hana'


Hehehe maaf mah, sambil salam tangan Mamah Hana dan papah Kevin


tuh Mamah kamu udah masak banyak makan sekali yahh 'ucap papah Kevin'


HEHE okay pah.


Nadd mana kak Rey 'tanya Sindy'


Mana gue tau, gue juga baru sampai 'ucap Nadia'


Siapa yang sebut nama gue ini orang nya udah datang 'ucap Reyhan bru turun tangga'


Wahh kakk Reyyy!


sambil berlari hendak memeluk Reyhan


HAHAHA, kalian Ini yah gak pernah besar apa sambil mengusap kepala Sindy


enak ajah, jadi kakak mau bilang yang Sindy ini pendek! begitu yahh 'kesal Sindyy'


HAHAHAAH


Nadia masih acuh tak acuh terhadap Kak Reyhan,


Woii Nad kakak loe tuh disini kok gak dilayan 'ucap Sindy '


Hmm dah agak perang dingin 'ucap Sindy mengeluh'


Kak apa masalah nya, 'Tanya Sindy sambil memijit pelipisnya'


Ouhh itu mengenai......


Sindyy sini dulu tolong teriak Nadia agar Reyhan tidak melanjutkan kata nya


Hahh yah" Aish 'ucap sindy'


Ouhh jadi sindy gak tahu yah pasal pertunangan Nadia 'ucap Reyhan sambil mengangkat keningnya '

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2