
Nad!...nad!...nad!, tunggu dulu gue mau jelasin.... ucap ben"
Apaann loh!, gue gak mau dengarin apa - apa daripada loh...ucap nadia ketus"
Nadd!!, kemudian Ben menghempaskan badan Nadia ke dinding, lantas mengunci menggunakan tangannya..
Ben!! lepasin gue...lepas!! 'teriak Nadia"
Nad, lo mesti dengar dulu penjelasan gue ucap 'Ben"
Gue ngak selingkuh, itu adik gue...
Hah?!,
jadi selama ini aku yang salah fikir...aduhh kok aku bodoh amat sihh aihh, 'batin Nadia'
Erm, gue minta maaf Ben...gue mikir loh selingkuh maaf banget 'ucap Nadia'
Iyalah, loh mmg tuh...ucap Ben sambil mengusap kepala Nadia
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Dirumah
Nadia, sayang...malam nie kamu keluar sama Redza yah 'ucap mamah hana'
Hahh?! ngak mau lah mah...ngapain sih
ish kamu tuh gak bisa napa dengarin aja cakap mamah, ada seja jawaban kamu tuh..udah pergi aja 'ucap mamah Hana'
Ahh, mamah nih...ishh Iyah Nadia pergi Hump
Nadia memasuki bilik nya,
Ahhh, mamah nih kok gitu sih... ngapain coba mau dekatin gue sama tuh si bongkah ais, gue harap gue cepat cepat lulus sih, kemudian pergi dari sini Hump..'batin Nadia'
__ADS_1
Selesai mandi Nadia pun memakai baju yang menurutnya cantik, kemudian merias sedikit rambutnya.
Baju yang Nadia kenakan
Tuh dia udah nunggu kamu diluar , pergi lah bergembira ucap mamah hana'
Nadia hanya cuekin kata ii mamanya kemudian menyalam tangan mamah nya....papah nya gak ada karna sedang dalam perjalanan bisnes.
Nadia berjalan dengan malas menuju ke kereta Redza..
Dia pun membuka pintu dan masuk ke dalam kereta, tanpa menatap Redza.
Dan kemudian hening satu kereta...
Nadia hanya menatap jendela luar sambil termenung...Redza pula hanya fokus pada jalanan...
Tibalah di tempat nya...
mereka keluar dri kereta kemudian Redza mengangkat lengannya...
Ngapain? 'tanya Nadia'
tangan loh, sini 'ucap Redza'
Ngak usah lah Erk, ucap Nadia kemudian jalan duluan..
Redza yang kesal diperlakukan seperti itu langsung menarik tangan Nadia, kemudian menyuruh nya menggangdeng tangannya...
Haihhhh, Nadia mengeluh malas...lantas menggangdeng tangan Redza...
Anu, aq mau pergi tandas dulu... ucap nya kepada Redza...
Waduhh gimana nih, kok gue bisa lupa yang keluarga Ben itu pun pengusaha....argh, kalau dia nampak gue gimana...
Nadia hanya berjalan mondar mandir sambil menatap cermin kamar mandi,
apah gue balik aja, aduhh bisa mampus gue oleh Redza....tapi gimana juga argh
maafkan gue Redza,
Sedangkan sekarang Redza sedang bersalaman dengan Ben....sambil membicara kan tentang bisnes,
Ben sebenarnya mmg sudah mempunyai bisnes, sejak umur nya 18....tpi dia juga harus kuliah dimasa yang sama
•
•
•
•
•
__ADS_1
•
•
Sekarang Nadia sudah keluar dari hotel itu,...dia duduk sebentar di taman bunga
mampus gue oleh Redza nanti huhuhu....gimana nih 'batin Nadia'
Hahhh, cantik sekali bintang malam ini....ucap Nadia sambil memandangi langit
Nadia?
seseorang memangilnya
suara ini!! Nadia menoleh
Hahh, siall padahal gue udah capek mengelak dari dia ahgg Ben! 'batin Nadia'
Erm, kamu salah org kali, ucap Nadia'
Ben menatap Nadia dengan tersenyum kemudian dia tertawa,
HAHAHAH, lo pikir gue gak bisa kenal muka pacar sendiri...'sambil berjalan mendekat'
alasan loh kok bego amat sih, sambil menjentik dahi Nadia
Auch!, ish jng main jentik ii juga...ucap Nadia sambil mengelus elus dahi nya.
Ben gemas melihat Nadia cemberut gitu...
Ben duduk di sebelah Nadia kemudian, menatap langit...
Bintang malam ini cantik kan ucap Ben sambil tersenyum...
Nadia pun ikut tersenyum lalu membalas Iyahh..
•
•
•
•
•
•
•
Padahal dari tadi Redza mendengar kan percakapan kedua insan itu
Dia melipat tangannya sambil bersandar di dinding dengan menutup mata, kemudian
Haihh, jadi sebab itu kamu bersungguh sungguh utk membatalkan perjodohan ini
__ADS_1
Redza merasakan sakit dihatinya
bersambung)