NADIA Melawan CEO DINGIN

NADIA Melawan CEO DINGIN
Amarah Redza


__ADS_3

Nadia pun pamit mau pulang kepada Ben,


Ben gue pulang duluan, 'ucap Nadia'


perlu gue antar gak? 'ucap Ben'


Gak usah lah....


Nadia berjalan dengan gembiranya, Kemudian dia terkejut...melihat Redza bersandar di dinding


Hahh! Redza


ermm, loh ngapain disini


Redza menatap Nadia dengan sinis, kemudian menarik tangan Nadia dengan keras ke area parkiran


Ahg, Redza sakit lepas..


Dia membuka pintu mobilnya kemudian, menghempaskan Nadia ke dalam....


Nadia hanya diam membisu, sambil menggengam erat gaumnya, dia tahu yg Redza sdh mengetahui hubungan nya dengan Ben...


Redza msuk ke mobil sambil menatap ke depan, Redza belum menyalakan mobil dia hanya menatap ke depan..


Nadia hanya menunduk ketakutan, fikirannya bercampur aduk...dia takut Redza akan memberi tahu kedua orang tuanya,


Dulu mamah nya pernah melarangnya untuk berpacaran dgn Ben, tpi Nadia tetap berpacaran secara diam diam dengan Ben


Tiba tiba Redza mengeluarkan suara


Nadia! siapa lelaki itu 'tanya Redza'


Nadia hanya menunduk sambil memegang tangannya yang menggigil...dia langsung tidak menjawab pertanyaan Redza


Nadia!!!! bentak Redza


Ka..kami cuma kawan 'ucap Nadia terbata bata'


Nadia! cakap yang benar teriak Redza


Gu..gue ckp yg jujur kok, lagipun apa hubungan gue ama siapa ngak ada hubungannya sama loh! teriak Nadia'


Redza sdh terbakar amarahnya....dia pun tiba-tiba menolak Nadia dan mengunci pergerakan Nadia...sekarang kedudukan Redza sedang berada diatas Nadia.


Gue mendengar semua percakapan kalian! tpi gue mau dengar daripada mulut loh sendiri!! teriak Redza'


Hekk, Nadia hanya syok sambil menatap Redza...ketakutan


Nadia menunduk,


Ka..ka..kami, kawan biasa sahaja...ucap Nadia msih cuba menafikannya.

__ADS_1


Ergh!! Redza mengertakkan giginya...


dia msih cuba utk menafikan nya dasarr! batin Redza...


Nadia!!! gue tanya yang terakhir kali, dia siapanya loh!!, bentak Redza'


La..lagian napa juga loh mau mencampuri urursan gue, perjodohan kita karna paksaan! kita boleh batalkan kok! masa depan gue msih cerah, gue mau kawin ama org yang gue cintai! dan itu bukan loh!!!


Nadia lo, yang tantang kesabaran gue!! ucap Redza'


apa yang loh mau lakukan Redza?!


Nadia ketakutan


Redza menatap Nadia dengan tatapan seperti menginginkan sesuatu...dan Nadia tahu arti tatapan itu,


Red...redza kamu jng macam-macam, ucap Nadia ketakutan


Kamu tidak akan tahu lelaki adalah orang seperti apa, sambil membuka kot dan melonggarkan dasinya...


Re...redza kamu jangan apa apain aku...lepas lepas, ucap Nadia sambil memberontak


Dengan tiba tiba Redza mencium Nadia dengan buas sekali,


Nadia ingin melepaskan nya, tpi Redza memperdalam ciuman itu,


Hump..hump.. Hump!, sambil memukul tangan Redza, Nadia cuba menolaknya tapi nahas kerana kekuatan Redza jauh lebih kuat darinya..


Redza pun berhenti seketika,...


Redza memandangi Nadia yang lemas akibat perbuatan nya,


Erkg! cantik 'batin Redza'


Huh, Huh, Huh...bernafas tercungap cungap


Jujur atau gak!? 'tanya Redza lgi'


Nadia memandangi Redza,


gue benci loh!! 'teriak Nadia'


Redza melolot Nadia, loh gak boleh benci gue!! teriak Redza '


Loh, msih gak mau bercakap benar yah,Heh..ucap Redza'


Mata Nadia membulat, kerana Redza menciumnya lagi


Hump! Hump!....sakit agh Hiks Hiks Hiks, gue gak mau kayak gini...batin Nadia'


kira kira kayak gini lah posisinya

__ADS_1



Redza melepakan, ciuman...


Erkg! dia terkejut melihat pemandang dihadapanya...


Nadia berlinang air mata, dengan bibirnya yang menjadi merah dan basah...serta badan yg bergetar ketakutan...


Sangat - sangat cantik!! 'batin Redza'


Redza pun menciumi leher Nadia,


Argk!, cukup Redza!....cukup! Hiks hiks hiks, gue jujur, gue jujur... jdi tolong berhentilah!


Redza berhenti sambil menatap Nadia dgn, tatapan meminta jawapan..


Di..dia, pacar gue...tpi aku mohon jangan beritahu mamah papah aku....ucap Nadia meringkuk sambil menangis,


Hahh! apa yang aku lakukan! astaga aku Btl ii tidak dapat mengawal diri tadi, batin Redza


Redza berganjak dri tempat nya, kemudian menghidupkan mobil..


Nadia Kemudiam, berpaling kearah jendela


ia menangis sambil menutup mulutnya..


Hiks Hiks Hiks Hiks, Erkg..


Redza mahu memberikan tisu tapi malah membuat Nadia takut kemudian, menghindar


ia menatap Redza dgn mata yang berair...sambil memggigil


Ia pun mengambil tisu itu untuk memgelap air matanya,


sesampainya dirumah Nadia,


Nadia langsung buru buru hendak keluar, semasa hendak keluar tiba tiba Redza memanggil nama nya serta memegang tangannya....tpi dengan cepat Nadia tepis, kemudian terus berlari msuk.


Mah, Nadia udah pulang...terus nadia berlari ke naik ke tangga...


Nadia? kenapa 'tanya mamah hana'


Gak ada kenapa ii Nadia cuma capek, Nadia mau mandi terus tidur yahh.


Dimobil


Redza terus memperhatikan, tangannya yang ditepis Nadia tadi...hmmmm,


Masa gue pegang tangannya, ia bergetar dgn sangat kuat...maksudnya dia betul betul ketakutan, haihhh


apa yang sudah aku lakukan, ucap Redza sambil bersandar.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2