
Selepas makan malam, Nadia berkata ingin menggambil udara segar tapi sebenarnya dia merasa sesak berada satu ruangan bersama Redza.
Cihh, muak aku satu ruangannya sama dia emang dia mikir selepas apa yang dia lakuin sama aku , aku akan senang memaafkan dia.. 'batin Nadia '
Nadia duduk dibangku taman kediamannya, sambil termenung menatap bulan...
Hmmmm, aku capek dengan hari hari begini...tolong lah cepat berakhir! 'batin Nadia'
Ehem!,
Nadia memandang kearah suara itu,
Hahh! siall dia ini emang gak pernah mau biarin gue berehat apa?! 'batin Nadia'
Nadia pun buru buru hendak berdiri
tunggu! Redza menghentikan perbuatan Nadia.
Nadia menunduk, badannya bergegar...
Redza menyedari itu,
Gue gak akan melakukan apa apa jadi tenang aja 'ucap Redza'
Bi....bicaralh ada apa?! 'tanya Nadia gugup'
Nadiaa bicara sambil lihat mata gue, 'ucap Redza'
Nadia Shock, kerana dia takut...apabila melihat mata Redza dia akan teringat kejadian pada malam itu....matanya penuh dengan nafsu dan kemarahan.
Nadia hanya dia tanpa membalas soalan Redza.
Nadia angkat kepala lo. 'arah Redza'
Nadia gementar dia melihat kemana mana untuk mencari celah supaya bisa kabur dri cengkaman Redza.
Redza sedar perbuatan Nadia, terlihat bibir Redza ternaik sedikit .
Biarpun loh kabur gue tetap akan kejar loh...'ucap Redza'
Nadia cuba mengangkat kepalanya sedikit demi sedikit,
Dia bertatapan mata dengan Redza,
Nadia ingin menghindar namun Redza dgn tiba tiba mencengkam pipi Nadia agar menatapnya...
Nadiaa, tatap gue yahh 'ucap Redza'
Gue minta maaf malam itu, gue ngak bisa kawal diri.
Nadia hanya menatap mata Redza,
Dia binggung mahu bereaksi seperti apa.
Redza menatap Nadia yang seperti kesungguhan.
Puff, HAHA batin Redza
__ADS_1
Gue, masuk dulu 'ucap Nadia'
Lalu lari
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Keesokkan hari,
Mamah papah, Hari ini Kak Rey pulang kann!
aku mau ikut mengambilnya Mahh! 'ucap Nadia teruja'
Uwahhh!
Dibandara,
Nadia hendak ke toilet dulu,
sementara mamah papahnya, sedang menunggu di restauran.
Hahh, lega
Semasa sedang dalam perjalanan kembali,
Nadia melihat seorang cewe, dia dipermalukan didpn umum.
bruhh!!, Nadia menendang llki itu...
Humppp,
Siapa kauu! beraninya kauu! menendang akuu...
Cihh mmg setimpal dgn semua yang kau lakukan 'tegas Nadia'
Kauu! dia bersiap untuk meninju Nadia
Brugh!!,
__ADS_1
Hahh! teriak Nadia'
Kak Rey!
Lo nie mmg pembawa masalah kan, haihhh...gue baru aja balik udah ada masalah dasar! 'ucap Reyhan'
HEHEHE, Maap Kak....Nadia pun kemudian memeluk Reyhan,
Nadia rinduu kakak, 'ucap Nadia peluk erat erat
Dasar! 'ucap Reyhan sambil mengusap kepala nya'
Ayohh kakk, mamah papah udah nunggu lama 'ucap Nadia'
Mah! pah....
mamah Hana memeluk Reyhan.
Mereka memesan makanan, kemudian balik ke rumahh,
Esok,
Ayohh! 'ucap Reyhan'
Hahh?apaan...'tanya Nadia'
Gue hantar loh,
sesampainya di sekolah, Nadia pun turun....
Byee kakk!
Reyhan kembali ke kediamannya,
Dia menelefon Tomi sekeritasnya,
Tomi bagaimana perusahan
Semuanya dalam keadaan baik bos 'ucap tomi'
Baik persiapkan semuanya aku akan kembali ke perusahan,
Baik bos.
Reyhan bersiap kemudian kembali ke perusahannya,
Tuan! Selamat kembali 'ucap tomi'
Hem, 'ucap Reyhan'
Dia berjalan menaiki lif, diiringi oleh Tomi.
Tiba tiba brukk!
Maaf tuan maaf,
Reyhan menatap dingin kearah karyawan perempuan itu....
__ADS_1
Tomi pecatt dia!
Reyhan terus berjalann