NADIA Melawan CEO DINGIN

NADIA Melawan CEO DINGIN
Acara


__ADS_3

Sehabis semuanya makan,


Bye mah, pah nnt Sindy lawat lagi kapan kapan yah hehe 'ucap Sindy'


Kirim salam sama ibu kamu Sindy 'ucap mamah Hana'


Bye kak Rey, ingat kakak belum langsaikan janji kakak jangan lupa kak,


Iyah Iyah, dasar HAHA 'ucap Reyhan'


Sindy pun meninggalkan kediaman itu


KAK REY! Nadia mau bicara nih 'ucap Nadia'


Tapi Reyhan hanya jalan terus naik sambil tersenyum


Hump balasan loe gara" gak dengarin gue kemarin 'batin Reyhan'


Ishh pasti dia lagi balas dendam 'ucap Nadia'


Nadia mengikuti Reyhan sampai ke balkoni utama,


Kak, Sindy gak tau pasal pertunangan Nadia dan Nadia gak mau dia tau....


Kakak Rey ngerti gak maksud Nadia 'ucap Nadia datar'


Ouhh, sampaikan bila loe mau sembunyi kan dari dia hm? 'Jawab Reyhan'


Sampai bila masa yang tepat untuk memberitahunya 'ucap Nadia'


Nadia tidak mau juga dengan pertunangan ini, jadi mungkin kita boleh ubah pendapat mamah dan papah 'ucap Nadia yakin'


Kita...? 'ucap Reyhan'


Kakak mau kan tolong akuu 'ucap Nadia dengan mata berbinar'


Kakak gak mau masuk campur haha 'ujar Reyhan'


Aishh apa yang dia ckp samoai dapat cuci otak kakak Hahh? 'kesal Nadia'


Esokk akan ada perjumpaan diantara keluarganya, yang pasti mereka mau mempercepatkan pernikahan kalian...'ucap Reyhan '


Hahh kenapa tiba tiba sihh, 'Jawab Nadia'


Dah pergi tidur sana ucap Reyhan sambil mengusap kepala adiknya.


Kak, Nadia memandang kakaknya dengan mata sedih


Hmmm, Reyhan menghindari tatapan mata adiknya


Huhh selamat malam kak 'ucap Nadia dengan nada sedih'


Reyhan pov


Apakah yang aku buat ini betul?


apakah dia akan mendapat kebahagian dari pernikahan ini,


Aku harap dia bahagia


Dia adalah adik tersayang aku


aku hanya mahu dia bahagia......


esokk nya, hari minggu


Baju yang akan dipakai nadia






__ADS_1










Sesampai nya ditempat perjumpaan


Viana Hye 'ucap mamah Hana'


ahh sampai pun 'ucap puan viana'


Ini Reyhan bru balik beberapa hari lalu 'ucap mamah Hana'


Wahh Reyhan besar sudah Kamu 'ucap Puan Viana'


Mana Nadia, tanya tante viana sambil melihat kanan kiri...


Nadia hanya menunduk dan melamun kedalam dunia nya sendiri


Nadia 'panggilan papah Kevin'


Ahh Iyah pah, kenapa 'ucap Nadia baru tersedar'


Tante Viana panggil tuh,


Ahh, Kamu okay sayang? 'Tanya puan viana


Nadia okay tante hehe 'jawab Nadia'


tunggu dia yah 'ucap puan viana'


Okay tante


Nadia kembali menunduk


Reyhan melihat adiknya seketika terasa iba dalam hatinya tak sanggup melihat adiknya bersedih.


Yooo, nungguin gue yah 'ucap Redza dengan tiba tiba merangkul pundak Nadia'


Alah loe jangan bangga bangga dulu 'ucap Nadia sinis'


Yaudah ayok la, 'ucap Redza tersenyum melihat Nadia cemberut'


Gemas sih nih anak 'Batin Redza'


Ini ambil redza menghulurkan sepotong kek


mau gak? kalai gak mau gue makan


ehh siapa bilang gue gak mau, sini kasih 'ucap Nadia'


Jadi saya fikir kita patut mempercepatkan pernikahan anak kita ke 2 bulan ke hadapan? 'ucap puan viana'


Nadia shock lalu terbatuk batuk,


tante Nadia masih sekolah kan apa gak boleh tinggu sampai Nadia tamat? 'ucap Nadia'


Iyah juga tuhh, nnt kita fikirkan lagi


Sehabis acara nya mereka pun pilang


tapi seperti biasa Nadia dipaksa untuk dihantar oleh Redza,


Redza, 'panggil Nadia'


hmm?

__ADS_1


lah tiba tiba anak ni manggil gue biasanya diam terus 'batin Redza '


Haihhh,


loe gak ada orang yang loe suka kah? 'tanya Nadia'


Kenapa nanya? 'Tanya Redza'


kalau ada loe harus perjuangkan cinta loe, kayak gue...kita harus sama sama perjuangkan cinta kita terhadap orang yang kiya suka benar kan kata gue 'ucap Nadia panjang lebar'


Kalau orang yang gue suka itu loe gimana 'ucap Redza'


Hah? 'binggung Nadia'


loe bercanda?


kemudian tatapan mata mereka bertemu


Reyhan menatap dalam mata Nadia


Nadia pun makin gelisah ditatap seperti itu,


Reyhan mendekat ingin mencium bibir Nadia namun seketika dia dengan cepat mundurr sambik menutup mulut dan matanya.


Huft Huft ham hampir sahaja gue mau cium dia lagi, gue gak mau dia takut sama gue lagi 'batin Redza menahan nafsu nya'


Redza berpaling kesebelah untuk melihat Nadia dan !?!


Nadia terkaku sambil merona, pipinya merah padam....


Deg, deg, deg, degan


ahh hati tolong jangan jatuhh 'batin Nadia'


sambil menunduk


Sesampainya di kediaman Nadia


Redza berpaling


Lahh kok tidur 'Batin Redza'


Redza bersandar di staring mobil


sambil menatap Nadia dengan hangat,


Yang membangkitkan nafsu Redza adalah bibir merah Nadia,


Redza mendekat ke arah Nadia,


hingga satu inci muka mereka dan..


tok tok tok.


Huhh Reyhan 'keluh Redza'


Redza menbuka kaca mobil


loe mau apain adik gue tadi 'Tanya Reyhan kesal'


lah emang gue mau ngapain Rey 'jawab Redza pura pura bego'


Ayohh buka mobilnya,


Sini gue gendong dia Rey 'tawar Redza'


Ahh gak usah paling loe cuma mau ngambil kesempatan kan, 'balas Reyhan dengan muka sinis'


Alah macam aja gue gak pernah gendong adik loe, 'Batin Redza tersenyum '


Yaudah pergi sana, halau Reyhan


Eshh main halau yah loe, 'ujar Redza'


Redza pun balik rumah nya


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2