
Sudah lama sejak kejadian hari itu
Ben sudah pindah sekolah keluar negeri
Nadia sentiasa termenung Semenjak kejadian itu,
selera makan berkurang
Tinggal satu bulan lagi untuk Nadia lulus,
Dan sekarang, adalah majlis perkahwinan nya.
Nadia dirias dengan cantik,
Sejak kejadian itu, Nadia betul betul terpukul
Reyhan betul betul tidak sangka yang ini dapat mengubah adiknya,
Reyhan pergi ke bilik pengantin melihat Nadia dirias oleh mua,
Tinggalkan kami sebentar, 'ucap Reyhan'
Nadia diam tidak bergeming, tiada langsung senyumannya terukir di wajah Nadia...
Reyhan memegang muka Nadia
Ada apa ? 'Tanya Nadia dengan dingin sambil menghempaskan tangan Reyhan'
Sejak kejadian itu, sikap Nadia terhadap keluarganya berubah....
Dia semakin dingin dan acuh terhadap keluarga, karna dia menyalahkan keluarganya atas yang terjadi...
Reyhan menggengam balik tangan nya
sambil menatap adiknya sedih
Selamat adik kakak rupanya sudah besar 'ucap Reyhan'
Ouh akhirnya tujuan kalian jadi kenyataan bukan, 'ucap Nadia dengan datar nya'
Reyhan hanya, sedih...adiknya yanh lama sudah berubah menjadi orang yang lain
Kakak pergi dahulu yah 'ucap Reyhan'
Nadia sudah mahu keluar
Baju yang Nadia pakai
Huffhh, Nadia keluar dengan senyuman diwajahnya...
Namun senyuman itu cuma dibuat buat
Mungkin nampak seperti Bahagia namun percayalah, Dalam hatinya kesedihan sahaja
__ADS_1
Selesai semua acara,
Senyum itu dalam hitungan detik sahaja sudah hilang
Acara nya udah selesai kan ayohh pulang terus , 'ucap Nadia ketus'
Nadia selamat datang ke keluarga ini, mulai hari ini boleh panggil tante mamah yah 'ucap tante Viana'
Baik la mah 'ucap Nadia lagi'
Yaudah kalian tinggal dirumah Redza yah....'ucap Om Hans'
Nadia pulang ke kediamannya,
Lalu mengemasi barang barangnya,
Redza menunggu di mobil
Nadia turun dari tangga, melihat semua keluarganya berkumpul...
Nadia melihat mereka datar satu persatu,
Nadia pergi dahulu,
Dalam hatinya dia hanya ingin cepat cepat keluar dari rumah ini,
Reyhan hanya menunduk, dia sudah kehilangan adiknya yang selalu tersenyum dan ceria akibat keegoisan keluarganya
Nadia 'panggil Mamah Hana'
Nadia berhenti,
Mamah puas sekarang Nadia kahwin dengan cowok pilihan Mamah,
Mamah bilang sayang?
jangan mengarut, apa yang mamah tau pasal sayang...adakah dia akan berbuat seperti begini kalau sayang,
Kalian semua egois yah, 'ucap Nadia dingin'
Nadia gak mahu tinggal sebumbum pun sama kalian lagi, kali ini Nadia sudah betul kecewa sama kalian,
Anggap sahaja lah ini tanda perpisahan kita,
Semua ini gue bakal ingat,
Karna kalian sendiri yang mengungunci Nadia,
Jadi jangan salahkan Nadia
Nadia pun pergi melangkahkan kaki keluar dari rumah itu,
Hiks, Hiks mamah Hana terduduk dilantai
Bru sekarang dia merasa menyesal
__ADS_1
Reyhan hanya menghembuskan nafas dalam, membayangkan adiknya yang dulu, yang selalu mengerjai nya
Papah nya hanya terdiam seribu bahasa, senyuman diwajah putrinya telah hilang
Nadia memasukkan, beg nya kedalam mobil
lalu msuk.
Reyhan membawa Nadia ke rumah nya,
Pelayan 'panggil Redza'
bawa beg nona kalian ke dalam bilik,
Baik tuan '
Nadia melihat sekitar, dia kagum dengan rumah Redza yang cantik dekornya
Jadi dimana bilik gue 'tanya Nadia datar'
Yahh kita satu bilik, 'ucap Redza tersenyum'
Nadia menatap Redza jijik,
hahahaha, gausah gitu kali lah tatapnya tuh bilik lo 'ujar Redza'
Nadia hendak pergi kebilik nya
Namun sebelum pergi ,
Redza menarik tangan nya
Hey, sebenci apa pun lo sama gue tapi kita tetap suami isteri yang sah ingat Itu 'ucap Redza serius'
Nadia menarik tangannya paksa lalu berjalan ke bilik, nya
Nadia pergi ke shower untuk mandi badan nya udah lengket,
Selepas hbis mandi, Nadia keluar
Namun dia terkejut Redza didepan pintu
Redza melihat tuala Nadia yang hanya sampai paras dada
Nadia hanya berjalan melaluinya,
dalam hatinya dia takut, tapi demi untuk tidak kelihatan ketakutan dihadapan Redza dia berpura pura tegar.
Redza menarik tangan Nadia lalu disandarkan ke dinding,
Redza gue gak ada masa mau layani lo, minggir! 'ucap Nadia'
Redza senyum, hmm
mulut pedas, tpi tangan nya bergetar ketakutan PUFFT'batin Redza'
__ADS_1
Bersambung .....