NADIA Melawan CEO DINGIN

NADIA Melawan CEO DINGIN
Mula menghindar


__ADS_3

Nadia sdg baring dikasurnya sambil mengelap air matanya,


Hiks,Hiks,Hiks, tadi tu hampir - hampir saja gue kehilangan keperawanan gue...tpi ciuman pertama gue....Hiks, Hiks,Hiks


Gue benci loh REDZA!....teriak Nadia dalam batin'


Nadia pun mandi dan kemudian tidur,









DI KAMPUS


Naddd!! 'teriak Sindy memanggilnya'


Iyahh, oii Knp 'jawab Nadia'


Tadi tu kayak ada Om" tampan cari loh 'ucap sindy'


Hahh! Seriuss, ermm...Sin kalau dia cari gue lagi loh bilang aja gue udah balik atau pandai" loh lah buat alasan ke dia...yahh tolong yah Sin 'jawab Nadia '


Iyah baiklah, tapi emangnya apa yang terjadi diantara loh ama dia? 'tanya Sindy'


Nanti gue ceritaan 'ucap Nadia'


Gue pergi dulu yah, Bye


Ouh okay 'balas sindy'


Nadia pergi ke cafe yang biasa dia pergi untuk berjumpa Ben di sana.


Nadia! sni" 'panggil Ben'


pesan makanan dulu, 'ucap Ben'


Selesai memesan makanan, mereka pun menikmati makanannya...sambil sesekali berbual


Ben sebenarnya belum mengetahui masalah perjodohan Nadia.

__ADS_1


Tiba tiba!


Nadia ternampak Redza, dsna.


Nadia terjatuhkan sudu dan garfu nya kerana terkejut.


Dengan cepat Nadia, mengambil beg nya lalu berlari meninggalkan cafe itu serta Ben.


Tingggg(bunyi sudu garfu jatuh)


Huh, Re..redza! gue harus lari dari sini...aku gak mau jumpa dia, batin Nadia


Hah? Nadia kamu mau pergi mana? 'teriak Ben'


Disebabkan teriakan Ben, Redza pun memandang kearahnya....dia pun bergegas hendak mengejar Nadia,


Namun terlambat kerana Nadia sudah menaiki taksi,


Haihhhhh 'keluh Redza'


Didalam taksi


Huhh, Huhh, Huhh... nsib gak kekejar


aku takut, aku gak mau memdekatinya lagi 'batin Nadia'


Mah Nadia pu...lang, matanya membulat melihat tante Viana didalam rumahnya bersertakan dgn Redza disana.


Nadia diam mematung melihat Redza disana,


Sayang sudah pulang yah, sini salam tante viana dulu 'ucap mamah Hana'


Nadia pun dengan langkah berat mendekati tante Viana, dan kemudian menyalamnya....


Mah Nadia naik atas dulu yah, 'ucap Nadia'


Iyah ii, 'jawab mamah Hana'







__ADS_1





Kenapaaaaaa!!, dia selalu ada dimana " arhgg...siall 'batin Nadia'


Nadia hbis mandi langsung, mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer


Mamah hana sdg sibuk menyediakan makan malam bersama puan viana.


Redza, nak tolong panggikan Nadia diatas yah...kamarnya paling hujung 'ucap mamah hana'


Baiklah tante 'jawab Redza'


Bagus ini kesempatan aku 'batin Redza'


Krekkk! (bunyi pintu terbuka)


Nadia langsung menoleh kearah pintu, dia langsung menjatuhkan hair dryernya...dengan mata yang membulat ketakutan melihat kehadiran Redza didalam kamarnya.


I..iyahh ada apa 'tanya Nadia dgn tergagap'


tante Hana panggil dibawah untuk makan malam 'jawab Redza'


O..ouhh, baiklah kamu sudah boleh keluar 'ucap Nadia kemudian mematikan hair dryernya...


Dia msih dalam posisi duduk,


Kemudian dia mendengar bunyi tring,


Redza mengunci pintu dari dalam..


Nadia memgeryitkan matanya, kenapa lagi? 'tanya Nadia'


Masalah diantara kita belum selesai 'ucap Redza'


Hahhh!!, Re..redza loh jng macam" ntar gue teriak nihh...menjauh daripada gue, Jng dekat sama gue!!! ucap Nadia


Redza semakin mendekat,


Nadia dgn cepat memanjat kasurnya ke bahagian sebelah kemudian berlari ke arah pintu lalu berlari turun ke bawah,


Huh Huh huh huh, kenapa sih dia tuh gila... dirumah ortu gue pun dia mau buat macam"...'batin Nadia'


Aduhh, terlepas lagi 'ucap Redza'


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2