
6 KERAKUSAN DOSA
JURIYANA MIRAI
WIRUINA SHINZURA
"Kenapa kita berada di luar sekarang?"
"Sudah jelas kan? untuk membangkitkan mereka,aku juga tidak menyangka untuk membangkitkan mereka akan semudah ini."
Wiruina Shinzura mengatakan hal tersebut dengan santai,dia menatap ke arah langit yang sekarang sedang agak mendung tetapi dia masih merasa hangat nya suhu di sekitar nya.
Seolah-olah matahari bersinar terang ke tubuh nya dan Juriyana yang berada di samping nya juga merasakan hal yang sama hanya saja dia tidak menatap ke arah langit.
Diri nya menyilangkan kedua-dua tangan nya sehingga dia dapat melihat ada beberapa lingkaran magic di hadapan nya dan semua itu di lakukan oleh Wiruina Shinzura.
Wiruina melukis lingkaran ini yang dia kata kalau lingkaran ini mampu untuk memanggil makhluk 300 tahun,entah dari mana dia mendapat kan info semacam ini tetapi ini sudah benar-benar melampau untuk pengetahuan manusia biasa.
Dia pasti menyembunyikan sesuatu, Juriyana juga sedikit kebingungan apabila lingkaran-lingkaran itu oleh sebab itu dia menyilangkan tangan nya dan mata nya tertuju kepada warna lingkaran tersebut yang seperti nya memiliki warna yang tidak sama antara satu sama lain.
Wiruina menghela nafas saat perlahan-lahan dia menurunkan kepala nya dan sekarang Wiruina tidak menatap ke arah langit yang sedang mendung melainkan menatap tentang apa yang ada di bawah nya.
Dia menatap ke arah lingkaran tersebut,ada lebih dari satu dia melukis 5 lingkaran di situ dengan warna yang berbeza kerana tersilap sedikit saja maka pembangkitan tidak akan pernah terjadi.
Jadi Wiruina harus berhati-hati, Juriyana tidak terlalu memahami tentang hal ini tetapi dia tahu dengan objektif mereka, Juriyana juga hanya merasa karakter sampingan saat Wiruina bersembang dengan makhluk 300 tahun iaitu Dosa Kemalasan.
Dosa kemalasan seperti nya sekarang sedang berlawan dengan King True Vampire dan dia seperti nya sedang terluka teruk dan sudah tentu Juriyana serta Wiruina tidak ingin hal tersebut terjadi lebih teruk,demi melaksanakan hal terbalik dari itu dan membuat kan situasi mereka segera terbalik.
Mereka harus segera membangkitkan 5 anggota lainnya iaitu yang berkaitan dengan 6 Kerakusan Dosa,ada satu kebenaran yang tidak pernah dikatakan dunia dan seperti nya hanya sebahagian orang sahaja tahu.
Sebahagian orang itu adalah Wiruina Shinzura dan juga Juriyana Mirai,7 Dosa Besar mereka sudah tiada awal nya adalah 7 tetapi sekarang sudah berubah menjadi 6 kerana anggota mereka mati dan sudah tidak dapat bereinkernasi dan sebagainya.
Mereka juga mengubah nama mereka menjadi 6 Kerakusan Dosa dan tiada siapa yang keberatan dengan hal tersebut, Wiruina Shinzura juga terlihat mengeluh lagi saat memandang lingkaran tersebut.
Juriyana Mirai yang masih menyilangkan tangan nya dan diri nya membuka beberapa langkah untuk maju,dalam 1 saat dia berada di samping Wiruina Shinzura yang sedang menyilangkan tangan nya juga.
Juriyana Mirai berkata sambil pandangan nya pada lingkaran tersebut masih lagi tidak berubah dan Wiruina Shinzura juga melakukan hal yang sama meskipun selepas dia mengeluh.
"Ingin bantuan ku?"
"Sudah tentu lah..tidak mungkin aku membangkitkan mereka sendirian."
Perlukan Mana yang cukup banyak,oleh sebab itu Wiruina Shinzura ingin Juriyana Mirai ikut dalam pembangkitan.
Wiruina Shinzura tersenyum kecil saat dia mengubah pandangan nya dan dia memandang ke arah Juriyana, Juriyana menyadari tindakan itu dan diri nya juga memandang ke arah Wiruina.
Sehingga pandangan mereka saling bertemu, Juriyana melihat dengan jelas senyuman yang terukir di wajah Wiruina Shinzura, Juriyana sedikit tersenyum dan dia berkata dengan suara yang perlahan.
"Ada apa? kau teruja kerana dapat membangkitkan nya?"
Wiruina Shinzura berkata sambil diri nya melepaskan penyilangan tangan nya lalu dia menunjukkan eksperesi sedikit ceria dan dia mendekat kan wajah nya dengan wajah Juriyana tetapi tidak terlalu dekat.
"Sudah tentu lah!! mereka makhluk 300 tahun tahu?! lagi pula aku memang—"
Wiruina Shinzura belum sempat menghabiskan ayat nya, Juriyana berkata sambil diri nya menggunakan telapak tangan kanan nya menutup mulut Wiruina Shinzura dengan perlahan tetapi hal tersebut cukup untuk membuatkan Wiruina Shinzura terdiam.
Wiruina Shinzura yang tadi nya mengeluarkan eksperesi tersenyum dan ceria akhir nya berubah kepada bingung dengan tindakan Juriyana Mirai,dia juga agak terkejut akan hak ini meskipun ini bukan pertama kali Juriyana melakukan hal ini kepada nya.
Juriyana selalu berfikir kalau Wiruina Shinzura yang tidak serius adalah seorang individu yang bising tetapi apabila dia sedang serius dia menjadi sangat matang bahkan dalam segi apapun, meskipun tidak sehebat Juriyana Mirai apabila serius.
__ADS_1
Hanya sahaja, Juriyana tidak ingin melihat Wiruina Shinzura serius dengan hal-hal yang begitu kerana hal tersebut sama sekali menganggu kehidupan nya saat berada di dalam base kiamat.
"Baiklah,baiklah aku memahami nya jadi jangan terlalu bising okay?"
Juriyana memohon kepada nya meskipun pada kenyataan nya dia tidak terlalu ingin melakukan nya seperti itu,dia lebih kepada takut dan tidak menyukai nya berbanding tidak ingin, sepanjang hidup nya dia harus mendengar kan perkataan Wiruina Shinzura yang masuk ke dalam mode tidak matang.
Rasanya bunuh diri adalah pilihan yang tidak buruk,jika dalam mode serius maka bunuh diri adalah pilihan yang tepat.
"Hmmm..hmmm."
Wiruina Shinzura tidak dapat bercakap sehingga Juriyana melepas kan telapak tangan nya dari mulut Wiruina.
Wiruina terlihat dapat menghirup
udara kembali tanpa berkata apa-apa tentang tindakan Juriyana Mirai tadi,jadi dia kembali melihat ke arah Paradise atau kota syurga yang berada tidak jauh dari mereka.
Wiruina Shinzura berkata sambil memasang wajah yang serius sekaligus dia menyilang kan kembali tangan nya sehingga dia terlihat sangat hebat apabila angin menolak rambut nya.
"Hey.. Juriyana."
Juriyana mula menyadari sesuatu kalau Wiruina Shinzura akan lebih serius pada masa yang akan datang,dia menatap dengan tatapan yang kosong ke arah Paradise seakan-akan tempat itu sudah tiada erti nya.
Nyawa mereka yang sudah mati, tidak akan boleh kembali lagi, Juriyana juga menatap ke arah Paradise tetapi seperti nya dia tidak
menatap kosong atau pun mengeluarkan aura yang negatif.
"Ada apa? dan juga kenapa dengan pandangan mu itu."
"Tolong jangan fikirkan hal itu, apakah dengan ini kita akan benar-benar selamat? apakah base kiamat Juriyana Mirai dan juga Wiruina Shinzura akan benar-benar melindungi kita?"
Juriyana kemudian mengeluh untuk kedua kali atau ketiga kali nya ini,dia kemudian berkata saat itu juga tanpa ragu memutarkan isi hati nya.
Juriyana kemudian sedikit kepenatan saat mengatakan ayat nya yang panjang itu, Wiruina Shinzura tersenyum kecil di wajah nya tetapi diri nya tidak menatap langsung ke arah mata Juriyana sehingga Juriyana tidak terlalu menyadari kalau Wiruina Shinzura sedang tersenyum.
Wiruina yang tadi nya menunjukkan eksperesi sedikit terkejut dan tersenyum kembali mengeluarkan eksperesi lain iaitu dia menatap sedikit ke arah rumput hijau dan dia menyorotkan mata nya ke arah rumput hijau.
Dia berkata dengan posisi pandangan dan posisi tubuh yang masih sama.
"Ya...kau benar juga."
"Apakah aku berbicara terlalu banyak? maaf kalau begitu."
"Tidak,tidak apa tiada sesiapa pun yang menyalahkan diri mu Juriyana."
Juriyana tersenyum kecil saat Wiruina Shinzura mengatakan hal tersebut dan dengan tiba-tiba Juriyana mengangkat tangan kanan nya lurus ke arah lingkaran sihir tersebut.
Wiruina Shinzura menyadari hal tersebut dan dia tidak ragu untuk melakukan itu,dia dengan cepat menghulur tangan nya juga dengan sebuah senyuman kecil di wajah nya dia berkata kepada Juriyana.
"Mari lakukan nya! Juriyana Mirai!"
"Ya!!"
Juriyana menyahut nya dengan cepat sehingga membuatkan Wiruina Shinzura sedikit terkejut tetapi di reaksi wajah nya dia tidak benar-benar menunjukkan eksperesi itu sehingga dia mampu untuk fokus dan memandang ke arah lingkaran sihir itu.
Wiruina Shinzura berkata dalam hati sambil diri nya dapat merasakan angin menolak rambut serta baju yang dia pakai,angin tersebut berasal dari pembangkitan yang berada di hadapan nya, Juriyana juga merasakan hal yang sama.
Lingkaran sihir tersebut mula menjadi warna terang dan sangat berbeza dengan warna mereka sebelum ini iaitu pudar, perlahan-lahan mereka dapat melihat cahaya itu semakin terang serta angin yang dihasilkan juga sangat kuat.
Juriyana masih lagi mempertahankan tangan kanan nya yang lurus tertuju ke arah lingkaran sihir tersebut,dengan perasaan yang setengah-setengah serta mata yang sedikit tertutup,dia menahan hal itu.
__ADS_1
"Dengan ini, setidaknya dia akan kalah kan?"
Wiruina Shinzura berkata dalam hati tanpa ada nya rasa bersalah terhadap tindakan nya ini, meskipun dia tidak melakukan ini sudah jelas 6 Kerakusan Dosa akan tetap hidup dan menghancur dunia ini namun hanya saja Xeli Kingdom atau kerajaan runtuh sudah hancur terlebih dahulu sebelum makhluk 300 tahun yang lalu benar-benar bangkit.
Wiruina Shinzura terlihat melakukan hal yang sama dengan Juriyana Mirai di mana dia sedikit menutup mata nya akibat angin yang begitu kuat tersebut,hanya saja dia menggunakan lengan tangan nya untuk menutupi nya sehingga pada saat ada 5 orang bangkit dari lingkaran sihir itu dia tidak akan dapat melihat sepenuh nya dengan benar.
Juriyana mengeluarkan eksperesi serius saat angin sudah mula mereda dan mereka sudah boleh berada di dalam posisi berdiri yang normal, masing-masing dari mereka menjatuhkan tangan kanan nya dan melihat ke arah lima orang yang sudah dipanggil.
Juriyana seperti yang di katakan,dia memasang wajah serius kerana orang yang bersama dengan Dosa Kemalasan adalah mereka yang berada di hadapan nya jadi akan sangat berbahaya.
Mereka terlihat memandang ke arah sekeliling mereka dan mereka perlahan-lahan keluar dari lingkaran sihir mereka, Juriyana dan juga Wiruina Shinzura hanya diam dengan hal ini, mereka benar-benar ingin menunggu kalau lima orang ini lah yang menegur mereka terlebih dahulu.
"Tempat apa ini? ah? hey, katakan kepada aku? tempat apa ini."
Seorang salah satu dari mereka menanyakan hal tersebut tanpa ragu ke arah Juriyana dan juga Wiruina,mereka berdua terlihat cuba untuk menjadi lebih tenang dan biarkan mereka tidak melihat Juriyana dan juga Wiruina sebagai seorang musuh.
Juriyana hanya diam dan dia membiarkan Wiruina yang menyambung pembicara melainkan anggota lain hanya diam dan mereka menyilangkan tangan nya, seseorang yang bertanya kepada nya adalah salah satu anggota 6 Kerakusan Dosa.
Dia tidak tersenyum pada saat ini padahal dia sangat menyukai eksperesi itu namun sekarang dia memasang wajah yang serius dan juga dia menyilangkan tangan nya, penampilan nya sendiri terlihat seperti seseorang yang sangat berpendidikan tinggi.
Memakai kaca mata, terdapat beberapa buku yang terbang berpusing ke arah nya, Wiruina Shinzura cuba untuk menjadi ramah namun dari wajah nya terlihat sedikit kalau dia dia berpeluh kerana takut membuat kesilapan.
Wiruina berkata sambil diri nya maju beberapa langkah sehingga Wiruina hampir mendekati mereka namun Juriyana tidak bergerak bahkan dia merasakan sebuah keselesaan saat dia berdiri hanya di sini.
"Terima kasih kerana sudah menjawab panggilan kami,wahai tuan 6 Kerakusan Dosa sekalian—tidak, tidak apa perlu aku panggil 5 Kerakusan Dosa?"
Perempuan yang memakai kaca mata dan anggota dosa yang lain melihat ke arah sekeliling nya dan mereka mengeluarkan eksperesi yang sedikit terkejut tetapi mereka terlihat tidak panik sama sekali kerana mereka itu kuat.
Perempuan yang memakai kaca mata itu berkata dengan nada yang ingin tahu tetapi diri nya masih lagi terlihat fokus.
"Dosa Kemalasan tiada di sini ya? jelaskan apa yang sedang terjadi langsung ke masa utama nya sahaja."
"Dosa Kemalasan sedang bertarung dengan sang raja."
Perempuan yang memakai kaca mata terkejut saat mendengar jolokan sang raja,tetapi dia berusaha untuk tenang,dia berkata sambil memandang ke arah Wiruina Shinzura di dengan eksperesi sedikit menyudutkan.
"Sang raja? oh? aku memahami nya! makhluk baru 300 tahun kan? benar-benar menyusahkan,di mana Dosa Kemalasan sekarang?"
Wiruina Shinzura berkata sambil memandang ke arah mata yang di miliki oleh perempuan yang memakai kaca mata tersebut.
"Di Xeli Kingdom atau boleh dikatakan kerajaan runtuh yang berada tidak jauh dari sini,semoga berjaya."
Dengan cepat selepas Wiruina Shinzura mengatakan ayat terakhir nya,mereka semua hilang dan seperti nya mereka teleport atau semacam nya,mereka pasti sudah ingin pergi dan ingin mengumpulkan kembali anggota 6 Kerakusan Dosa.
Wiruina yang melihat itu langsung terduduk dan dia mengeluh panjang sebelum bahu nya disentuh oleh Juriyana dari belakang.
"Ahhh!,eh?"
"Menakutkan kan?"
Juriyana mengatakan hal tersebut sambil mengeluarkan eksperesi yang sangat datar, tangan nya yang lembut juga benar-benar menyentuh baju Wiruina Shinzura tetapi Wiruina tidak terlalu peduli dengan hal itu.
Juriyana kemudian duduk di sebelah Wiruina Shinzura dan dia juga melepaskan telapak tangan yang memegang bahu Wiruina Shinzura,Juriyana berkata dengan suara yang sangat perlahan.
"Andai kita lebih kuat, tidak kah kau berfikir begitu? Wiruina Shinzura?"
Wiruina Shinzura berkata sambil diri nya menatap ke arah rumput dan dia menutup mata nya saat dia mengucapkan ayat nya, dia juga terlihat tidak mengeluarkan sebarang emosi.
"Tidak apa,cerita kita bukannya berada di pertengahan atau sudah mahu berakhir, melainkan cerita kita baru sahaja ingin di mulai..siapkan lah diri mu Juriyana Mirai dan juga untuk diri ku, Wiruina Shinzura."
__ADS_1
TO BE CONTINUE