Night Fate

Night Fate
Everything will be fine.. don't worry..


__ADS_3

'Bruumm.. brum... bruumm.. brum... '


Suara deruan dari mobil-mobil yang terparkir itu terdengar begitu keras.


dan disinilah Mereka, Haikal dan Lycoris.


di sebuah tempat balapan Liar,.


Lycoris mengenalkan ya pada beberapa temannya, Beberapa memandang remeh Haikal, tidak suka dan beberapa gadis menatap centil.


Mereka tidak suka Haikal karena dia bisa begitu dekat dengan Lycoris, sedangkan mereka, meski berteman cukup lama tak bisa sedekat itu dengan Lycoris.


"Nih.. lo nggak minum kan? " ucap Lycoris sembari menyondorkan minuman kaleng rasa jeruk pada Haikal, dan dirinya sendiri memilih minuman kaleng rasa anggur, alias Bir.


Haikal menerima dengan gugup, dia merasa hawa disekitarnya tidak begitu enak, punggungnya juga terasa dingin.


Dia merasa, dia salah memasuki lingkaran pergaulan.


"Lo nanti ikut gwe.. jadi mate balapan.. " ucap Lycoris sembari menyenderkan tubuhnya di sebuah mobil yang entah milik siapa.


Haikal mendongkak, mate balapan?. begitulah arti tatapanya.


"lo nemenin gwe balapan.. " ucap Lycoris sembari meminum minumanya.


Haikal mematung, ini akan menjadi pengalaman pertamanya.


tapi.. tadi Lycoris tidak membawa Mobil, tapi Motor! masa iya dia akan membonceng Haikal sambil balapan sepeda Motor.


"Tapi.. bukanya kamu tadi bawa motor bukan Mobil? " tanya Haikal kaku.


"itu sih gampang.. " ujar Lycoris sembari tersenyum devil.


dia berbalik dan berteriak, "Woi.. Ka.. mana Mobil gua.. " teriak Lycoris pada Yuka yang tak jauh dari sana.


Yuka menoleh dan memberi isyarat agar Lycoris menunggu.


"Kayaknya Mobil gwe belum ada nunggu dulu.. " ujar Lycoris santai.


'brum.. brum... brum.. brum.. '


sebuah Mobil sport hitam.



Semua orang yang menyadari melihat kearah Mobil itu dengan berbinar, Haikal bahkan meneguk ludahnya sendiri beberapa kali.


Lycoris menariknya ke arah Mobil itu,dan Lycoris malah mengetuk kaca mobil dengan kasar.


saat Kaca mobil itu turun alias terbuka, terlihatlah seorang laki-laki tampan yang nyengir ke arah Lycoris tapi menatap heran dan aneh pada Haikal.


"******.. lo kemana Aja.. Mobil gua lo bawa kemana aja.. awas aja kalo bensin nya abis.. lo tanggung jawab kalo gwe kalah.. " ucap Lycoris datar.


"Sorry.. sorry.. tenang aja tenang.. urusan bensin gwe isi Pull... " ujar laki-laki itu yang bernama Arka.


"yaudah turun.. gwe mo balapan.. bilang ke yang laen.. " ujar Lycoris membuka paksa pintu Mobil itu.


"Gua ikut.. " ujar Arka dengan senyum aneh


"Putaran ke empat.. " ujar Lycoris, Arka menimang sebentar sebelum berucap setuju.


"Yaudah Keluar.. suruh ni anak masuk lewat pintu sebelah.. " ucap Lycoris sembari menunjuk Haikal.


Arka menatap remeh dan tak terlalu suka pada Haikal tapi dia tetap melakukan perintah Lycoris dengan menyuruh Haikal masuk.


(^з^)-☆Chu!!


Haikal hampir menganga saat masuk dan duduk di dalam mobil itu, sungguh luar biasa.


bagian dalam yang di dominasi oleh warna hitam-silver mengkilap dengan lampu berwarna putih kehijauan di setiap sudut.

__ADS_1


'Duk.. '


pintu mobil itu tertutup, Saat Haikal masih memandangi setiap sudut mobil itu tanpa sadar ternyata Lycoris memasangkan sabuk pengamannya. dia menatap bagian belakang kepala Lycoris yang menunduk memasangkan sabuk pengamannya.


"gwe nggak mungkin bahaya'in keselamatan orang.. " ucap Lycoris sembari memasang sabuk pengamanya sendiri, Haikal hanya Mengangguk-nganguk paham.


Lycoris mulai menyalakan kembali mesin mobil dan menjalankanya dengan pelan menuju garis start karena namanya sudah di panggil.


Di dalam Mobil yang tegang adalah Haikal, ini akan menjadi kali pertamanya.


Sedangkan Lycoris malah adu deru Mobil dengan lawanya.


"Lo bakal kalah kali ini.. " teriak-an itu terdengar dari sebelah Haikal, yang ternyata kaca mobilnya sudah terbuka.


seorang wanita dengan tubuh seksi dan wajah menor bak tante-tante dan seorang pengemudi laki-laki dengan wajah tampan dan bau maskulin yang tercium begitu kentara.


Haikal Canggung- canggung menatap, "Kita liat aja nanti.. " seru Lycoris dengan santai.


seorang wanita cantik dengan pakaian seksi mulai maju dan berada di tengah-tengah jalan sembari membawa sebuah bendera Hitam putih.


"one.. two... and... GO.. "


Haikal terasa seperti sedang menaiki rollercoaster


karena Lycoris menancap gasnya dengan begitu tiba-tiba dan memacu nya begitu cepat.


'Brum.. brum... '


Lycoris tertawa saat berhasil menyalip dan berada di bagian depan, Haikal benar-benar kaku saat itu.


Jalanan berkelok dan tikungan tajam semakin naik, Haikal memegang sabuk pengamanya dengan kuat dan menutup matanya rapat.


Ini menakutkan, Dua putaran-tiga putaran.. empat-lima dan ternyata masih belum berhenti, sampai di putaran ke tujuh baru ini babak penentuan.


Haikal memberanikan diri mengintip dan jantungnya terpacu begitu cepat.


satu.. dua.. tiga..


dan.. Lycoris yang melewati garis finish duluan, jadi.. Lycoris yang menang.


Tapi Lycoris tidak berhenti, dia melakukan beberapa kali putaran yang membuat Haikal serasa ingin mengeluarkan semua isi perutnya, tapi dia mengurungkan dan menahan.


sampai akhirnya Lycoris berhenti.


"Lo tetep di mobil.. tunggu bentar.. " ujar Lycoris dan dia keluar dari mobil.


Haikal menahan diri agar tidak muntah.


'tuk.. tuk.. '


Haikal menurunkan Kaca mobil saat mendengar suara ketukan, seorang anak laki-laki dengan penampilan sangar.


"Hai.. Yuk gwe anter ke Toilet.. nih tahan dulu.. " ujar Anak itu sembari melempar sesuatu pada Haikal, minyak angin kayu putih.


dia memandang botol minyak kayu putih di tanganya dan anak itu bergantian.


"tenang itu bukan racun kok.. Btw ini gwe disuruh Lycoris.. dan yah Nama gwe Haris.. " ucapnya ramah.


Haikal mengangguk, "Yodah.. yuk gwe anter ke toilet.. klo lo muntah disini gwe yang kena imbasnya nanti.. " ujar Haris sambil terkekeh.


Haikal mengikut saja.


✧・゚:*( ͡ꈍ ͜ʖ̫ ͡ꈍ )*:・゚✧


Lycoris menunggu Haikal di dalam Mobil sembari bermain Ponsel.


Dia membuka pesan suara dari Steven, dan betapa terkejutnya dia Tentang Nama Kontak Steven.


Lycoris hanya bisa menghela nafas dan mengganti nama kontak itu menjadi hanya Nama 'Steven'.

__ADS_1


'buk.. buk.. '


Pintu terbuka dan Haikal langsung duduk dengan lesu, dan pintu tertutup.


"Thanks Har.. " ucap Lycoris pada Haris.


"Yoi.. urusin tu temen lo... lain kali jangan di ajak dulu.. " Teriak balik Haris sembari melambaikan tanganya dan menjauh.


Lycoris hanya menatap Haikal dengan senyum simpul.


"Sorry.. gwe nggak tau kalo lo bakal gitu.. " ujarnya.


Haikal menatap Lycoris dengan pasrah, semuanya sudah terjadi.


"abis ini putaran kedua ketiga.. dan lo masih harus nemenin gwe.. baru abis itu gwe anter lo pulang.. "ujar Lycoris. enteng.


Haikal hanya menunduk pasrah, baiklah.. lagi pula perutnya terasa kosong sekarang.


" Lo nggak sendirian abis ini.. soalnya trek abis ini lebih nakutin.. "ujar Lycoris santai.


Dia menjalankan mobilnya untuk parkir sejenak.


" Oi.. Alex mana.. suruh kesini.. Bawa Minuman satu sama air putih.. "teriak Lycoris keluar mobil.


Haikal melongo, A-Alex? dia menelan ludahnya susah payah.


" Tenang aja.. lo bakal baik-baik aja kok.. "ucap Lycoris enteng.


dan tepat saat itu Pintu Sebelah Haikal terbuka dan pelakunya adalah Alex si raja di sekolahnya.


Haikal mati kutu. di tatap tajam, Oleh Alex.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...Tbc....


Ada kata kasar yang nggak boleh ditiru..


dan mohon maaf untuk Typo yang bertebaran..


maklum masih Author Amatir, 🥺😁


di part ini balapan ya di ceritakan dari bagian dan sorot ke Haikal jadi tidak terlalu seru.(menurut Author)


Jadi di part selanjutnya.. Author bakal coba lebih ada keseruannya..


karena bakal di ceritain dari bagian sorot ke Lycoris.dan Alex.



..


Alex Zergain


(Author nggak tau nama aslinya siapa.. karena ini nemu di Pinterest.. ) 😁

__ADS_1


__ADS_2