Night Fate

Night Fate
Unexpected..


__ADS_3

Haikal segera pergi ke sekolahan adiknya untuk menjemput Hana, karena ini bukan jadwalnya bekerja.


"Permisi.. " ucap ramah Haikal saat berada di gerbang sekolah Hana kepada pak Satpam.


"oh.. Nak Haikal.. silahkan masuk.. Adiknya pasti sudah menunggu.. " balas Satpam itu ramah mempersilahkan Haikal Masuk.


Haikal mengangguk dan masuk setelah menitipkan sepedanya pada Satpam itu, dia berjalan menuju kelas adiknya dengan sesekali menyapa para ibu-ibu yang menjemput anak mereka yang mungkin Haikal kenal.


"Hana.. " panggil Haikal pada adiknya yang tak jauh darinya.


"Kakak.. " Hana menoleh dan berlari memeluk Haikal.


Haikal tersenyum pada adiknya dan mengusap kepala Hana pelan, penuh kasih sayang.


"Ayo pulang.. Mama pasti sudah menunggu dirumah.. " ucapnya, sembari menggandeng Tangan Hana.


"sebentar... aku ingin kenalkan Kakak pada seseorang.. dia teman baruku.. dia baru pindah.. " ucap Hana dan menarik Haikal, Haikal hanya pasrah. toh tak masalah..


"ini.. namanya Leon.. dia baru pindah kemari.. dia dulu tinggal di Rumania.. " ucap Hana .


seorang anak laki-laki dengan wajah tampan tapi terkesan dingin dan polos malahan, menatap Haikal dengan Intens membuat Haikal menyapa kaku, "H-hai.. aku Kakaknya Hana.. "


Tapi raut Wajah Leon langsung berubah saat dia tersenyum, lalu balik menyapa, "Hai kak.. ".Jantung Haikal hampir saja lepas jika Leon tidak segera mengubah raut wajahnya.


Haikal akhirnya balik tersenyum, " Jadi Kakak.. Kakaknya Hana? ", Leon bertanya dengan polosnya.


Apakah dia tidak dengar atau tak terlalu memperhatikan? bukankah Haikal sudah berucap tadi?.


" Iya.. aku Kakaknya Hana.. salam kenal.. "ucap Haikal ramah.


" Salam kenal juga Kak.. Aku Leon.. "kata Leon dengan senyum lebar yang menawan.


" Baiklah.. kalian sudah saling Kenal.. itu bagus.. "ujar Hana


" Baiklah sekarang Ayo pulang.. Mama sudah menunggu pastinya... dan Kamu Leon.. apa sudah di jemput? atau masih menunggu.. "kata Haikal.


" Oh itu.. paling kakakku sudah di gerbang.. "ucap Leon.


" kalau begitu ayo pergi ke gerbang bersama.. "ujar Hana.


Leon mengangguk begitupun Haikal, dan mereka berjalan ke Gerbang bersama.


Hana ada di antara Haikal dan Leon, mereka berjalan sembari berbincang-bincang.


Hana juga mengatakan Leon itu seharusnya pindah lebih cepat atau ketika saat lulus saja kan bisa langsung SMP, nah ini malah di pertengahan semester kelas 6 dia pindah, bukankah dia hanya akan menghabiskan waktu setengah tahun saja.


itu sangat nanggung..


Leon malah mengacuhkan itu dan mengatakan dia tidak peduli, dan dia senang bertemu Hana.

__ADS_1


Haikal hanya mendengar kan dan kadang menyaut beberapa ucapan saja.


三三ᕕ( ᐛ )ᕗ


Mereka sampai di gerbang, tapi tidak ada siapapun kecuali Pak Satpam yang berjaga.


"Sepertinya Kau belum di jemput Leon.. " ucap Hana dan Leon mendenggus,"hah.. kakak pasti akan terlambat.. dia itu menyebalkan.. berbeda dengan Kakakmu.. meski aku baru mengenalnya.. "ucap Leon malahan.


Haikal sedikit terharu dan terkejut, " Memangnya kenapa dengan Kakakmu? kenapa dia menyebalkan? memang seperti apa dia? dia laki² atau perempuan..? "tanya Hana beruntun.


" Dia bukan kakakku juga sih.. lebih ke kakak sepupu.. Sejak aku kecil yang aku tau.. dia jarang pulang kerumah.. dulu dan saat aku baru berusia beberapa tahun.. dia malah pergi dari rumah dan katanya mau hidup mandiri.. dan mencari hal yang dia sukai.. dia jarang pulang dan ku lihat bibi sering sedih.. Kakakku itu entahlah.. aku tidak tau persis seperti apa dia.. tapi yang paling ku tau dia suka kebebasan dan benci kekangan.. karena itu Paman dan Bibi membiarkan ya.. dia mau seperti apa dan melakukan apapun.. dan kakakku itu perempuan.."jelas Leon panjang×lebar+tinggi


"hm.. begitu.. apakah dia cantik.. ? " ucap Hana sambil melirik Haikal membuat Haikal berfikir aneh, dan Leon terkejut.


"lihat saja nanti.. " ucap Leon malahan, sembari menggidikan Bahu.


"itu Mobil Kakak.. " ucap Leon tiba-tiba sambil menunjuk kedepan kesebuah Arah, Haikal dan Hana mengikuti arah Leon menunjuk.


Ketika Haikal tau.. dia hanya berfikir berarti Leon berasal dari keluarga Kaya dan terpandang, Haikal khawatir Kakak sepupu Leon tidak suka Leon berteman dengan Hana. karena dia tau.. mereka bukan orang berpunya, hanya keluarga sederhana.


'ckiiiiit... '


sebuah mobil sport dengan warna Merah berhenti di depan gerbang pas tepat di depan Haikal, Hana dan Leon.


kaca mobil itu terbuka dan memperlihatkan di pengemudi, "Ayo masuk dan pulang.. "


Haikal mematung, 'Lycoris? '


itu.. gadis itu dia.. yang di cafe dan di taman itu..


"Hai Kak.. aku Hana temannya Leon.. salam kenal.. dan ini Kakakku Haikal.. " Ucapan Hana membuat Haikal tersadar, dia menatap Lycoris dan mengucapkan , "H-hai.. "


"Hai Hana.. salam kenal juga.. dan Haikal? aku seperti mengenalmu tapi aku tak tau dimana dan kapan..! " ucap Lycoris.


"Kakak Cantik.. " Hana berucap semangat.


Lycoris tersenyum simpul pada Hana, "terimakasih.. kau juga manis.. "


Hana kegirangan entah kenapa tapi dia benar-benar senang..


"ekhem.. sepertinya aku terlupakan.. dasar menyebalkan.. " Leon berucap ketus.


Hana nyengir, "Heh.. ayo pulang kau merepotkan ky di hari pertamamu kemari.. seharusnya bukan aku yang menjemputmu.. tapi Kak Sean.. " ucap Lycoris ketus.


Leon hanya memutar bola mata malas, lalu hendak masuk, "oh ya.. apa kalian mau diantar? " tanya pada Hana dan Haikal.


"tidak perlu.. kami bisa pulang sendiri.. " Haikal yang menjawab, dan Hana, "lagi pula apakah Kakakmu mau.. " ucap Hana malahan.


"bukan masalah besar.. " Lycoris menyaut.

__ADS_1


Leon tersenyum senang, tapi.. "ah.. tidak.. tidak kami bisa pulang sendiri.. lagi pula aku membawa s-sepeda.. " tolak Haikal baik-baik.


"ah ya.. benar juga.. lain kali saja.. " ucap Hana.


Leon kelihatan kesal tapi tak bisa memaksa.


"Baiklah.. lain kali yah.. dan sampai jumpa besok.. " ujar Leon sembari membuka pintu tapi Lycoris malah berucap, "berputar Leon.. aku bukan supirmu.. duduk di depan.. " ucap Lycoris ketus.


Leon mendengkus dan berjalan memutar sebelum itu dia melambai pada Hana dan Haikal yang di balas senyuman dari kakak beradik itu.


"sampai jumpa.. lain waktu... " ucap Lycoris formal dan kaca mobil itu tertutup lalu mobil sport merah itu melaju dengan cepat.


"Kakak sepupu Leon Cantik yah Kak.. " ujar Hana sembari Menyenggol Kakaknya itu.


"Apasih anak kecil.. " ucap Haikal dan mengambil sepeda nya.


Hana mendenggus, padahal dia merasa Kakaknya dan Kakak sepupu Leon itu kelihatan cocok..


"Ayo naik.. "Haikal berucap di atas sepedanya saat berada di depan Hana.


Hana mengangguk dan mulai naik ke bagian belakang sepeda Haikal.


Haikal mulai mengayuh pedalnya perlahan,.


\=^._.^\= ∫


di perjalanan mereka berbicara beberapa hal sampai Hana menggoda Kakaknya tentang Kakak sepupu Leon, Haikal merasa lega karena Lycoris tak mengingatnya.


Haikal ingat.. Lycoris adalah The Most Wanted Girls di sekolahnya, Siswi paling berpengaruh cantik, cerdas namun dengan segala reputasi badnya juga.


Haikal hanya perlu satu hal.. dia tidak boleh terlalu dekat denganya.. atau dia akan kena masalah, lagi pula di sekolahannya dia hanya Murid Beasiswa dibandingkan dengan Lycoris yang merupakan Most wanted girls.


dia tidak ingin mencari masalah atau dia akan terkena masalah.


.............


.............


.... ...


.... ...


.......


.... ...


.... ...


...Tbc. ...

__ADS_1


__ADS_2