Night Fate

Night Fate
Twilight


__ADS_3

Senja, sebagian besar mungkin memiliki pemikiran tentang 'Senja'.


bahwa keindahan tak harus datang di awal.


.....


Pagi hari ketika Hujan mereda, kicauan burung terdengar penuh riang bersahut-sahutan, tetes demi tetes sisa air hujan turun membasahi tanah lembab.


tepat di sebuah apartemen yang sederhana tapi bisa dibilang juga mewah(?),entahlah ..


'Tit .. Tit.. Tit.. Tit.. Tit.. '


sebuah Alarm berbunyi, dari balik selimut sebuah tangan terulur dan mematikan Alarm itu, lalu selimut itu tersibak dan seorang bangun dari tidurnya.


mengucek sejenak matanya dan berjalan ke kamar mandi melakukan rutinitas paginya.


Dia, Haikal A,Fienzora.anak lelaki yang harus bekerja part time di sebuah Cafe, dan ini adalah Hari minggu dimana ini jadwalnya bekerja.


Haikal selesai mandi dan berpakaian santai, dia memakai kaca matanya, menyambar tas dan berjalan keluar kamarnya.


"Pagi Sayang.. " sapa seorang wanita paru baya yang kelihatan sedang menata piring di atas meja makan.


"pagi Ma.. " sapa balik Haikal pada Mamanya, dan langsung duduk.


'Ceklek'


Pintu dari sebelah kamar Haikal terbuka, seorang gadis kecil yang berusia 11 tahun dengan pakaian agak berantakan dan wajah khas bangun tidur terlihat.


Haikal dan Mamanya tersenyum lalu berucap bersamaan,"Pagi Hana.. "


gadis itu menengadah menatap Mama dan Kakaknya lalu tersenyum, "Pagi.. Kak Ma.. ", Hana berlari dan langsung memeluk Mama lalu Kakaknya, itu adalah kebiasaanya.


Hana Cyarfienzora, adik Haikal. dia masih Sekolah Dasar kelas 6,sebentar lagi akan lulus dan SMP.


Hana duduk di kursi sebelah Kakaknya, Mama mereka ikut duduk setelah selesai menyajikan makanan dan mereka makan bersama sembari bersenda-gurau, sungguh terlihat sangat bahagia dan sederhana.. hanya saja yang kurang adalah sesosok Ayah.


(: ಥ‿ಥ

__ADS_1


"aku pergi.. sampai jumpa saat makan malam nanti.. " Haikal berpamitan sembari menutup pintu.


Dia berjalan menuruni tangga dan menyapa beberapa orang yang lewat, Haikal adalah sosok anak yang baik dan ramah, tak jarang dia juga membantu tetangganya yang mungkin kesulitan.


membuat semua orang mengenalnya dan menyukainya.


Haikal menaiki sebuah sepeda dan mulai mengayuhnya ke tempat kerjanya.


Haikal memarkirkan sepeda nya di tempat yang dekat dengan Cafe tempatnya bekerja, dan langsung berjalan masuk.


'kling'


Beberapa orang kelihatan tersenyum ke arah Haikal dan Haikal membalasnya dengan senyum simpul.


dia langsung masuk dan berganti baju lalu mulai bekerja, dengan giat.


sesekali Haikal berbincang sebentar dengan beberapa pelanggan yang dia kenal + bercanda, dan itu bisa membuat siapapun tersenyum.


Haikal bekerja selama seharian dan saat tiba waktu makan siang dia memilih membeli kebab di toko sebelah bersama beberapa rekannya, mereka makan bersama di tempat khusus untuk pegawai beristirahat, dengan gurauan dan obrolan hangat.


Disini Haikal adalah satu-satunya pekerja paruh waktu yang masih di bawah umur sebenarnya ada beberapa tapi itu di Cabang Cafe lainya, dan yang disini hanya Haikal. sisanya adalah para anak kuliahan atau pekerja magang dan tetap.


'kling'


Haikal refleks menoleh ke arah pintu, entah kenapa dia seperti itu,ada sesuatu yang aneh di pikiranya.


pelanggan itu sudah di hampiri oleh pegawai lain untuk di layani, Haikal tak sengaja menatap kearah sana dengan jelas.


'cantik', satu kata yang akan terlintas di benak siapapun saat melihat gadis itu, tentu bagaimana tidak?


kulit putih bening agak pucat dengan wajah bak barbie yang di pahat dengan sangat hati-hati dan sempurna, manik mata coklat yang indah hidung mungil mancung dengan bibir merah menggoda.


tapi Haikal kembali fokus pada pekerjaanya.


(´;д;`)


beberapa kali dia menatap gadis itu, dia seperti mengenalnya tapi dimana? kapan?.

__ADS_1


bahkan sampai gadis itu pergi dari Cafe, sebenarnya siapa gadis itu? .


.


"Sampai Jumpa semuanya.. aku pulang duluan daah.. " Haikal berpamitan sembari keluar dari Cafe, waktu/jam kerjanya sudah berakhir, jika di hari minggu dia bekerja sampai sore menjelang Senja, jika di Hari Kamis-Jum'at hari saat dia juga sekolah dia bekerja dari sore sampai malam.


Haikal mulai mengayuh sepeda nya menuju apartemen tempatnya tinggal, dia tengah jalan dia berhenti sejenak di taman membeli minuman dan menikmati Matahari yang mulai terbenam, Senja yang indah.


Disinilah tempat Haikal bersantai walau sejenak, melepas lelah setelah seharian bekerja sembari menikmati senja dan melihat banyak orang berbahagia.


saat Matahari benar-benar hampir hilang dan hanya tinggal semburat cahaya oranye/jingga dilangit Haikal tak sengaja menangkap sesosok gadis yang dia rasa kenal,.


gadis itu yang di Cafe dan Haikal masih saja mencoba mengingat siapa gadis itu.


sampai pada akhirnya gadis itu menoleh padanya, membuat Haikal salah tingkah dan berpaling.


saat dia mencoba melihat lagi, gadis itu sudah pergi dari sana, entah sejak kapan.


Haikal bernafas lega dia khawatir gadis itu marah atau bagaimanalah, Haikal masih duduk di sana sampai langit menggelap.


dan tepat saat itu dia menjentikan jari mengingat sesuatu.. tentang gadis itu..


'Tik'


.......


.... ...


.... ...


.... ...


.... ...


.... ...


.... ...

__ADS_1


...Tbc...


__ADS_2