Novel 1

Novel 1
Chapter 1


__ADS_3

Menulis adalah kesukaan aku kadang aku harus mencari tulisan lain untuk bisa aku pakai di sini. Sebanyak mungkin. Atau beberapa baris saja. Akan ada banyak yang aku ingin tuliskan di sini 500 kata. Oh Tuhan kenapa begitu. Apa pun yang terjadi aku harus menulis tanpa tahu apa yang akan terjadi padaku selanjutnya. Akubhanya ingin menulis apa saja tentang dirimu dan orang lain yang ada.


Kisah alana atau adera yang belum selesai dan ingin aku rekam sebenarnya tapi aku tidak bisa. Aku kagok di sini dan ingin ****. Hihi. Kesannya bagaimana gitu. Aku juga tidak tau harus ngapain. Sudahlah. Apakah tulisan ini akan aku ulang seperti sebelumnya. Aku tidak merasakan kalau ini perintah Tuhan aku saja yang bego bela belain untuk tidak bekerja hanya diam saja. Aku ingin bekerja apa adanya. Mencari rumput atau apalah.

__ADS_1


Aku ingin bertemu dengan xiao hanya Lee atau si keparat itu yang aku sudah kenal dengan dia. Atau mengganti nomor aku yang hilang tanpa uang.


Sampai kapan ya aku bisa menyelesaikan cerita aku ini di sini bosan sekali sungguh  aduh kapan ya bisa selamat dari tulisan ini kalau ini akan selalu saja kurang. Atau aku kopi saja tulisan aku suatu saat nanti.

__ADS_1


Gampangan memang tuh orang. Aku yang tidak kerja di sini cuma main HP saja dan tidak bantu orang tua. Tapi sudah ada yang bekerja kok. Aku akan menulis dili dan ingat HP aku yang hilang. Kenapa di saat tidur semuanya hilang tanpa ingin apa apa. HP di tinggal begitu saja. Dan tidak ingin belajar yang lain selain yang terbaik buat aku.


Pengalaman ini adalah pengalaman pertama aku di mana aku harus mengenal hazel tapi aku tau itu cuma dunia film. Dan dunia fantasi. Aku tidak tau kenapa waktu secepat ono dan lapan aku bisa bertemu dengan orang itu di kota dengan alasan nomor HP aku. Yang aku tau aku akan makan seperti tadi malam atau aku pilih puasa saja dan aku tidak tau apa yang akan  terjadi padaku menit demi menit yang buat aku resah.

__ADS_1


Enak saja buat tulisan sesedikit ini emangnya kami bisa apa si sini cuma menyimpan driver aku saja. Aku lebih suka bekerja yang lain bekerja berat atau cari rumput untuk sapi aku atau melihat teman aku atau meh ambil mksi dan dapat uang atau apalah. Sekarang adalah har senin ruginya aku kalau aku tidak bekerja dan tidak bekerja apa begitu yang manfaat buat aku. Aku juga tidak pernah bantu mengambil sesuatu di luar atau di dalam padahal aku ingin makan. Bagaimana kalau sewaktu waktu aku tidak bisa melakukan seperti itu. Aku akan bekerja apa. Yang belasah aku akan k❤bingingan dan tidak bisa apa apa. Siapa yang akan  bekerja seperti ayahku nanti kalau sewaktu waktu aku tidak dapat apa yang aku inginkan. Karena semuanya bukan apa apa. Aku tidak bisa yaitu bagaimana nasib aku selanjutnya kalau aku tidak bisa bekerja sendiri atau mendapatkan uang sendiri. Meski ada peluang di mana mana untuk m❤ncari makan atau menghodupi anak atau istri nantinya. Ya allah kenapa nasib aku buruk seperti itu. Aku harus menahan lapar atau tidak bisa minta makan nanti. Kalau aku tidak bisa makan bagaimana? Melihat orang makan saja seumpama aku tidak makan aku sedih


__ADS_2