
Ana merasakan cinta untuk pertama kalinya, saat ini Ana duduk di SMP kelas 9, benar-benar aneh, ana pikir usia tidak cukup dewasa untuk merasakan cinta, tetapi itulah kenyataan bahwa ana jatuh cinta padanya , namanya Dion, Dion bukan anak nakal di sekolahnya, don juga tidak terlalu aktif dalam organisasi.
Sebagian besar teman Ana berkata “lihat itu tidak baik, jadi mengapa kamu menyukainya?” Mereka mengatakan, tetapi sayangnya Ana tidak peduli dengan kata-kata temannya, mereka tidak pernah merasakan cinta itu tidak tampak secara fisik !! malahan sangat manis manis.
Awal dari pertemuan ana dan Dion Yaitu di Gereja sampingan dengan Sekolah Ana, Ana dan Rani temannya Tidak sengaja lewat dari Samping gereja,
ternyata disana ada 5 orang laki-laki anak SMK N 1. Satu orang dari sana Mendekati Ana.
"kenalkan saya Dion" katanya
"Ana" sembari menyulurkan tanganku ke dion.
cukup lama Ana dan Rani mengobrol dan Pada saat itu Ana tukaran Nomor Handpone. sepertinya Dion suka sama Ana.Hingga Mereka pun pulang..
Sejak kejadian itu, Ana sering komunikasian Dengan Dion Lewat Handphone , ana juga sering melihat Dion Didepan sekolah Dion, disana Ana lebih berani untuk menatapnya, ketika dia mengembalikan tatapan Ana, ana tidak lagi memalingkan muka, kadang-kadang Ana adalah orang pertama yang memalingkan muka, tanda yang sedikit tidak nyaman dengan tatapan Dion, Dion sepertinya tahu ana menyukainya.
2 buLan semenjak perkenalan Mereka, Dion Pun akhirnya memutuskan untuk mengajak Ana ketemuan, Dion Langsung Sms Ana dimana temlat mereka untuk ketemu. Pada saat Ana membaca Sms dari Dion, Ana pun Kelihatan senang, Dia ingin cepat-cepat waktu berlalu dan Mereka Langsung ketemu. Ana Tidak Sabar mau bertemu dengan Dion, Ana berharap kalau Dion bakalan Utarakan cintanya ke Ana.
__ADS_1
Tiba Lah waktu nya mereka untuk bertemu, Ana segera pergi ketaman yang sudah Dion sebutkan lewat Sms, Tampak Lah disana Dion duduk dengan Jaket hitamnya, yang membuat Ana terpana dengan ketampanan Dio . Ana pun segera ke arah Dion duduk.
"Hai, sudah Lama Menunggu????" Ucap Ana
"Hai juga, Belum terlalu lama. Duduk lah disini." Ucap Dion sambil mengarahkan tangannya kesamping dia duduk.
"Ada Apa Menyuruhku kesini???"Ucap Ana yang sudah duduk di samping dion.
"Aku mau bilang Sesuatu sama mu Ana." Ucap dion sambil garuk kepala. Dion takut kalau ana Tidak menerimanya, Dion juga takut kalau ana tidak mencintainya.
"Apa dion??" sambil melihat ke arah dion.
"Aku...Aku..." ucap dion
Ana sudah tidak sabar menunggu Dion Bicara, ana pengen Tau apa mau dion, hingga Menyuruh Ana untuk bertemu dengannya..
Dion pun yang sudah lama menyukai Ana, walau selama ini Dion tidak pernah menunjukkan Rasa suka nya ke ana. Tapi Hari ini dion Bakal mengutarakannya ke Ana, Dion takut Ana Nanti Tiba-tiba di embat sama laki-laki lain. Dengan Hati yang sudah Campur aduk, Akhirnya Dion memberanikan diri untuk Mengutarakannya ke Ana.
__ADS_1
"Ana, Semenjak Aku bertemu denganmu, Aku langsung Jatuh Hati, tapi aku Takut membilang perasaanku samamu, Aku takut kamu tolak, Aku takut kamu tidak menyukaikum. Apa kamu mau Jadi Pacar Aku??? Ucap dion dengan Nada Lembut, sambil memegang menarik tangan ana dan meletak kan ke dada Dion.
Ana Pun langsung tersipu malu, Karena Ana pun mencintai Dion, Walau Selama ini ana Malu dan tidak mau menunjukkan rasa cintanya ke dion. Ana tidak mau Terlalu Baper ke Dion... Ana juga takut kalau Terlihat Baperan Dion bakal Main-main sama ana.
Ana pun senang dengan perkataan Dion. Ana pun merasakan Jantung Dion Yang Tak henti-hentinya Berdebar-debar.
"Iya Dion, Ana mau jadi Pacar kamu." Ucap Ana dengan penuh bahagia.
" Terima Kasih Ana , Kamu sudah Mau menerimaku Jadi pacarmu.. Aku akan menjaga Cinta kita, Aku tidak akan menghianatimu?" Ucap Dion sambil Mencium Tangan Ana tidak henti-hentinya.
Tampak Dion sangat Bahagia, Karena Cintanya di Terima Oleh Ana.
"aku sudah Bisa manggil kamu dengan panggilan sayang kan? Tidak ada yang bakal melarang aku kan ana??ucap Dion Sambil meluk Ana , dan meletakkan Kepala Ana di dada Dion.
"Bisa donk sayang. Paling Orang tuaku Yang melarang Karena belom bolehin aku pacaran." Ucap Ana sambil mendengar Jantung ana Yang Masih Berdebar-debar, Ana pun mencium Wangi dari tubuh Dion membuat Ana Semakin Nyaman bersama Dion.
"Orang Tua ana belom perbolehkan Ana pacaran??? Berarti Dion Orang Pertama yang merenggut Hatimu sayang?? Ucap dion.
__ADS_1
" Iya sayang. Kamu adalah Pacar pertamaku." Ucap Ana yang masih mencium wangi farpum Dion.