
Satu minggu telah berlalu, Ana selalu menunggu-nunggu kabar Dion. Tapi Semua sia-sia. Dion benar-benar sudah melupakan Ana. Ana benarbenar tersiksa dengan perlakuan Dion terhadap Ana. Ana berharap Masih bisa melihat wajah Dion walau hanya lirikan saja, tapi harapan Ana sia-sia. Ana pergi ke tempat-tempat dion biasa muncul, Tapi satu minggu ana Melihat tempat itu tidak pernah sekalipun Dion muncul. Ana sangat sedih, Ana tidak ada semangat lagi untuk pergi ke sekolah.
Ana sering disebut wanita periang, tapi semenjak Dion putusin Ana, tidak ada sedikit keceriaan pun di wajah Ana. Teman-teman ana pun kasian melihat Keadaan Ana yang sekarang ini.
Pada saat Ana disekolah tiba-tiba ada dijumpai teman kelas nya , namanya Rini. Rumah Rini berdekatan dengan Dion.
"Hai ana! Kenapa bengong aja??" Ucap Rini sambil memegang pundak ana.
"Iya rin, nggak Apa-apa." Ucap Rini terkejut
__ADS_1
"Ana, Kamu udah nggak pacaran lagi iya sama Dion???" Ucap Rini
"Nggak Lagi ana, Emang kenapa???" Ucap Ana dengan wajah terkejut.
"Pantasan saja. Aku selalu lihat Dion dengan wanita barunya, Adik Kelas kita. yang nama Nya Maria. Dia kebetulan dekat Rumah aku juga kosannya. Setiap pulang sekolah mereka selalu sama, terus yang malam minggu kemaren juga mereka bareng. Pas waktu aku lihat mereka, aku kira Dion itu nyelingkuhin kamu ana." Ucap Rini dengan wajah seriusnya.
"Maria??? Anak jurusan AK kan, Yang tinggi-tinggi. yang ikutan Paskib?" Ucap Ana dengan nada terkejut.
"Pantasan Saja Dion cuek Sama aku pas dia pulang dari PKLnya, Ternyata dia uda punya wanita lain. Pantasan juga dia Putusin aku, ternyata ini alasannya". Ucapa Ana dengan nada sedih.
__ADS_1
"Berarti Dion sudah selingkuhin kamu donk ana. Kamau yang sabar ya ana. kamu nggak usah sedih Lagi.. mungkin kalian bukan jodoh" Ucap Rini sambil usap-usap punggung ana.
"Iya rin, Makasih iya atas informasinya. Aku lega setelah tau semuanya. kamu sudah Membantu aku untuk mencari jawaban yang selama ini aku cari-cari" Ucap ana dengan nada berusaha tegar.
" Iya ana. Yang sabar iya kawan" Ucap Rini sambil pergi meninggalkan Ana..
Hati ana benar-benar tercabik-cabik mendengar semua informasi dari Rini. Ana yang selama ini setia dengan Dion, ternyata sudah di duakan. Ana benar-benar kesal. Hati ana pengen menampar perempuan yang berani-beraninya Bersama dengn dion, ana Juga ingin mendobrak Dion laki-laki jahat yang sudah selingkin ana..
Sepulang sekolah Ana, rani, Rini berencana mau pergi ke warnet tempat biasa ana dan dion ketemu.
__ADS_1
Mereka mau memastikan apa benar Dion bersama wanita itu. Walau hati Ana bakal sakit jika melihat Dion dengan wanita baru, tapi Ana akan memaksakan diri untuk memastikan perkataan temannya Rini.
Ana belum percaya jika belum melihat langsung dengan kedua matanya. Bel berbunyi pertanda siswa-siswi mengakhiri pelajarannya. Ana memasukkan semua buku pelajarannya ke dalam tas, Ana, Rini, dan Rani pun keluar dari dalam ruangan kelas. Mereka bergegas ke terminal dan Menumpangi Mobil sekolah yang biasa mereka naiki... Mereka pun sidah tidak sabar akan melihat yang terjadi disana nantinya...