PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU

PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU
Episode 17


__ADS_3

Walau ana bergegas masuk ke dalam Mobil tapi Dion berhasil mengikuti ana dan duduk di samping Ana. Ana tetap cuek, tidak peduli bahwa Dion ada disampingnya atau nggak.


"Ku hubungi tapi kamu nggak jawab, sms juga nggak balas, Kenapa??" Ucap dion sambil melihatin wajah ana. Ana diam aja tak mau menjawab perkataan dion.


"Jawab dong ana, jangan jutek gitu lah. Masak ada orang ngomong nggak di jawab. nggak sopan Loh ana" Ucap dion sambil mendorkng pelan Bahu ana dengan Bahunya.


"Apa penting jawabannya untuk kamu ketahui?? Biar saya jawab" Ucap ana dengan ketus

__ADS_1


"Iya ana. aku butuh jawabanmu" Ucap Dion dengan tidak henti-hentinya melihati wajah Ana yang cuek terhadapnya.


"kenapa loe pergi tiba-tiba dan muncul tiba-tiba? Apa masih kurang menyakiti aku?? apa perlu aku harus openin kau yang sudah Selingkuhin aku dengan wanitamu itu??? kemana aja selama ini mas???" Ucap Ana kesal


"Aku nggak ada hubungan dengan wanita itu, dia hanya ingin kami berteman nggak lebih dari itu. jika kamu merasa aku menyakiti kamu, Oke aku minta maaf " Ucap Dion.


"Sudah lah, kamu memang pembohong. jelas-jelas kamu yang putusin aku dan bilang kepada aku bahwa kamu sudab punya wanita lain. kebohongan apa lagi yang mau kamu jelaskan?? sudah jelas di mataku kalian berduaan, ditempat dimana kita sering ketemu. Sebenarnya aku uda mulai move on dengan kamu, tapi kau muncul lagi di mata ku, entah apa maumu lagi" Ucap Ana dengan wajah marahnya

__ADS_1


"Nggak segampang itu lah aku harus menyembuhkan hatiku untuk menerima maaf mu.. Sorry aku ounya waktu.. jangan paksa aku untuk memaafkanmu." Ucap Ana dengan wajah yang selalu cuek dengan melihat-lihat keluar sambil ngomong dengan dion.


Dion pun diam, dion tampak merasa bersalah terhadap ana. Dion pun tak mau memaksakan ana.


Simpang kerumah dion pun sudah ketemu, waktunya dion turun dari mobil.


"Nanti jangan lupa angkat telelepon aku iya." Ucap dion megang tangan ana, dan sambil turun dari mobil melambaikan tangan nya ke ana. Ana pura-pura nggak melihat Dion. Hati ana kecewa dengan hadirnya Dion kembali. Ana jadinya kepikiran terus dengan sikap dion hari ini. Ana bingung dengan maksud Dion menghampirinya. Ana takut kalau dia akan Merasakan sakit hati yang sudah hilang selama ini. Sesampainya di rumah , ana Langsung kekamar merebahkan Tubuhnya ditempat tidur tanpa membuka baju dan sepatu sekolahnya. Tiba-tiba Ana meneteskan Air matanya.

__ADS_1


Ana merasa terlalu kecil dimata Dion. sehingga Dion dengan seenaknya mempermainkan hati ana. Ana yang selama ini sudah tidak mengharapkan kehadiran Dion. Tapi dion Malah tiba-tiba hadir lagi di hidup ana. Ana terisak dengan kejadian hari ini yang membuat Ana jadi lemah tak berdaya. Padahal ana sebentar Lagi akan berangkat PKL, ana tidak ingin punya beban pikiran, Tapi dion malah membuat nya terbebani.


Ana tanpa mengganti pakaian sekolah dan membuka sepatunya tidur sambil memeluk bantal guling dan ana tidak siap-siapnya menangisi kejadian hari ini. Ana sampai tidak selera makan dan akhirnya ana tertidur dengan baju sekolahnya...


__ADS_2