PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU

PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU
Episode 6


__ADS_3

Ana pun Pamit ke Ibunya dan Berjalan menuju kosan Dion. Sesampainya depan rumah Dion, Ana melihat Dion sedang santai depan kos nya. Ana pun berjalan dan masuk ke Gerbang kos Dion. Dion pun ajak ana masuk kedalam kosnya.


"Bilang Apa tadi ke mama?" Ucap Dion sambiL mempersilahkan ana duduk di kursi.


"Aku bilang kalau Rani Ulang Tahun" Ucap Ana sambil menduduki Kursi yang sudah Dibuat dion.


"Capek tadi Jalan kesini sayang?" Ucap Dion sambil duduk disamping Ana.


"Lumayan lah" SambiL menggeser Tempat duduknya biar nggak terlalu dekat dengan Dion. Ana takut Tangan Dan mulut Dion Liar Lagi.


Karena melihat Sikap Ana ke dion, Dion pergi ke Dapur dan Menyiapkan Makan malam mereka. Dion Mengajak Ana makan, Sampai Mereka siap Makan Ana masih diam tanpa mengeluarkan sepatah Kata pun.


Lalu Dion Mengajak ana membereskan Kamarnya yang berantakan. Ana menurut Aja, Ana juga melihat Keadaan kamarnya yang sangat-sangat berantakan. Dari Tempat tidur dion, meja bukunya semua Berantakan. Setelah Ana selesai Membereskan semuanya , Ana terlihat Kelelahan. Lalu dia merebahkan Tubuh nya di kasur dion yang sudah di Rapikan.


Dion Melihat Tubuh Ana yang Indah, semakin membuat Hasratnya ingin memiliki nya. Dion pun Berjalan Ke arah kasur nya , duduk di pinggir kasur Ana Sambil membelai Rambut ana.

__ADS_1


"Ana sayang!!!kenapa sikap mu dingin? Apa kamu tidak menyukai pertemuan kita malam ini??? Ucap dion dengan nada lembut dan merayunya.


Ana Pun menghiraukan Perkataan Dion. Ana menutup kedua Bola matanya... karena Dia tidak ingin mendengar dion bicara lebih banyak lagi.


"Sayang, Jika aku salah,Maaf!!Aku takut kehilanganmu sayang.. Jangan seperti ini donk sayang." ucap dion Sambil merayunya .


Ana tetap Tidak menjawab Dion, Karena dion sudah merasa lelah dengan rayuannya ke Ana . Tapi ana tetap Tidak ada respon. Akhirnya Dion Tidak takut ambil resiko.


Dion langsung menerkam ana, Dion Mencium bibir ana dengan sangat Kuat.. Hingga ana tidak bisa melepaskannya. Ana Pun merasa kecewa dengan perlakuan Dion. Dion yang sudah berjanji tidak mengulangi hal kemaren lagi, Tapi malam ini malah terjadi lagi.Dion melepaskan ciumannya.


Dion yang sudah Mengerayangi Ana, Dari atas kebawah. Hingga menindih Ana dari atas sambil mengunci bibir Ana dengan mulutnya.. Dion menaik turunkan Badannya diatas ana, Hingga Baju ana tertarik kebawah, Terlihat ***Ungu ana yang semakin membuatnya ingin membukanya. Tangan Dion Langsung ke belakang ana hendak membuka Kancing *** Ana. Ana tidak Bisa berbuat apa-apa karena Dion mengunci ana dengan kedua kaki dan tangannya..


Dion melihat Sangat montoknya **** Ana, hingga membuat Dion ingin menyerangnya.. Dion dengan santai memperlihatkan semua Tubuh Ana yang sangat indah dan seksi.


Dion berhasil Menelanjangi bagian atas Ana, dan saat ini Dion mencoba Menurunkan Celana dan ** Ana, tanpa ada berontak dari ana. Karena Dion berusaha untuk memegang erat tubuh ana, dan mencium Ana dengan erat supaya ana tidak bisa berteriak.

__ADS_1


Dalam Benak ana, Malam ini Dion akan memerkosanya. Dion keterlaluan kepadanya. tapi Karena Ana tidak bisa melepaskan dirinya dari pelukan erat Dion. Dion pun menciumi Leher ana lalu mulai turun kebawah mulai menciumi **** ana, memainkan Mulut dion di ****** **** ana. Ana pun jadi ikut teransang. Ana dengan Enaknya merasakan semua Perlakuan Dion . Ana hanya diam karena Ana sudah terbawa suasana oleh dion.


berulang kali Dion Meremas-remas payudaraku, lalu dia Turun Ke area sensitifku, dan *******. Ana pun semakin ingin mengeluarkan hasratnya.. Dengan tidak sabar DION membuka Celananya, Ana melihat Batang ***** yang sangat besar dan panjang.. Ana pun sangat Ketakukan melihatnya... Ana menutup matanya karena malu.


Dion kembali menindih Ana, dan menaik turunkan tubuhnya, hiingga ana merasakan keperkasaan Dion di Perut ana. Dion mencium Ana dan hendak memasukkan ***** ke lubang sensitif ana. Ana Langsung mendorong Dion hingga Jatuh lalu duduk menarik selimutnya.


"Jangan Lakukan itu Dion, Ana tidak mau Kesucian ana hilang." Ucap ana sambil ketakutan.


"Kenapa sayang? Aku ingin melakukannya, Aku ingin puaskan hasrat ku bersamamu. aku mencintaimu. ap kami tidak mencintaiku juga hingga kamu tidak memberikannya??"Ucap dion Sambil meraih tangan ana.


"Bukan seperti itu, Tapi aku tidak mau Kamu melakukan itu sblm kita sah,Aku mohon jangan .. kamu sudah berjanji Tidak mengulanginya , tapi apa? kamu malah melakukannya tanpa seijin ku lagi.. Aku biarkan kamu Bermain dengan semua tubuhku,,tapi dengan yang satu ini jangan kamu Ambil." Ucap ana menangis.


"Oke..oke.. aku mendengarkan mu sayang. Aku tidak akan ambil kesucianmu. Aku hanya ingin memainkan Payu****mu dan mencium bagian sen*****mu saja.. Ijin kan aku sayang, Ku mohon jangan menangis lagi" ucap Dion sambil mencium tangan Ana.


Ana pun kembali tidur dan Dion langsung menindih ana dari atas, Dan dia Memainkan semua yang ada pada diri Ana , selain daerah sensitif ana. Nafsu dion benar-benar naik. Dion menyuruh Ana untuk Menaik Turunkan Batang *****nya, dengan cepat ana melakukannya Hingga Dion Mengeluarkan Hasratnya.

__ADS_1


__ADS_2