PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU

PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU
Episode 15


__ADS_3

Sesampainya di warnet, Ana dan teman nya sudah sengaja agak lama datang ke warnet, Supaya Dion yang lebih dulu ke warnet tersebut.


Ana dan temannya pun, masuk ke dalam warnet. Mereka pura-pura melihat setiap ruangan yang ada, mereka memastikan apakah ada sosok Dion dengan wanita itu di dalam. ruangan satu sampai delapan mereka lihat, tapi tidak ada sosok Dion. mereka pun bergegas ke ruangan sembilan, Ada Dion dengan seorang wanita di dalam. Wajah Dion tampak terkejut pada saat Ana melihat mereka.


Ana pun kecewa melihat yang terjadi itu, Padahal ana masih berharap dalam hatinya bahwa gosip itu tidak benar. Tapi semuanya nyata. Ana langsung pergi meninggalkan tempat itu, Ana pun meninggalkan temannya disana. Ana tidak ingin lama-lama melihat dion dengan wanita itu.


Ana langsung pulang kerumah, sesampainya di rumah ana langsung ke kamar tanpa membuka sepatunya lagi, air mata ana sudah tidak bisa ditahan lagi. Ana langsung menangis kuat. Hati ana benar-benar kecewa, Ana berpikir Jika dion masih mencintainya. Tapi Dion jahat, Dion sudah melukai hati ana....


Ana tidak keluar-keluar dari kamar nya, ana hanya bisa menangis saja. Sampai ana terlelap dengan tidurnya..

__ADS_1


Pagi sudah tiba, ayam sudah berkokok. Ana terbangun dari tidurnya, dengan Pakaian sekolahnya. Mata ana sudah bengkak, karena menangis terus malam itu.. Ana benar-benar tidak berdaya..


Ana berusaha untuk membersihkan dirinya, karena ana tidak mau dia jadi bolos dari sekolah. Ana pun menganti pakaiannya. Ana pun pergi ke meja makan, mencoba kan diri untuk memasukan sesuap nasi saja. Ana berusaha, ternyata dia makan juga.


setelah selesai makan, Ana berangkat ke sekolah. Ana sudah tidak mau melirik-lirik tempat dimana Dion biasa ana lihat.. Hati ana jadi tumbuh rasa benci dengan sikap Dion terhadap ana.


Ana pun berjalan menuju sekolahnya, sesampai di sekolah, Ana langsung ke ruang kelasnya, ana langsung duduk dan membuka buku pelajarannya.


"kenapa kamu langsung tinggalin kami semalam ana???" Ucap rini sambil duduk.

__ADS_1


"sorry Rin, Aku nggak sengaja tinggalin kalian berdua. Aku sudah muak Lihat wajah laki-laki itu. Aku minta maaf rin" Ucap Ana


"Iya deh Nggak Apa-apa. Kami juga ngerti kok sama apa yang kamu rasain. Semalam Dion langsung nemuin kami. Dia Tanya kami, Ana ngapain kesni? kami bialang aja , Mau mastiin kamu dengan wanita itu. setelah itu Dion diam Aja, langsung pergi lagi sama wanita itu" Ucap Rini


"dasar laki-laki bajingan itu rin, Pengen deh ku jambak-jambak wanita itu. tapi sudah Lah, Ngapain aku susahin mereka. biar saja mereka bahagia..." Ucap ana kesal.


" Iya ana. Sabar aja lah, masih banyak laki-laki lebih baik lagi dari Dia.." Ucap rini sambil pergi meninggalkan bangkunya, karena ibu guru sudah memasuki ruangan kelas mereka...


Walau dengan hati yang penuh dengan amarah,Ana tetap berusaha mendengarkan Ajaran Guru kelasnya..

__ADS_1


Bel berbunyi tanda istrahat. Ana dan teman-teman nya pergi ke kantin, dengan tidak sengaja ana melihat sosok wanita Pelakor tersebut, ingin rasa nya ana menjumpainya dan menjambak-jambaknya. tapi ana tahan emosinya. Ana tetap fokus berjalan menuju kanti, karena tujuan mereka dan teman-temannya juga mau ke kantin. Mereka pun duduk dikanti sambil pesan makanan....


__ADS_2