PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU

PACAR PERTAMAKU, YANG MENDUAKANKU
Episode 10


__ADS_3

1 Tahun Kemudian


Dion pun selesai dengan masa PKL nya, selama ini mereka LDR, Hanya di hubungan dengan Handphone. Selama 1 Tahun ana dan Dion berjauhan, Akhir-Akhir ini Hubungan mereka Kurang Harmonis. Dion Jarang Kasih Kabar ke Ana. Itu yang Membuat Ana Jadi curiga terhadap Dion..


Sepulangnya Dion dari Medan, Dion Langsung pulang kampung, Sekolah Dion Masih meliburkan Para siswa yang baru Menyelesaikan Pendidikan PKLnya. Padahal Ana sudah tidak sabar ingin segera bertemu dengan Dion.. Tapi waktu belum mengizinkannya..


Satu Minggu sudah Berlalu. Dion pun kembali memasuki Sekolahnya, Dion Jarang menelepon Ana Selama di Kampung, Dan pada saat ini juga Dion sepertinya tidak ingin bertemu dengan Ana.


Ana tidak henti-hentinya memikirkan sikap Dion terhadapnya. Ana pun menjaga image nya, Ana tidak mau mengajak Dion untuk bertemu.


Hari-hari dilalui Ana sikap dion terhadapnya sangat Dingin. Hingga membuat Ana semakin tersiksa dengan perasaan cintanya. Ana yang sudah terlanjur mencintai Dion, tapi Dion Malah membiarkannya..


Hari-Hari ana hanya dibarengin dengan kesedihan dan tangisan yang tidak pernah berhenti...

__ADS_1


1 Minggu berlalu setelah Dion memasuki Sekolahnya, Tiba-Tiba ana Mendapat kabar dari Dion dan ingin mengajak bertemu. Perasaan ana Yang sempat tersakiti tiba-tiba seperti terobati dengan suka cita. Ana pun senang mendapat kabar dan ajakan dari Dion..


Ana dan dion pun bertemu disebuah Warnet, Ana sangat gembira.. Ini baru pertama Kali bertemu dengan dio semenjak dion pergi ke medan.. Ana melihat Wajah Dion yang semakin Putih membuatnya semakin Tampan. Ana benar-benar terpesona...


"Kenapa Baru ini ajak aku untuk bertemu? Apa kamu tidak merindukan ku?" Ucap ana Dengan wajah cemberut.


"Iya , satu minggu ini kami sibuk disekolah, karena kami baru masuk itu" Ucap Dion sambil megang tangan ana.


"Bukan, Hanya saja aku nggak sempat. Aku sibuk dengan semua Tugas PKL ku. Apa kamu baik-baik saja selama aku tinggalkan??"Ucap Dion memandangi Ana.


"Iya... sikap mu saja kurang baik-baik saja. Aku benar-benar mencemaskanmu. Sedikit pun kamu tidak memikirkan perasaanku" Ucap Ana denga sedih


"Maaf, Tapi Benar Aku hanya sibuk dengan tugasku, dan Kamu tau kan aku saja baru pulang dari kampung" Ucap Dion.

__ADS_1


"aku sama sekali Tidak mengetahui kamu dimana dan kemana. Jadi aku tidak tau kalau kamu pulang kampung" Ucap Ana


"Sudah Lah, Aku tidak Mau berantam. Kita baru bertemu tapi pertengkaran yang ada. Apa kita tidak Usah bertemu?" Ucap Dion


"Itu terserah kamu saja , jika memang itu yang kamu mau" Ucap Ana.


Ana saking kesalnya terhadap Dion, Ana pun Diam Tak Ngomong sepatah dua kata pun. Dion pun malah Ikut-ikutan dengan sikap Ana. Ana makin Kesal...


"Aku Pulang dulual aja" Ucap ana dengan Wajah marah.


"Tunggu.. Aku tidak tau apa Mau mu. Aku mengajakmu kesini karena rindu ingin jumpa. Tapi kamu malah ingin bertengkar.."Ucap Dion Sambil menarik tangan ana.


"Aku benar-benar kesal samamu Dion. Jika memang kamu tidak mencintaiku lagi, kamu katakan saja. Aku tidak akan memaksamu untuk mencintaiku.. " Ucap Ana sambil menangis.

__ADS_1


__ADS_2