
hari minggu yang cerah seorang gadis cantik yang sudah bosan berada di rumah sakit ingin sekali pulang ke rumah.
"bosan banget pengen pulang" ucapnya.
tiba tiba pintu terbuka dan muncul seorang perawat.
"pagi Nona Kiara" ucap suster itu.
"pagi, oh ya aku boleh pulang hari ini nggak" tanya Kiara.
"sebenarnya boleh nona tapi kata tuan Alvaro nona tidak di ijinkan pulang" ucap suster itu.
"kenapa begitu kan aku sudah tidak apa apa, oh ya kenapa suster manggil aku nona dan memanggil Alvaro tuan" tanya Kiara.
"rumah sakit ini kan milik tuan Alvaro, nona" jawab suster itu.
"punya Alvaro, baru tau aku" ucap Kiara dengan polos.
"oh ya nama suster siapa, biar Kiara enak manggilnya" tanya Kiara.
"Mirna nona" jawab suster yang bernama Mirna.
"oh, kira kira aku bisa pulang kapan" tanya Kiara.
"kata tuan Alvaro sampai nona Kiara sembuh total" jawab suster Mirna itu.
"oh begitu ya sudah suster Mirna boleh keluar, trimakasih atas informasi nya" ucap Kiara.
"iya nona permisi" ucap suster Mirna lalu keluar dari ruangan Kiara.
.
.
.
di rumah yang besar bahkan bukan seperti rumah melainkan seperti istana, ada dua orang kakak beradik yang sedang makan di meja makan, mereka berdua adalah Alvaro dan Kayla.
"kak, Kayla kangen sama mama papa" ucap Kayla.
__ADS_1
"udah makan dulu" ucap Alvaro yang tak mau membuat suasana menjadi sedih.
"kakak ih di kasih tau malah kayak gitu, nanti pas Kayla tiba tiba diem kakak nanya kamu kenapa kok nggak cerita nyenyenye" ucap Kayla.
"bawel, makan tinggal makan banyak omong" ucap Alvaro.
"ih nyebelin" ucap Kayla.
(aku tau kok kak, kakak nggak mau buat aku makin sedih, mangkanya kak Varo nyairin suasana) batin Kayla.
akhirnya mereka berdua makan tanpa ada yang berbicara.
setelah selesai makan Kayla berniat ingin pergi kerumah sakit untuk bertemu dengan Kiara.
Alvaro yang melihat Kayla akan pergi menghentikan.
"mau kemana" tanya Alvaro.
"pergi ke rumah sakit, mau nyamperin kak kiara" jawab Kayla.
"yaudah bareng kakak, kakak juga mau kesana" ucap Alvaro.
setelah selesai bersiap siap Alvaro dan Kayla pergi ke rumah sakit dengan menggunakan mobil sport nya.
ketika sampai di rumah sakit mereka berdua langsung masuk ke dalam menuju ruangan Kiara.
"hai kak Kiara" ucap Kayla sambil membuka pintu.
"eh Kayla sama siapa kesini" ucap Kiara karena belum melihat Alvaro.
"sama kak Varo, tapi dia lagi beli makanan sama minuman" jawab Kayla.
"oh gitu"
5 menit Kiara dan Kayla berbincang, akhirnya Alvaro datang.
KIEEET
suara pintu terbuka
__ADS_1
"eh kak Varoku yang ganteng udah Dateng, beli makanan ama minuman gitu aja lama" ucap Kayla yang awalnya senyum senyum langsung melihat kan wajah marah.
akhirnya mereka berbincang bincang.
.
.
.
berbeda dengan Kayla, Kiara dan Alvaro, seorang gadis cantik yang tak lain adalah Trisa ini terlihat sedih.
"kenapa dunia nggak adil si, gue punya keluarga selalu nggak ada buat gue, gue juga nggak bisa dapet cowo yang baik dan tulus sayang sama gue" ucap Trisa lirih.
ketika Trisa sedang meratapi nasib, tiba tiba handphone nya perbunyi tanda suara panggilan masuk.
(kak Rey) batin Trisa karena panggilan itu dari Rey.
"angkat nggak ya" ucap Trisa ragu untuk menjawab telphon.
Trisa lalu mengangkat panggilan dari Rey.
"halo" ucap Trisa.
"Sa, kamu sibuk nggak"
"nggak"
"mau keluar jalan jalan nggak"
(eh ini serius, waduuuuh nggak deh takut makan hati lagi) batin Trisa.
"nggak" setelah menjawab Trisa langsung mematikan panggilan secara sepihak.
di tempat Rey
"kamu kenapa ngejauh si Sa" gumam Rey.
bersambung
__ADS_1