PACARKU TERNYATA SAHABAT KECILKU

PACARKU TERNYATA SAHABAT KECILKU
EPISODE 13


__ADS_3

pagi yang cerah, seorang gadis cantik yang hendak pergi ke sekolah. sebelum dia pergi sekolah, dia membersihkan rumah terlebih dahulu.


setelah selesai bersih bersih, dia segera mengambil tasnya untuk pergi ke sekolah.


(kayaknya aku harus cari pekerjaan deh setelah pulang sekolah) batin gadis itu.


karena tidak ada ongkos untuk naik angkot, dia pun jalan kaki. di perjalanan ada mobil yang berhenti.


"masuk Ra" ya gadis itu adalah Kiara, dan mobil yang berhenti adalah milik Alvaro.


"nggak deh kamu duluan aja" balas Kiara.


"cepet naik Raaa" ucap Varo lagi.


"yaudah deh" akhirnya Kiara masuk kedalam mobil Alvaro.


di perjalanan tidak ada salah satu dari mereka yang membuka obrolan, hingga mobil Alvaro sampai di tempat parkiran sekolah.


"makasih kak" ucap Kiara.


"kak" tanya Alvaro.


"iya kenapa emang" jawab Kiara.


"lo nggak manggil gue Al gitu" tanya Alvaro lagi.


Al adalah nama panggilan yang Kiara buat untuk Alvaro saat kecil.


"dah ah" tanpa menjawab pertanyaan Alvaro, Kiara langsung turun.


"oh gitu, oke liat aja" ucap Alvaro karena kesal.


.


.


.


Sudah lama semua murid berkutat dengan bukunya, bel istirahat pun berbunyi.


KRIIIIIING

__ADS_1


semua murid yang berada di dalam kelas keluar, untuk pergi ke kantin. begitu juga dengan Kiara dan Trisa.


di perjalanan Trisa dan Kiara dihadang oleh perempuan yang biasanya menampakkan wajah angkuh, kini wajahnya nampak murung.


"ada apa ya kak" ucap Kiara, ya perempuan itu adalah Bianca.


"nggak ada cuman mau nanya, tau Bara dimana nggak" ucap Bianca.


(ih macam tak betul budak ni) batin Trisa.


"eum kurang tau kak" balas Kiara.


"yaudah, makasih" setelah itu Bianca pergi dari sana.


(aku harus tanya sama Al) batin Kiara.


(ennte kadang kadang ennte) batin Trisa.


"yaudah Ra, yok kantin" ucap Trisa.


"yaudah yok"


(siapa tau Al ada di kantin) batin Kiara lagi.


"lo nyari apaan si Ra" ucap Trisa.


"nggak ada, yok duduk sini aja" ucap Kiara.


belum beberapa lama Kiara dan Trisa duduk, tiba tiba ada yang merangkul pundak Kiara.


"hai Ra" ucap pria itu kepada Kiara.


(ini dia yang aku cari akhirnya muncul) batin Kiara.


(fenomena langkah, kak Varo ngerangkul Kiara keren abiezzz) batin Trisa.


"kamu tau kak Bara dimana" bisik Kiara kepada Alvaro.


hanya mendengar nama Bara saja Alvaro sudah geram, ingin sekali dia membun*hnya.


"nggak"

__ADS_1


"aku tanya serius Al, tadi Bianca tanya sama aku, habis itu wajah dia kelihatan murung" bisik Kiara kepada Alvaro lagi.


"nanti aku bawa kamu ke tempat dia" ucap Alvaro.


Rey, Raka dan Trisa yang mendengar Alvaro berbicara seperti itu ingin sekali bertanya.


"kalian berdua mau kemana" ucap mereka bertiga secara bersamaan.


"kepo" ucap Alvaro dengan dingin.


akhirnya makan dan minuman mereka datang. setelah selesai makan mereka langsung kembali ke kelas, karena bel masuk sebentar lagi juga berbunyi.


.


.


.


waktu pulang sudah datang para murid pun berhamburan keluar kelas, seperti biasa Trisa dan Kiara akan menuju gerbang, lalu di gerbang mereka akan berpisah.


Trisa yang sudah di jemput meninggalkan Kiara. sudah 15 menit Kiara menunggu, tapi angkot satupun tidak ada yang terlihat. hingga ada sebuah motor yang datang dengan pengendara pria.


"ayo naik Ra" ucap pria itu.


"eh, nggak deh" balas Kiara.


"katanya mau tau tempat Bara dimana" ucap pria itu lagi.


"oh iya, yaudah yuk Al" ucap Kiara, ya pria itu adalah Alvaro.


"gercep amat si" gumam Alvaro kesal.


belum sampai di tempat yang mereka tuju, tiba tiba handphone Alvaro berbunyi tanda ada telfon masuk.


"bentar Ra" ucap Alvaro sambil menggambil handphone dan mengangkat telfonnya.


di telfon


"..."


"APA" ucap Alvaro terkejut.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2