PACARKU TERNYATA SAHABAT KECILKU

PACARKU TERNYATA SAHABAT KECILKU
EPISODE 06


__ADS_3

Pagi hari yang cerah di sekolah yang terletak di Italia, tetapi berbeda dengan perasaan Trisa, dia sangat merindukan sahabat nya yang sudah hampir sebulan tak sadar karena kecelakaan itu dan juga Rey orang yang dia suka. Tetapi Trisa sadar Rey tidak menyukai nya melainkan menyukai sahabatnya yaitu Kiara.


"Ra elo nggak kangen apa ya sama gue" ucap Trisa dengan wajah sendu.


"kenapa si hidup gue kayak gini, sahabat gue belum sadar karena kecelakaan itu terus orang yang gue suka nggak suka sama gue" ucap Trisa.


"dah ah gue nanti pulang sekolah ke rumah sakit aja" ucap Trisa.


_jam istirahat_


"males mau keluar kelas tapi kebelet, dah ah ke toilet aja" ucap Trisa.


Sebelum sampai di toilet Trisa bertemu seorang pria yang benar benar sangat dia kenal, tetapi bukannya di sapa Trisa malah terus jalan.


(kenapa ya gue rasa Trisa ngejauh) batin Rey.


Dan benar saja pria itu tak lain adalah Rey, cowo yang Trisa suka.


"yaudah lah" gumam Rey lalu melanjutkan langkahnya.


_di toilet_


"gue harus bisa" ucap Trisa dengan senyum yang lebar.


Setelah dari toilet Trisa langsung kembali ke kelas tanpa menuju kemana mana.


bel masuk berbunyi


KRIIIIIIING


Trisa yang memikirkan banyak hal akhirnya tak fokus belajar, hingga Bu Linda menyadari.


"Trisa kamu dari tadi nggak dengerin ibu ya" ucap Bu Linda.


"denger kok Bu" balas Trisa.


"ya sudah coba jelaskan kenapa cicak terbang" ucap Bu Linda.


"emang ada cicak terbang" jawab Trisa.


"tuh kan kamu nggak ngedengerin ibu, keluar dari pelajaran ibu sekarang" ucap Bu Linda.


"t-tapi bu"


"cepat"


"iyaaa buu"


Trisa pun keluar kelas "ih nyebelin banget si, gitu aja di keluarin" ucap Trisa.


jam pulang masih kurang setengah jam, Trisa yang bingung mau kemana akhirnya menuju kantin.

__ADS_1


_di kantin_


"eh mbak Trisa udah lama nggak kelihatan, ngapain jam kesini ke kantin mbak" ucap penjual bakso langganan Trisa dan Kiara.


"di keluarin dari kelasnya Bu Linda" balas Trisa.


"oh gitu, oh ya mbak Kiara lama sekali ya tidak sadar dari kecelakaan itu. saya jadi kangen" ucapnya lagi.


"iya aku juga kangen, rencananya si pulang sekolah aku mau jenguk dia" ucap Trisa.


"oh gitu, mbak Trisa nggak pernah beli bakso saya lagi udah bosen ya mbak makan bakso saya"


"nggak, tapi saya malas ke kantin nggak ada teman"


"waduuuh yang sabar ya mbak Trisa"


"iya"


"eh iya mbak nanti sebelum pulang ke saya dulu ya"


"buat apa buk"


"sudah ke saya saja dulu"


baiklah, saya ke kelas dulu ya bel pulang juga bentar lagi bunyi"


"iya mbak"


"udah sepi aja ni kelas" gumam Trisa.


Trisa langsung mengambil tas dan menuju ke kantin sesuai yang di minta pedagang bakso itu.


"bu"


"eh mbak Trisa, ini saya kasih bakso gratis. saya tau mbak Trisa belum makan apa apa"


"wah trimakasih ya bu"


"iya"


"yasudah saya pergi dulu"


"iya mbak hati hati dijalan"


"iya"


_di mobil_


"pak antar saya ke rumah sakit ya" ucap Trisa.


"baik non Trisa" balas supir Trisa.

__ADS_1


Setelah sampai di rumah sakit "pak, bapak pulang aja nggak usah nunggu saya, saya lama di dalem. setelah Maghrib jemput saya" ucap Trisa.


"oh baik non"


"ya sudah saya masuk dulu"


"iya non"


Trisa pun masuk menuju ke ruangan dimana Kiara di rawat.


setelah berada di ruangan Kiara, Trisa memakan bakso yang di berikan tadi. Trisa makan tanpa wadah mangkuk melainkan tetap berada di plastik.


setelah selesai dia makan, dia ke toilet lalu kembali duduk.


mata Trisa melebar ketika melihat tangan sahabatnya yang sudah terbaring sebulan itu bergerak, Trisa pun memanggil dokter.


"dok, dokteeeer" panggil Trisa.


"iya kenapa ya"


"tangan Kiara bergerak dok"


"saya cek terlebih dahulu"


dokter pun mengeceknya, setelah selesai dokter melangkah ke arah Trisa "pasien sebentar lagi siuman ditunggu saja" ucap dokter.


"benar kah dok" ucap Trisa memastikan dengan mata berbinar.


"iya, kalau begitu saya permisi dulu"


"iya dok terimakasih"


tak menunggu lama, benar saja Kiara membuka matanya.


"Sa"


Trisa yang mendengar namanya di panggil menoleh ke arah dimana suara itu berasal.


"Ra akhirnya lo bangun juga, gue kangen banget tau nggak sama lo" ucap Trisa.


"emang aku selama itu ya nggak bangun" balas Kiara.


"udah sekitar sebulan Ra"


"hah lama amat, oh ya anterin aku ke ruangan nenek dong Sa pastinya aku udah lama kan nggak jenguk nenek" ucap Kiara.


Trisa yang mendengar ucapan Kiara diam sesaat memikirkan bagaimana menjawabnya, dan akhirnya Trisa berusaha memberi tau kepada Kiara.


"Ra, nenek lo udah nggak ada"


_bersambung_

__ADS_1


__ADS_2