
Setelah rekreasi di pantai itu Radja dan Restu menghadapi masa dimana mereka harus berjuang untuk kelulusan. Namun bukan Radja dan Restu namanya jika mereka berdua tidak mendapatkan hasil yang terbaik, meskipun begitu mereka tidak berbangga diri ataupun berbesar kepala mereka tetaplah dua cowok idola yang rendah hati.
Saat ini mereka berdua sedang berbagi tugas untuk membantu Ratu mencapai hasil terbaik di sekolahnya, supaya bisa lulus ujian masuk ke sekolah mereka. Ya.... meskipun Ratu adalah putri pemilik sekolah namun aturan tetaplah aturan bagi calon siswa baru persyaratan tetap berlaku tanpa memandang status.
Sore ini keluarga Adiswara tengah berkumpul di ruang keluarga dengan segala aktifitas masing-masing.
Bunda dengan squadnya, Ayah dengan laptopnya, Ratu mengerjakan tugas dengan dibantu Radja.
Yang ini benar gak mas...
bagaimana kalau misalnya begini caranya mas...
Yes kan adek memang hebat....
Seperti itulah keseruan Ratu saat menyelesaikan tugasnya, sesekali ayah membantunya. Bagaimana dengan Bunda?...
Bunda fokus dengan groupnya kadang senyum-senyum dan tertawa cekikikan. Namun tiba-tiba.....
"Adek....Bunda dengar adek mau nyemplung ke laut sendirian ya?" Kata Bunda.
"Tidak takut diculik sama dugong apa dek?" Sambungnya lagi.
Mendengar pertanyaan Bunda, Ayah dan duo R Kemudian menghentikan aktifitas mereka dan menatap Bunda, sedangkan yang menjadi pusat perhatian masih sibuk dengan ponselnya, namun tidak lama kemudian diletakkan ponsel tersebut.
(It's quality time with family guys)
"Kok dugong Bunda?" Tanya Ratu.
"Tidak ada yang lebih keren dikit kah Bund, Prince of Duyung gitu Bund." Protesnya.
Cinta dan Gending datang dengan membawa teh manis dan pisang goreng krispi serta jambu kristal yang sudah dipotong-potong.
Seketika Ayah dan Radja menyambar pisang goreng tersebut, sedangkan Ratu lebih memilih makan jambu kristalnya, bukan karena apa ia tidak mengambil pisang gorengnya tapi karena ia mau menjaga tenggorokannya serta kualitas suaranya demi memenuhi janjinya kepada Restu.
"Memangnya mbak Ratu bisa berenang Bund, la wong di kolam sendiri aja pakai bebek-bebekan kok. " Celetuk Cinta sambil mengunyah jambu kristalnya.
"Rese ih mbak Cinta.... stop balikin jambu kristalnya Ratu. " Sahut Ratu membalas Cinta.
Namun Cinta mengolok sambil menjulurkan lidahnya.
Keseruan sore yang selalu memenuhi ruangan dengan candaan serta gurauan yang menjadi ciri khas dari keluarga ini.
__ADS_1
Banyak nasehat yang selalu diberikan melalui pembicaraan santai tanpa harus menjadikan anak-anak tersangka saat melakukan kesalahan.
Darimana Bunda tahu kejadian yang dialami Ratu saat rekreasi?
Siapa lagi tersangkanya kalau bukan Bapak Kepala Sekolah yang sudah diberi mandat oleh Ayah untuk menjaga putri semata wayangnya.
"Lain kali bawa bebek-bebekannya mbak kalau mau ke pantai jadi mas Radja dan mas Restu gak perlu khawatir. " Sahut Gending.
"Ih mbak Gending mah gitu.... Ayah potong uang saku duo cincin di dinding." Jawab Ratu merajuk.
Suasana ruang keluarga itu menjadi hangat karena candaan yang mereka lontarkan.
...~~~~...
Hari ini adalah hari dimana Radja dan Restu terakhir menyandang gelar sebagai siswa TUNAS HARAPAN.
Hari ini akan diadakan acara pelepasan siswa siswi kelas 12 yang telah menyelesaikan ujiannya dan mendapatkan surat kelulusan dan dinyatakan lulus murni.
Kelas 12 dari TUNAS HARAPAN dinyatakan lulus semua dengan nilai unggul dibanding sekolah lain.
Siang ini para siswa Sekolah TUNAS HARAPAN mengikuti acara pelepasan atau lebih kerennya PENSI atau FAREWELL PARTY atau apalah yang jelas kalau jaman saya dulu perpisahan... biasanya jadi ajang mewek berjamaah lah apalagi yang punya gebetan tapi belum sempat nembak sudah keburu perpisahan nah jadi ajang pencarian jodoh juga kan.
Susunan acara dibagi menjadi 2 sesi.
Sesi kedua adalah sesi ramah tamah yang dihadiri oleh seluruh siswa Sekolah TUNAS HARAPAN.
Nampak ayah bunda mami dan papi bersama bapak kepala sekolah sedang bercakap-cakap santai di meja VIP.
Para guru membantu mempersiapkan segala sesuatu sesuai tugas masing-masing, sedangkan Radja, Restu dan Ratu melakukan test sound di panggung.
Terlihat Safira curi-curi pandang kearah panggung melihat interaksi ketiganya, hatinya masih tidak merasa nyaman dengan adanya Ratu diantara Radja dan Restu, rasa penasaran masih menghantui pikirannya tentang status Ratu sebenarnya.
"Itu cabe-cabean siapa sih sebenernya" Kata salah satu temannya
"Genit amat sih... sok centil mau narik perhatian idola kita lagi. " Sambung yang lainnya.
" Sok lagi mau gabung sama band Kak Radja dan Kak Restu, emang bisa apa? " Kata teman disebelah Safira.
Safira hanya diam menyimak teman-temannya membully Ratu dari jauh, karena ia belum terlalu paham sepak terjang Radja dan Restu di sekolah, ia hanya dengar kalau mereka berdua serba bisa di segala hal.
Acara ramah tamah dimulai dengan penampilan band Radja dan Restu minus Ratu sebagai pembukaan. Ratu duduk bersama ayah dan bunda serta bermanja-manja dengan mami dan papi. Mereka menikmati hidangan yang telah disediakan oleh pihak sekolah.
__ADS_1
Bermacam-macam persembahan ditampilkan oleh masing-masing club dan juga unjuk bakat siswa secara perorangan.
Safira mendekat ke meja dimana Radja Restu dan Ratu berada, sedangkan para orang tua sudah pulang terlebih dahulu.
" Abang... Safira ikut gabung boleh? " Tanyanya lemah lembut
Radja dan Restu menoleh dan diam tanpa menjawab. Karena merasa tidak enak akhirnya Ratu mempersilahkannya untuk duduk dan bergabung. Namun begitu Safira duduk teman-temannya langsung menyerbu meja tersebut dan ikut duduk sampai salah satu dari mereka mengusir Ratu karena tidak kebagian tempat duduk.
Ratu mengalah dan beranjak dari meja tersebut dan mencari meja lain.
Setelah kepergian Ratu mereka mulai berusaha menarik perhatian kedua idola tersebut namun sikap yang ditunjukan berbeda saat bersama Ratu si cabe-cabean tadi menurut mereka. Safira hanya diam bukan berarti diam itu emas tapi diam untuk menyimak dan mencari celah supaya dirinya bisa masuk.
Sebagai acara puncak penampilan band Duo R sangat dinantikan oleh seluruh warga sekolah. Restu menghampiri Ratu untuk ikut naik keatas panggung, disana sudah ada Radja dan teman-temannya udah menunggu. Safira diam memperhatikan semuanya dalam hatinya berkecamuk berbagai macam rasa penasaran seperti rasa permen rame rasanya.
Saat mereka mau memulai aksinya tiba-tiba dari arah samping ada yang bersuara
"Kak.... kami request Safira jadi vokalisnya. "
Setelah itu terdengar riuh suara yang meminta Safira naik keatas panggung. Karena suasana tidak kondusif maka Radja menyetujui kalau Safira menjadi vokalisnya, Ratu mundur hendak turun namun oleh Restu ditahan tangannya. Kemudian Restu menyerahkan posisi keyboard kepada Ratu sedangkan dirinya mengambil gitar cadangan.
Suasana dipenuhi alunan suara musik namun hanya beberapa saja yang menikmatinya selebihnya mereka menikmati makanan dan bersenda gurau tanpa memperhatikan kearah panggung.
Setelah Safira selesai bernyanyi barulah mereka memberikan aplouse sebagai hadiah karena sudah meramaikan suasana (dicuekin ya mbak wkwkwkkwkw)
Tak lama kemudian Restu dan Radja mengambil mikrofon dan menyampaikan rasa terimakasih kepada semua yang sudah hadir.
" Saya perkenalkan yang memegang keyboard tadi yang dari tadi diacuhkan dan dianggap remeh oleh sebagian dari kalian adalah adik saya. Dia akan menjadi siswi baru disini nanti saya mohon bimbing dia. " Kata Radja memperkenalkan Ratu.
Sementara teman-teman Safira hanya mampu terbengong tanpa bisa berkata-kata karena tingkah laku mereka.
Setelah itu Radja, Restu dan Ratu mpersembahkan lagu dengan posisi vokalis dipegang oleh Ratu. Dengan suara merdunya serta kolaborasi yang mempu menghipnotis seluruh penonton yang hadir Ratu membawakan lagu " SEE YOU AGAIN " by Charlie putt. ( Kalau penasaran suara imut Ratu mirip dengan suara Jannae W... hanya mirip ya buat acuan saja)
Suara merdu Ratu membuat siapaun enggan untuk beranjak barang selangkahpun.
Karena merasa kalah lagi selangkah, akhirnya Safira keluar ruangan untuk mencari udara segar. Tepat di depan pintu Safira bertemu dengan mantan ketos
"Kamu salah kalau sampai mengusik Ratu, karena ia adalah adik kesayangan dari Radja dan Restu dan kamu ingat saja apa yang kamu rencanakan tidak akan pernah berhasil. " Kata sang mantan ketos.
"Seperti rencana kamu tadi menggiring opini publik untuk membuatmu dekat dengan mereka.... sayang sekali rencana kamu telah tercium mereka berdua dan juga kami anggota band. " Sambungnya sambil melangkah pergi meninggalkan Safira.
Safira ini maunya bagaimana ya bingung juga nih... selalu memperhatikan tapi juga berencana gak baik buat Ratu, maunya sama mas Radja atau abang Restu sih janganlah keduanya diembat gitu, sebelkan... keselkan.... bingungkan.... saya juga hehehheh..
__ADS_1
Stay kelanjutannya ya sudah mau LDR nih ceritanya si abang sama pemilik hatinya.
Sampai ketemu diepisode selanjutnya ya.