Pelabuhan Akhir Perjalanan Cinta

Pelabuhan Akhir Perjalanan Cinta
SANG RATU NGAMBEK


__ADS_3

Setelah mengacaukan permainan monopoli karena mendengar kabar kalau Restu akan melanjutkan study nya ke kota sebelah, Ratu naik untuk kembali ke kamarnya. Entah mengapa Ratu merasakan ada yang salah dengan perasaanya.


Ada yang hilang, ada yang kurang dan ada yang lain dengan perasaannya. Apakah itu cinta ? entah lah yang pasti Ratu merasakan sangat berat dan tidak rela Restu jauh darinya.


Ayah, Bunda, Radja, Cinta dan Gending terbengong-bengong menatap kepergian Ratu dengan heran dan dengan segala pertanyaan yang melintas dipikiran masing-masing, Ratu kenapa? Ratu salah makan apa? Ratu lagi datang tamu? Ratu ini, Ratu itu dan lain-lain praduga yang terpikirkan.


Tiba-tiba saja Kanjeng Bunda tersenyum lebar penuh kemenangan yg membuat ke empat personel di ruang keluarga tersebut menatap heran.


" Akhirnya 3R akan bersatu. " Seru Kanjeng Bunda kegirangan yang membuat mereka semakin penasaran. (Wah 3R .... mirip ukuran foto ya.... wkwkkwkwkwkkwkw)


kemudian Bunda pun berdiri melenggang pergi meninggalkan ke empat personel yang sedang kebingungan,


" Time to call cabes (calon besan) dulu, harus cepat-cepat di booking ini mah. " seru Bunda kemudian bersenandung


🎶la la la la la la la la.... idihhhh.. idihhhh🎶


(pastinya tahu kan lagu apa yang disenandungkan Kanjeng Bunda)


3R, cabes, booking.... ke tiga kata tersebut membuat Ayah, Radja, Cinta dan Gending garuk-garuk kepala yang tidak gatal.

__ADS_1


Akhirnya Ayah memilih pergi ke pos satpam bersama pak RT dan pak Barata untuk bermain catur, Radja ke lapangan basket kompleks karena tadi Restu telphone sedangkan duo Cincin dan Dinding kembali ke dapur.


Ratu berada di kamarnya, entah apa yang dikerjakannya selalu tidak memuaskan moodnya bagai awan yang mendung setelah mendengar Restu akan jauh darinya.


Dari baring-baring di tempat tidur, lalu nonton tv, bosan buka aplikasi nonton steaming eh dapat film yang membuat suasana hati semakin melow, akhirnya hanya bisa mondar-mandir bolak balik dari balkom ke kamar. Entah berapa kali Ratu mondar-mandir sehingga karena kecapekan akhirnya terlelap.


( Adakah yang sama seperti Ratu)


Kenyamanan Ratu terbuai mimpi di pulau kapuk terganggu dengan suara berisik di lantai bawah, ada apa sih di bawah?


Dengan rasa malas Ratu turun, dan ternyata pembuat moodnya ambyar sedang bercanda bersama di ruang makan.


" Baru bangun dek? " tanya Restu.


Dengan heran Restu bertanya kepada Radja melalui kode yang kemudian dijawab dengan kode tutup mulut.


 


Pagi ini Restu ke rumah Radja untuk berangkat bersama kesekolah.

__ADS_1


" Selamat pagi Bunda, selamat pagi Ayah. "


sapa Restu saat berada di ruang makan.


" Sudah sarapan bang? " tanya Bunda yang dijawab Restu kalau sudah makan bersama Mami dan Papi.


Ratu terlihat cuek terhadap Restu yang membuatnya bingung dan heran karena tidak biasanya Ratu akan ngambek selama ini.


" Mas, antar Ayah dulu ke kafe xx ya, Ayah ada meeting disana. " Kata Ayah mencairkan suasana.


Ratu yang mendengarnya langsung protes. Namun belum sempat Ratu buka suara Bunda berkata


" Adek berangkat sama Abang saja. " Mendengar perkataan Bunda Restu merasa senang karena mempunyai kesempatan untuk bertanya penyebab Ratu ngambek kepadanya,


Sedangkan Ratu melotot semakin protes. Namun akhirnya Ratu nurut juga, karena kalau Bunda sudah berkata pastinya tidak ada yang bisa melawan (Kanjeng Bunda selalu benar wakakkakaka).


Terkadang kita merasa tidak terima jika dia yang selalu menemani kita hilang namun kita tidak menyadari saat dia masih didekat kita.


Setiap kejadian adalah berkat yang tersembunyi.

__ADS_1


sampai jumpa di episode selanjutnya y masih dengan Ratu yang ngambek dan bagaimana cara Restu meluluhkannya.


Salam sehat Pemirsa... jaga pola makan dan selalu patuhi protokol kesehatan ya.


__ADS_2