Pembalasan Psikopat

Pembalasan Psikopat
FLASHBACK


__ADS_3

Flashback


King, Atha dan semua anak kelas 11 IPS 3 duduk berkumpul di ruangan besar yang luas tampak seperti ruang santai yang sangat jarang di pakai oleh pemilik rumah itu. Alex dan Josua melongo melihat kediaman besar milik Atha yang ukurannya berkali kali lipat lebih besar dari rumah mereka yang hanya sebuah rumah sederhana.


“ wahhh... Thaa... ini rumah keren banget... gue ingin punya deh yang kayak begini suatu saat nanti biar mak sama bapak gue gak kedinginan kalau hujan datang...” ucap Josua dengan jujur.


“ Heh bro.. makanya kerja dan belajar yang tekun biar kita bisa bangun rumah segede ini, buat keluarga dan buat kita di masa depan, gue pasti yakin kalau kita berusaha maka semua akan ada hasilnya,” celetuk Alex yang sama terpukaunya dengan Josua.


“ den.. ini sama kayak rumah lo dan Jin-ji besar banget, ehh tunggu kalian smeua kan memang punya rumah yang besar heheheh... Cuma kita berdua yang kentang...” seloroh Josua yang berjalan berkeailing menatap furnitur unik di rumah itu.


“ apaan Jos, kita masih di posisi yang sama, rumah gue gede kan bukan punya gue, itu punya orangtua gue jadi gue gak punya hak buat ngakuin kerja keras orangtua gue jadi milik gue pribadi, kita sama, gak berbeda!” ucap Raiden.


“ bener, kalian berdua jangan bicara begitu, kami malah jadi malu karena ucapan kalian,” ucap Beer.


“ lagian punya rumah besar tapi kalau gak di huni dan kalau yang menghuni seperti setan buat apa, gak seru Lex, gue malah iri sama keluarga lo yang sekalipun tinggal di rumah sederhana selalu rukun nggak kayak rumah gue yang bertengkar setiap hari,” ucap Diana.


“ Sudah sudah, kalian datang mau curhat ini? Atau mau membicarakan urusan kita?” Bobby menengahi mereka.


“ ehhh iya juga ,”


“ Jadi bagaimana King?” tanya Jin-ji . Mereka semua menatap pria itu dengan serius, King yang memanggil mereka kesini dengan tujuan yang belum mereka ketahui.


“ Seperti yang kalian ketahui pak Bima adalah salah satu kaki tangan dari pelaku yang menyebabkan Kiel meninggal, adik gue celaka dan bahkan ...” king melirik Hana yang terus diam dan menunduk.


“ Bahkan menjadikan Hana target selanjutnya,” ucapnya dengan jelas.


“ Jadi ini semua ulah Pak Bima sialan itu!?” Raiden terbawa emosinya.


“tenang dulu, lo main mengamuk saja , belum juga kelar dia jelasinnya, tenang den.. tenang...” ucap Diana sambil menahan pria itu agar tak merusak suasana.


“Ck... gue gak sabar, sahabat gue mati tanpa tahu penyebabnya, Kiel gak bakal mungkin melakukan bunuh diri, dia bukan pria sedangkal itu, “ ucap raiden.

__ADS_1


“ ucapan raiden benar, “ Atha mengambil alih pembicaraan.


“ kematian Kak Kiel adalah kematian yang disengaja oleh pelaku sebenarnya dari setiap kejadian beruntun yang menimpa sekolah kita,” jelas gadis itu sambil menunjukkan layar laptopnya berisi pesan terakhir Kiel pada unggahan sosial medianya.


“ tulisan ini...” Atha menunjuk pesan Kiel yang dirasa ambigu.


“ Kak Kiel tidak pernah menulis dengan cara yang kaku seperti ini sekalipun dia menulis dengan terburu-buru, tata bahasa kak Kiel lebih buruk dari ini, kata kata ini jelas adalah rancangan seseorang yang memerintah kak Kiel untuk menuilisnya agar seolah olah kak Kiel memang berniat untuk bunuh diri,” jelas Atha.


“ Dan disini ada kata ‘ benar seperti kata mereka, tak ada yang menginginkan ku..’,” Atha membacakan penggalan pesan Kiel.


“ Mereka yang dimaksud kak Kiel disini siapa? Dan apa yang dia katakan tentang tak ada yang menginginkannya padahal setiap hari dia berbicara denganku dan menceritakan betapa bahagianya dia di kelasnya karena menemukan orang orang sepemikiran seperti kalian, tentu hal ini bertolak belakang dan membuatku merasa aneh,” jelas Atha.


“ Pak Bima sendiri mengaku kalau ada yang memerintahkannya , dan kami sudah menemukan siapa pelakunya,” ucap King sambil menunjukkan foto seorang pria yang jadi dalang dibalik semua kejadian ini.


“ Apa!?” mata mereka semua terbelalak melihat foto seorang anak laki laki di layar ponsel King.


“ Di... dia?” Beer terbelalak tak percaya.


“ King jangan mengada-ada ada, bagaimana mungkin anak seperti dia yang jadi dalang semua kejadian ini?” Brian tak percaya dengan apa yang mereka temukan.


“ Kurasa salah satu korbannya bisa bersaksi disini? Bukankah kau mengenalnya Hana?” King menatap Hana yang sejak tadi diam dan menunduk.


Mereka semua menatap gadis itu. Hana menunduk sambal mencengrak ujung kaosnya, dia telrihat gemetaran dan gugup. Tak berani melihat kea rah ponsel King dan terlhat pucat.


“Hana ada apa denganmu?” Bob panik melihat keadaan Hana yang tiba tiba berubah.


“ Hana bicaralah, jika kau tak mengungkapkannya maka selamanya pria bajingan itu tidak akan pernah di tangkap dan perbuatan bejatnya pada korbannya tak akan terungkap, “ Atha membujuk Hana.


“ Semua pilihan ada di tanganmu, jika kamu memilih untuk mengungkapkan semuanya maka aku akan menjamin keselamatanmu ,” ucap King.


Sejenak suasana terlihat hening, mereka semua menatap ke arah Hana yang tampak ketakutan dan gemetar .

__ADS_1


“ Hana lihat aku!!” Atha berdiri di depan mereka semua.


“ Hana lihat aku!!" senggak Atha sampai membuat gadis itu mengangkat kepalanya dengan ragu dan menatap Atha dengan mata berkaca-kaca.


“ perhatikan baik-baik,” ucap gadis itu sambil membuka kaosnya begitu saja di depan mereka semua.


“ haishhh apa yang kau lakukan Atha?” bentak Brian yang tak suka dengan cara Atha.


“ heh sudahlah jangan sok polos Brian!” ucap Atha yang tak masalah jika dirinya dilihat hanya mengenakan crop top.


“ Lihat ini Hana, aku adalah korban pelecehan oleh pengawal kepercayaan keluarga kami sendiri, bertahun tahun aku hidup dalam ketakutan dan tak berani berbicara dan hasilnya aku yang menderita, dua kali aku mengalaminya dan luka luka di seluruh tubuhku ini adalah bukti bisu Ketika aku mencoba melakukan bunuh diri,” Atha mengakuinya secara terang teragan di depan mereka semua.


“ Apa?” sontak mereka semua terbelalak dengan pengakuan gadis itu


“ Nona muda anda tidak harus mengatakan ini…” Jack tampak masuk dan menengahi pembicaraan mereka, dia sangat tidak suka jika nona mudanya membicarakan masa kelam itu.


Atha tersenyum lembut,” kak Jack, aku sudah pulih berkat kak Kiel aku tak bisa terus berada dalam lingkaran trauma itu, aku ingin anak anak perempuan yang jadi korban seperti diriku bisa bangkit dan melawan mereka yang berlaku bejat, tenanglah, tak apa apa,” ucap Atha yang untuk pertama kalinya berubah menjadi sosok gasis yang lebih tenang dan dewasa.


“ta.. tapi nona...


“ Sudah , tak apa kak, dengarkan saja dulu,” ucap gadis itu.


Atha melanjutkan penjelasannya. Mereka semua tentu terkejut dengan hal ini, bahkan Hana sendiri tak menyangka kalau perempuan di depannya itu adalah perempuan terkuat yang pernah dia temui.


“ Jadi bagaimana , kau mau cerita?” tanya Atha sambil duduk dengan tenang. King memakaikan jaketnya untuk menutupi tubuh Atha,” pakai bajumu, lain kali jangan begitu,” bisik King .


Hana menatap mereka semua sambil menggenggam lengan Bobby,” aku.. aku akan cerita..” jawab gadis itu.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2