PENGACARA YANI

PENGACARA YANI
12 . Rumah Loli


__ADS_3

..." maaf Nona kalian tidak bisa masuk kedalam " ucap satpam yang berada di depan pagar rumah milik loli ....


..." kenapa kami tidak bisa masuk pak, ini sangat penting " ujar Yani geram...


..." maaf sekali Nona, saya tidak bisa karna di dalam tidak ada orang " ucap satpam dengan ketus ....


..." benar kah tidak ada orang di dalam ?" tanya Aldo dengan mata menatap tajam kearah jendela rumah paling atas ....


..." be benar tuan " gugup satpam dan sesekali menoleh kearah jendela ....


...benar saja ada seseorang yang sedang mengintip dari jendela ia takut jika harus bertemu dengan dewi dan kedua temannya...


..." baiklah kalau begitu kami akan pergi, jika kau ingin mengusir kami kau tidak perlu berbohong, usir saja kami dan saat itu juga kami akan pergi " tegas Aldo lalu pergi mendahului Yani dan Dewi ....


..." Yang benar aja do kita perlu bicara sama loli " ucap dewi dengan nada sedikit keras ....


..." ya aku tau wi, bahkan untuk berdiri di depan gerbang nya aja kita gak di kasih , jadi mau gimana masuk nya ?" tanya Aldo menahan amarah....


..." aku tau " saran Yani ....


..." maksud kamu ?"...


..." kita minta loli untuk ngijinin kita masuk " usul Yani dengan sedikit tersenyum ....


..." wah.... kamu pinter deh yan gak salah aku milih kamu, jadi sahabat aku yang bodoh ! , percuma kamu pengacara !!" ujar Dewi geram ....


..." Yan Yan, kamu gimana sih, itu kan rumah nya dia, sudah pasti kalau dia yang nyuruh satpam tadi untuk berbohong " ucap Aldo menatap sinis kearah Yani ....


..." iya iya aku memang bego "...


..."bagus , kamu sadar juga " ejek Dewi ....


..." udah udah , jalan terakhir nya kita harus manjat "...

__ADS_1


..." apa ?!, iya kali manjat kamu mau ngajarin aku jadi pencuri ?!" tanya Yani polos ....


..." ya enggak lah, jadi mau gimana lagi coba ?!" Aldo kembali bertanya pada Yani ....


..." tapi itu benar juga, kita cuman cari waktu yang tepat aja " ucap Dewi mencipitkan matanya ....


..." waktu yang tepat ?" tanya Yani ....


..." gimana nanti sore aja wi kayak nya itu bagus " usul Aldo pada Dewi ....


..." kok sore, ternyata kami lebih bodoh ya ketimbang Yani, kalau kita manjat sore yang ada kita masuk nya ke penjara bukan ke rumah loli , karna kita bertiga ketahuan manjat rumah orang tanpa ijin pemilik rumah sore kan masih ada orang yang b berlewatan Aldo " gerutu Dewi menahan amarahnya melihat kedua sahabatnya itu ....


...Yani tertawa kecil sambil melihat Aldo dengan wajah kesalnya "kita sama sama bodoh ternyata " ejek Yani menaik turunkan kedua alisnya ....


..." bacot " kesal Aldo ....


..." gimana kalau malam aja wi " saran Yani ....


..." betul juga wi malam kan semua orang udh tidur, apa lagi jam dua belas malam " ucap Aldo menabahkan ....


..." kenapa jam sebelas malam ?"...


..." Karna itu membutuhkan waktu yang lama untuk masuk kedalam jadi sebelum jam dua belas malam kita udah harus masuk kedalam rumah loli " ucapnya panjang lebar ....


...mereka bertiga pun menunggu di dalam mobil yang sedikit jauh dari pekarangan rumah loli, kalau dekat bisa saja mereka akan di usir lagi dari sana,...


..." Yani ! Dewi ! bangun ini udah jam sebelas " panggil Aldo kepada kedua sahabat nya itu yang sedang tertidur dengan pulas ....


..." yan, yan bangun kita gak boleh tidur " ucap Dewi sambil menggoyang kan tubuh Yani sedikit keras ....


..." udah jam berapa " tanya Yani dengan suara serak khas orang bangun tidur ....


..." sebentar lagi jam sebelas kita harus masuk kedalam " ucap Aldo menatap rumah loli dari jauh ....

__ADS_1


...suara jangkrik berhamburan dari setiap sisi pepohonan yang ada, dan diikuti dengan suara cicak yang saling bersahutan satu sama lain , malam yang begitu indah, dengan bulan yang begitu terang berada di atas langit sebagai penerang di malam hari. Dewi Yani dan Aldo berjalan sambil menatap ke sekeliling memastikan tidak ada yang melihat mereka yang ingin masuk kedalam rumah loli....


..." ayo manjat " ucap Aldo pada Dewi , yang di balas anggukan oleh Dewi, ia pun langsung memanjat dengan pelan agar tidak mengeluarkan suara berisik , mereka memanjat pagar belakang rumah loli jika di mereka memanjat pagar depan bisa saja satpam itu melihat mereka dan membawa mereka kepenjara . Dewi pun sudah masuk kedalam rumah loli kini giliran Yani, dengan cepat Yani melakukan nya hingga masuk kedalam, Aldo dan Dewi yang melihat iyabi cepat mwlakukanya merasa kalau Yani sering memanjat pagar rumah sepertinya , Aldo pun mulai memanjat dengan pelan , Yani dan Dewi yang sedang menatap Aldo berpaling dengan cahaya senter yang mendekat kearah mereka sontak membuat mereka, apa lagi Aldo yang masih dia atas pagar merasa takut dengan cepat ia melompat, sehingga memberikan suara yang begitu keras saat ia jatuh ke halaman rumah loli ....


..." siapa itu ?" tanya satpam yang sedang melakukan pengawasan, sontak matanya membulat saat melihat tidak ada siapa siapa di sana, ya memang dia sedikit takut, tapi ia tepis itu untuk tetap berani memeriksa nya. di periksa nya setiap sudut halaman rumah tapi tak ada siapa pun di sana lalu ia kembali ke depan untuk kembali mengawasi dari depan. merasa satpam itu telah pergi Yani Dewi keluar dari balik tembok rumah loli, sedang kan Aldo keluar dari balik pohon yang terukir indah di halaman itu ....


..." hampir aja " takut Yani sambil memegang dadanya yang maik turun ....


..." ayo "...


..." kita masuk dari mana wi " tanya Yani bingung saat mereka mulai berjalan dari belakang rumah loli ....


..." dari belakang "...


..." nanti kalau ketahuan gimana, terus emang nya pintu nya terbuka ?" tanya Yani masih bingung ....


..." gimana kalau kita berpencar mencari pintu atau jendela yang terbuka, siapa tau masih ada yang terbuka karna mereka lupa menguncinya " ide Aldo ...


..." benar juga , yan kamu ke belakang, do kamu ke samping aku disini" ucapnya sambil menunjukkan kearah samping rumah yang satu nya lagi ....


...dengan cepat mereka mulai memeriksa pintu ataupun jendela yang masih terbuka dan benar saja, pintu belakang rumah masih terbuka dan sama sekali belum terkunci ....


..." kamu yakin disini gak ada orang " tanya Aldo yang mengikuti Yani dan Dewi berjalan kearah belakang rumah ....


..." kita periksa aja dulu " usul Dewi dengan berjalan cepat menuju pintu belakang ....


...sesampainya mereka bertiga di pintu belakang rumah loli Dewi dengan berani membuka pintu belakang itu dan melihat seisi rumah loli yang kosong tanpa ada satupun seseorang di dalam nya dengan yakin Dewi mengajak kedua sahabat nya untuk masuk kedalam, mereka bertiga masuk kedalam rumah loli dengan mengendap sambil melihat ke seliling rumah loli, hingga mereka sampai ke tangga dan langsung menaikinya tanpa rasa takut, sesampainya di atas mereka di buat bingung karna ada tiga kamar disana ....


..." kamar loli yang mana ?" tanya Yani pelan ....


..." aku juga gak tau " jawab Dewi pelan...


..." kita periksa aja satu persatu " usul Aldo dan langsung mendapatkan anggukan dari Yani dan Dewi ....

__ADS_1


...pelan pelan mereka mulai membuka pintu pertama dan mendapati kamar itu kosong, lalu pindah ke kamar yang kedua saat Dewi membukanya dengan jelas mata nya menangkap ada seorang wanita yang sedang tertidur dengan pulas di dalam langsung saja Dewi dan kedua sahabat nya itu masuk lalu menutup pintu nya kembali dengan tanpa sadar aldo yang menutup pintu nya sedikit kuat membuat suara pintu itu sedikit keras yang membuat terbangun dan langsung menatap mereka bertiga dengan takut ....


..." akh..mmfhhmm " jeritan loli terhenti saat Yani membungkam mulut loli lalu menaruh jari telunjuknya kearah bibir Yani seperti memberi pesan agar loli tidak menjerit ....


__ADS_2