PENGACARA YANI

PENGACARA YANI
07 . Curiga


__ADS_3

...di dalam kafe terdapat empat sahabat yang melempar canda dan tawa bersamaan, membuat keempat manusia itu lupa akan waktu....


..." oh iya wi sekarang kamu lagi sibuk apa ?" tanya Delon menatap Dewi yang duduk tepat di depan nya,...


..." biasa, aku masih betah jadi detektif " kata Dewi sambil senyum kecil, memang dirinya adalah seorang detektif yang sering membantu Yani dan Aldo menyelesaikan masalah mereka, dewi adalah detektif paling mahir akan pekerjaannya, tak ada yang bisa membohongi dirinya, semua akan cepat terbongkar jika Dewi sudah menangani setiap masalah yang ada....


..." kenapa, hati kamu mau di selidiki sama Dewi ? " goda Aldo sambil menaik turunkan satu alisnya....


..." emangnya hati kamu kenapa lon ? " tanya Dewi pura pura tidak tau bahwa sebenarnya Delon suka pada dirinya....


..." biasalah bertepuk sebelah tangan " kata Yani tersenyum lebar,...


..." biasa aja " kata Delon menahan kegugupan pada dirinya....


..." yakin....... ? " tanya Yani, setelah itu tiba tiba ponselnya berdering, tanpa melihat dia langsung mengangkat telponnya dan meletakkan nya tepat di kuping nya lalu berbicara dengan santai ....


..." halo..... " kata Yani lembut dan manis ....


..." Mira ini kamu ? " secara langsung mata Yani membulat sambil menganga....


..." tu_ tu_an " kata Yani gugup ....


..." kenapa suaramu berubah ? " tanya gama curiga, ternyata yang menelpon Yani adalah gama ....


..." a_anu tuan sa_saya "...


..." kamu dimana sekarang, kamu gak lihat sekarang sudah jam berapa ? sekarang juga kami pulang!! " kata gama dengan tegas, sebenarnya gama tak ingin menelpon Yani, tetapi karna ia tahu mbok Elis sedang berbelanja dan tak memiliki ponsel, ia pun mengingat jika ia memiliki nomor Yani dan langsung menghubungi nya agar bisa cepat pulang karna gama sudah sangat lapar ....


..." tapi "...


..." sekarang mira ! " kata gama tak kalah menyeramkan, tanpa melihat wajah saja Yani tau bagaimana wajah gama sekarang, Yani pun menggeleng pelan berusaha menghilangkan wajah menyeramkan milik gama ....


..." ba_ baik tuan " Kata Yani dan langsung di matikan oleh gama,...


..."astaga pantas aja, ini udah sore " kata Yani berdiri ingin pergi keluar dari kafe. dan langsung diikuti oleh Delon sebelum pergi ia berpamitan dengan kedua sahabatnya yang tertinggal di kafe....


...sebelum menaiki mobil untuk pulang Yani pergi sebentar ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya, setelah ia kembali ke dalam mobil dengan cepat Delon melajukan mobilnya, hingga hitungan menit mereka sudah sampai di depan rumah gama, ketika itu juga gama tak sengaja melihat Yani yang keluar dari mobil Delon ,sebelum masuk Yani melambaikan tangan nya kepada Delon lalu masuk kedalam dengan paper bag di tangan nya. Yani pun masuk kedalam rumah, saat masuk ia sama sekali tak melihat siapapun di sana, Yani melanjutkan langkah nya, hingga saat kakinya ingin menyentuh dapur gama memanggilnya , tubuh Yani langsung terdiam bagaikan tersengat listrik, membalikkan tubuhnya kearah gama yang lagi berdiri saat ini sambil menyilang kan kedua tangan nya di dada bidang milik pria tampan itu ....


..." dari mana kamu ? " tanya gama sinis ....


..." tadi , Saya "...

__ADS_1


..." pacaran ! " bentak gama dengan suara tidak terlalu keras....


..."maaf tuan tapi saya tadi sudah ijin dengan madam"kata yani dan memberanikan diri untuk menatap gama yang sedang menatap tajam padanya. " jadikan saya gak salah tuan " Kata Yani lagi membela diri nya ....


..." terus itu apa ? " tanya gama penasaran ....


..."ini, ini " belum sempat Yani menjelaskan gama langsung mengambil paksa paper bag yang ada di tangan Yani dan mengambil sesuatu yang ada di dalam, terlihat jelas itu adalah pakaian yang Yani pakai saat berkumpul dengan keempat sahabatnya di kafe tadi ....


..." kamu dapat ini dari mana ? jangan jangan kamu mencuri, ini kan pakaian mahal mana mungkin kamu bisa membelinya ?! " tanya gama menatap curiga ke arah Yani ....


..." itu , itu " kata Yani sambil memikirkan jawaban yang tepat sudah pasti itu kebohongan " dari Delon " kata Yani berbohong . gama masih menatap tak percaya pada Yani, " karna saya dan Delon pacaran tuan " kata Yani berbohong lagi . mendengar itu dari Yani, gama tersenyum miring seakan mengejek wanita yang saat ini ada di depan nya . melihat reaksi dari gama yang mengejek Yani berfikir akan mengerjai gama ,tiba tiba gama terkejut mendapati tangan Yani sudah ada di dada bidang milik gama ,...


..." ei "kata gama terkejut ....


..." tuan apakah kau tak percaya padaku ? " tanya Yani dengan suara sangat lembut dan menggoda, sambil mengelus ngelus dada gama, sebenarnya Yani jijik dengan tingkah nya saat ini pada gama tapi , agar gama tak mencurigainya lagi ia terpaksa melakukan nya. gama yang sudah merasa risih akan tingkah Yani dengan cepat gama menghepaskan tangan Yani sedikit kasar dari dada nya....


..." apa tuan cemburu ? " kata yani lagi dengan suara menggoda, tapi gama merasa jijik akan suara itu . kini ia menatap Yani dengan tajam ....


..." hei " kata gama mendorong kening Yani dengan jari telunjuknya hingga Yani mundur beberapa langkah di buatnya. "jangan sok kecantikan kamu, muka kamu itu pas pasan buat apa juga aku cemburu dengan cewek kayak kamu " ejek gama sedikit tersenyum miring . Yani di buat kesal dengan kata kata gama, ingin rasa nya dirinya menonjok muka tampan gama yang ada di depannya saat ini....


..." benar kah itu tuan ? " tanya Yani masih dengan suara menggodanya, tapi menjijikkan di telinga gama ....


..." sudah lah buat kan aku nasi goreng aku lapar " Kata gama lalu pergi meninggalkan Yani ....


..." apa kau mengatakan sesuatu ? " tanya gama. dengan cepat Yani menggelengkan kepalanya dengan rasa panik di hatinya, gama pun menggelengkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Yani di dapur...


..." apa dia bisa mendengarkan suara hati ? "...


..." neng ?! "...


..." hei ?! " Yani terkejut dengan sapaan mbok Elis ....


..." kenapa neng ? "...


..." gak papa mbok cuman kaget " kata nyanyi sambil terkekeh paksaan " Yani mau masak nasi goreng dulu ya mbok buat si tian muda " Kata Yani meletakkan tasnya yang ada di tangan nya sesaat ia sadar jika paper bang nya tak ada di tangan nya Yani langsung membulatkan matanya ia ingat kalau paper bag miliknya di bawa oleh si tuan sombong, Yani pun kembali kesal dan memulai memasak agar ia bisa ke kamar gama memberi nasi goreng sekalian untuk mengambil paper bag miliknya. nasi goreng pun telah siap ia buat dan bersiap untuk mengantarkannya ke kamar gama , tetapi semuanya tak terjadi karna gandri memanggil Yani untuk menemuinya di ruang kerjanya . mbok Elis pun mengambil piring yang berisikan nasi goreng buatan Yani dan menyuruh Yani untuk mengikuti Gandri ke ruang kerjanya . setelah itu mbok Elis pergi ke kamar gama untuk mengantarkan nasi goreng yang sudah dimasak oleh Yani, mbok Elis pun mengetuk pintu kamar gama, dan langsung di suruh masuk oleh gama dari dalam ....


..." ini den nasi gorengnya "...


..." mbok yang masak ? " tanya gama , karna seingat nya ia menyuruh Yani yang memasak nya tetapi yang mengantarkannya bukanlah Yani melainkan mbok Elis ....


..." bukan den bukan mbok yang masak, tapi Mira "...

__ADS_1


..." kenapa bukan dia yang ngantar mbok "...


..." tadi Mira di panggil sama tuan besar den " kata mbok Elis , dan di balas oleh anggukan dari gama setelah itu mbok Elis pergi meninggalkan gama yang berada di kamarnya ....


...Yani yang sudah ada di dalam ruangan kerja milik Gandri, menatap penasaran pada pria tua yang ada di depannya saat ini yang sedang menelpon dengan seseorang di sebrang sana dan entah siapa, setelah Gandri selesai nelpon ia langsung menatap Yani sambil tersenyum....


..." pulang lah Yani keluarga mu merindukan mu " kata Gandri mengelus lembut rambut Yani ....


..." tapi kek "...


...Gandri mengangguk berharap Yani mau untuk pulang, melihat itu Yani menyetujui Gandri agar dirinya akan pulang kerumahnya besok, sebenarnya Gandri sudah merencanakan sesuatu sehingga ia menyuruh Yani untuk pulang ke rumah Yani agar di saat mereka datang Yani ada di sana ....


...Yani pun keluar dari ruang kerja milik Gandri dan berhenti dikamar gama, sekilas ia langsung mengingat paper bag miliknya ada pada gama, secara perlahan lahan ia membuka pintu kamar gama dan sesekali menoleh ke sekelilingnya, setelah pintu kamar gama terbuka sedikit lebar Yani tak melihat gama ada di dalam dan merasa aman untuk masuk kedalam, setelah Yani sudah masuk ia pun mulai mencari paper bag nya di kamar gama, secara perlahan . lama ia mencari tetapi ia tidak juga menemukannya, saat mendengar suara pintu kamar mandi terbuka Yani langsung bersembunyi di dalam lemari. gama yang ingin mengambil baju terkejut saat melihat Yani yang tersenyum pada dirinya di dalam lemari kamarnya ....


..." apa yang kau lakukan disini ? " tanya gama menarik Yani untuk keluar dari dalam ....


..." tadi saya , lagi bersih bersih tuan " kata Yani gugup sangat gugup , dan setelah sadar matanya kini menatap kearah dada telanjang milik gama ....


..." ah.......... !!!! " jerit Yani sambil menutup matanya dengan kedua tangan nya " tuan pakailah bajumu " kata Yani berusaha ingin pergi tapi di cegah oleh gama, melihat itu gama berfikir untuk memberi Yani pelajaran , gama menarik tangan Yani dari wajahnya yang saat ini sudah memerah, dan gama mulai mendekati Yani ....


..." tuan apa yang ingin kau lakukan ? " tanya Yani takut sambil mundur menjahui gama yang terus saja mendekati dirinya . " tuan menjauh lah nanti ada yang melihat " kata Yani takut dan berusaha untuk terus mundur dari gama yang semakin dekat dengannya, hingga kini dirinya sudah berada di tembok kamar milik gama, gama terus saja mendekati Yani sampai mereka berdua sudah sangat dekat . Yani kesal ia merasa kalau gama hanya mempermainkan dirinya , kini Yani memberanikan diri menatap gama dengan mata genit dan mulai mendekati gama, secara spontan gama terkejut dan mulai menjauhi Yani yang kini terus mendekati dirinya,...


..." tuan apa kau menggodaku ? " tanya Yani sambil menggigit bibir bawahnya menggoda gama . melihat itu gama merasa jijik akan tingkah laku Yani....


...dan tiba tiba saja, Yani dan gama tak sadar jika mereka sudah mendekati ranjang milik gama dan terjatuh di atas ranjang milik gama dengan posisi gama berada di bawah Yani . Yani langsung terkejut dan berusaha untuk berdiri tapi di tahan oleh gama dan dengan cepat gama mengubah posisi membuat Yani kini berada di bawahnya....


..." tuan !! " kata Yani sedikit berteriak dengan wajah yang kembali takut . melihat itu gama ingin sekali tertawa melihat wajah lucu dari Yani ....


..." bukan kah kau tadi mendekati ku Mira dan membawaku ke atas ranjang " kata gama sedikit menggoda . Yani merasa kesal karna gama terus saja mengerjai dirinya, kini Yani sudah menatap gama dengan genit dan mengalungkan tangan nya di leher gama, sontak gama terkejut di buat nya....


..." aku ingin mencium mu tuan " Kata Yani pura pura mendekati wajah gama sambil memanyunkan bibirnya seperti ingin mencium gama , tetapi sebenarnya ia hanya mengerjai gama , gama yang melihat itu berusaha menjauh dari Yani tapi Yani terus saja menarik lehernya agar mendekati wajah Yani , tetapi gama terus menghindar agar menjauh dari Yani ....


..." hei!! " bentak gama yang sudah jijik akan tingkah laku Yani , Yani yang mendengar itu terdiam sambil menatap takut kearah gama . dan menghentikan aksinya juga melepas kedua tangan nya yang ada di leher gama. sebenarnya gama hanya pura pura membentak Yani, tapi memang dirinya kesal akan perilaku Yani yang genit , dengan cepat gama mulai memegang tengkuk Yani dengan kedua tangan nya , Yani membulatkan matanya saat gama memegang belakang lehernya dan langsung menatap gama yang sedang senyum manis padanya ....


..." aku yang akan melakukan nya " bisik gama , Lalu menarik Yani seperti ingin mencium Yani padahal gama hanya mengerjai Yani balek tidak kepikiran untuk mencium Yani betulan , Yani yang takut jika gama menciumnya betulan dengan cepat Yani menyentuh dada gama berusaha menahan wajah gama yang ingin mendekati wajah nya ....


..." tuan apa yang ingin kau lakukan " kata yani masih berusaha menahan dada gama...


..." bukankah kau ingin mencium ku ? " tanya gama masih terus mendekati wajah Yani...


..." ahh.... tuan lepaskan aku " teriak Yani dan berusaha kabur, gama pun mengendurkan sedikit tangan nya agar Yani bisa pergi dari kamarnya, karna ia merasa kasihan pada Yani yang sangat takut untuk di sentuh, Yani yang berfikir ada jalan keluar untuk nya, tanpa tahu jika gama senagaja memberi nya jalan keluar dengan cepat ia pergi dari hadapan gama tanpa menoleh kebelakang , gama yang melihat itu menggelengkan kepalanya....

__ADS_1


..." dasar genit " kata gama lalu kembali menuju lemarinya untuk melanjutkan memakai baju yang tadi tidak ia lakukan karna ada Yani di kamarnya , entah apa yang dilakukan wanita itu di kamarnya, gama kembali curiga pada Yani, setelah ia memakai kaos putih polos, ia pun keluar menuju ruang kerjaan Gandri, dan merasa sedikit terlambat karna yani berada di kamarnya ....


__ADS_2