PENGACARA YANI

PENGACARA YANI
09 . Gama Menyelidiki Mira


__ADS_3

...tok.......


...tok......


...tok......


...tok......


...berkali kali Yani mengetuk pintu kamar gama, ia tidak tahu kenapa gama tak membuka pintunya, rasanya Yani ingin mendobrak pintu itu sekarang juga....


..." tuan apakah tuan ada di dalam ?" tanya Yani dengan suara keras , kesal karna gama sama sekali tidak juga keluar. " tuan" panggil Yani sekali lagi 'sudah lah, lebih baik aku pergi dari sini dasar tuan sombong tidur saja seperti kerbau ' kata Yani sedikit tersenyum mengejek , Yani ingin meninggalkan kamar gama, tapi sebelum Yani pergi gama memanggilnya....


..." Mira, apa kau mengejekku ?" tanya gama, kini gama sudah membuka pintu dan sudah berada di luar menatap tajam kearah Yani....


..." ah..., tu, tuan" Yani sangat terkejut melihat gama sudah ada di depannya.' tunggu apakah dia bisa mendengar suara hati ' batin Yani ...


..." Mira !!! " panggil gama lagi membuat Yani tersadar akan pemikirannya ....


..." iya tuan "...


..." masuk "...


..." ah.., untuk apa tuan ?"...


..." aku tidak tertarik dengan mu, jadi tidak perlu takut , masuk lah " kata gama kembali masuk kedalam kamarnya dan diikuti oleh Yani dari belakang. "tutup pintu nya " kata gama sambil duduk di ranjang miliknya....


...dengan cepat mata Yani membulat merasa takut jika gama akan melakukan sesuatu padanya....


..." tuan_ " belum siap Yani bicara gama langsung memotong nya ....


..." aku tidak akan memperkosa mu Mira, lagi pula aku tidak selera dengan tubuh mu" mendengar itu Yani sangat kesal , ia menghentakkan kaki nya keras lalu berbalik untuk menutup pintu kamar gama, gama yang melihat itu tersenyum tipis, ia tahu Yani pasti kesal padanya saat ini....


..." sudah tuan " kata Yani menatap gama ....


..." aku ingin mandi, bersihkan kamar ku " perintah gama lalu berdiri dan berjalan menuju kamar mandi di kamarnya....


..." tapi tuan , untuk apa pintunya di tutup ?" tanya Yani bingung ....


..." itu untuk _ " kata gama sambil berjalan mendekati Yani ....


..." baiklah tuan tak perlu di jelaskan, tuan mandi lah " kata Yani mengibaskan tangan nya agar gama tidak mendekatinya, bisa bisa jantung nya berdisco lagi didalam. gama terkekeh lalu pergi masuk kedalam kamar mandi....


..." dasar, tuan gila " kata Yani sambil mulai membersihkan kamar gama hingga selesai, ia pun beranjak ingin pergi meninggalkan kamar gama sesampainya Yani di depan pintu, tangan nya meraih gagang pintu untuk di buka, sebelum pintu terbuka, tangan gama menahan dari belakang agar Yani tidak bisa membuka pintu , sontak Yani langsung menoleh kebelakang ....


..." tuan " kata Yani menutup matanya dengan kedua tangannya, lantaran gama saat ini hanya memakai handuk dengan dada telanjang berdiri menatap kearah Yani. " tuan tolong pakai bajumu " kata Yani dengan suara sedikit gemetar, masih menutup matanya, gama hanya terkekeh melihat Yani yang takut melihatnya seperti ini....

__ADS_1


..." Mira" bisik gama kini wajah gama sangat dekat di telinga Yani, Yani dapat merasakan nafas yang berhembus di leher dan di telinganya saat gama menghembuskan nafasnya pada Yani, Yani hanya diam menahan nafasnya dan masih menutup matanya dengan tubuh yang sedikit gemetar menahan rasa takut....


..." Mira aku mencintai mu " bisik gama lagi di telinga Yani. mendengar itu dengan cepat yani melepas tangan nya dari wajahnya, mendorong dada gama yang sangat dekat dengannya, membuka pintu kamar gama lalu pergi berlari sangat cepat dari sana. gama tertawa melihat tingkah Yani saat ini , ia merasa Yani sangat lucu saat merasa ketakutan seperti tadi....


..."aku akan menyelidiki mu Mira, siapa kau sebenarnya. " kata gama yang masih melihat Yani yang berlari dengan cepat disana....


...sesampainya Yani di kamarnya ia mengatur pernafasannya agar kembali normal....


..." astaga, apa aku jatuh cinta, kenapa jantung ku masih berdisco didalam " gumam Yani memegang dadanya. lalu tersenyum mengingat kejadian dikamar gama tadi. " apakah ini rasanya jatuh cinta, " katanya lagi masih tersenyum....


..." Mira...." panggil Yohana,...


..." iya madam " balas Yani keluar dari kamarnya sambil menahan senyum nya untuk menemui Yohana ....


..." bantuin mama nyiram bunga ya sayang " minta Yohana saat Yani sudah berada di depannya....


..." baik madam " kata Mira tersenyum mengambil selang air lalu menyirami bunga milik Yohana, begitu indah dan mekar, memang Yohana sangat menyukai bunga, semua bunga yang ia tanam dan rawat akan menjadi sangat indah seperti yang dilihat Yani saat ini ....


..." ma gama pergi ya ma " kata gama membuat Yohana menatap kearah gama begitu pun Yani, gama dan Yani saling menatap satu sama lain tapi hanya sebentar, karna Yani langsung memalingkan wajahnya dari gama, gama yang melihat itu tersenyum kecil akan reaksi Mira saat ini, ia merasa itu bukanlah Mira sang wanita genit....


..." hati hati ya sayang , Jangan ngebut ngebut " pesan Yohana...


..." iya ma " kata gama sambil melirik kearah Yani lagi , dan kembali tersenyum lantaran Yani saat ini mencuri ciri pandang untuk melihat dirinya....


..." gama pergi ya ma " pamit gama masih tersenyum lalu pergi meninggalkan Yohana dan Yani....


...keesokan hari nya, masih sangat pagi pagi sekali Yani sudah berada di rumah Delon, ia ingin menceritakan pada Delon bahwa dirinya sudah jatuh cinta pada gama, saat ini mereka pun sudah berada di halaman depan rumah Delon untuk berbicara di sana, di meja bundar yang atapnya bagaikan jamur ....


..." terus kamu mau nikah sama dia ?" tanya Delon penasaran ....


..." belum tau juga Lon "...


..." kok belum tau sih " ...


..." yakan soalnya, aku belum tau kalau dia itu suka sama aku atau enggak , masa cuman aku aja yang suka " ...


..." terus mau kamu gimana sekarang ?" ...


..." aku masih mau nyamar aja jadi Mira, sampai aku tau dia itu suka gak sama aku atau gimana " ...


..." sampai kapan yan " ...


..." sampai .... " ...


..." sampai ketahuan ?" ...

__ADS_1


..." ya enggak juga, tapikan, aku juga gak tau lon sampai kapan " ...


..." nanti kalau kamu ketahuan gimana ?" ...


..." ya jangan kamu doain dong " ...


..." aku gak doain Yani , tapi aku nanyak , kita kan gak tau, siapa tau nanti kamu bisa aja ketahuan sama gama kalau kamu itu Yani bukan Mira " ...


..." ih.... kamu itu gimana sih, sebagai sahabat kamu itu harus nya dukung aku lon bukanya buat aku jadi patah semangat gini " ...


..." iya iya, kamu semangat ya Yani . eh Mira maksudnya " kata Delon mengejek Yani, Yani menatap tajam kearah Delon....


..." kamu jahat tau gak " ...


..." terserah, oh iya gimana kalau kamu tanya langsung aja sama gama" ...


..." tanya apa ?" ...


..." ya tanya, apa dia suka sama kamu atau enggak " ...


..." masa iya kau nanyak deluan, gengsi dong lon..." ...


..." kan sekarang kamu gak jadi Yani sayang, kamu kan sekarang jadi Mira, coba kamu tanya sama dia sebagai pembantunya dia, buat seakan akan kamu itu kepo orang nya biar dia gak curiga sama kamu" usul Delon, membuat Yani berfikir sejenak....


..." benar juga sih, kan aku sekarang bukan Yani tapi Mira " kata Yani tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang gatal perkara rambut palsu itu....


..." kamu kenapa ?" ...


..." kepala aku gatal " kata Yani sambil menggaruk kepalanya sesekali....


..." karna rambut jelek itu tu " ...


..." bisa jadi " ...


..." lepasin aja sebentar " ...


..." nanti kalau ada yang lihat gimana " ...


..." ya Tuhan..., kan sekarang kamu ada di rumah aku yan" kata Delon kesal....


..." oh iya , maaf kan aku lupa Delon " kata Yani sambil nyinyir kuda....


... Yani pun membuka rambut palsu itu, membuat rambut hitam lurus, sepanjang pinggang turun begitu indah dari kepala Yani, membuat mata gama membulat, saat melihat Yani melepas rambut palsunya yang sering ia pakai di dalam rumahnya, lalu gama tersenyum ....


..." Yani " katanya pelan sambil tersenyum manis ....

__ADS_1


..." aduh...., panas tau lon " kata Yani sambil mengibaskan ngibaskan rambut indahnya . ...


..." yaudah kita kedalam aja biar kelapa kamu itu dingin kena AC" kata Delon mengajak Yani masuk kedalam rumahnya mereka berdua pun masuk dan tidak menyadari sedati tadi gama terus melihat mereka dari kejauhan, melalui jendela kamar nya ....


__ADS_2