PENGACARA YANI

PENGACARA YANI
16 . Menikah lah Dengan ku


__ADS_3

...ya begitu lama Yani berusaha untuk membawa kasus rian ke jalur hukum dan akhirnya di beri kesempatan oleh pihak pengadilan dengan berbagai barang bukti yang Yani punya membuat ia kini berada di ruangan pengadilan untuk membela Rian selaku klien nya walaupun Rian sudah meninggal ....


...bunyi ketukan palu itu terdengar sangat jelas di telinga Yani membuat ia tersenyum bangga pada dirinya dan kedua sahabat nya, dan suara hakim itu pun lebih membuat nya ia bahagia, dimana sang hakim memberikan hukuman pada Yulan dan anjas selaku pelaku pembunuh Rian, mereka berdua akan selamanya berada di dalam jeruji besi karna melakukan pembunuhan berencana, senyuman itu tidak pudar dari bibir manis Yani ia terus saja mengingat saat dirinya membela Rian mati matian, membuat Yani sempat putus asa, ia merasa ia akan kalah melawan Biro pengacara Anjas dan Yulan yang lebih senior dari dirinya, tapi dengan keahliannya ia bisa memenangkan kasus itu dengan menyatakan jika Rian telah di bunuh dan itu sudah di rencana kan sebelum nya ....


..." selamat Rian kita menang, maaf jika aku ada salah pada mu, dan maaf juga karna aku lama mengungkapkan kebenarannya, aku tahu kamu orang baik, apa kamu tahu, di saat persidangan tadi pak Panto datang untuk ikut membela mu, sampai sekarang dia masih mengingat mu Rian, aku percaya kamu udah tenang di sana, aku percaya suatu saat nanti kita akan bertemu di sana " ucap Yani yang kini berada di samping kuburan Rian, " aku pamit Rian sampai jumpa lagi " ucap nya lalu pergi dari sana ....


...kini masalah nya telah selesai dan Yani pun kembali menyamar sebagai Mira di rumah gama, walaupun ia kesal saat mereka bertemu beberapa hari yang lalu, Yani masih sangat ingat saat gama mengatakan bahwa dirinya sangat merindukan Mira sungguh menyebalkan, saat dirinya sudah ada di dalam rumah gama dengan penampilan layaknya seorang pembantu dengan rambut pendeknya ia berjalan memasuki rumah gama menuju dapur di belakang ....


..." hai mbok " sapa Yani yang sangat merindukan mbok Elis ....


..." non, dah balik " ucap mbok Elis senang sampai ia keceplosan memanggil Yani dengan sebutan non dan bukannya neng, untung aja gama tidak ada ....


..." mbok panggil aku neng bukan non " kesal Yani mengingat kan mbok Elis ....


..." iya neng maaf mbok lupa "...


..." gak papa mbok "...


..." gimana kerjaan nya neng udah selesai ?"...


..." udah mbok semua nya udah beres, pelaku ya juga udah tertangkap dan sekarang mereka di penjara "...


..." siapa di penjara ?" tanya gama yang entah sejak kapan ada di dapur membuat yani dan mbok Elis terkejut bersamaan ." siapa di penjara ?" tanya nya lagi ....


..." ah.. itu tuan, tetangga jauh kita keluarga mereka ada yang masuk penjara " sudah pasti itu bohong ....


..." benar kah, kenapa aku tidak tahu ?"...


..." iya.. karna, itu eh.. karna dia jauh jadi kita gak tau " ucap Yani gugup sangat gugup malahan ....


..." kamu kenapa bisa tau ?" tanya gama mengerjai Yani ....


..." ah.. aku,aku tau dari tetangga tuan "...


..." bukannya kamu bilang tadi tetangga jauh " ucap gama menahan senyumnya ....


..." ah.. itu tuan " Yani menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal "eh..., tadi saya, "...


..." mungkin neng dengar ketika neng lewat " mbok Elis berusaha membantu, namun ia menundukkan kepalanya saat melihat gama yang menatap tajam kearah nya ....


..." iya tuan tadi saya sempat lewat terus saya sempat dengar, tapi gak terlalu jelas tuan astaga andai saja saya mendengar kan mereka lebih lama pasti saya tahu siapa yang di penjara itu" ucapnya bersandiwara ....


...gama mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum kecil...


..." kalau begitu saya mau keluar mau bertanya langsung sama mereka "...


..." ah jangan tuan " tahan Yani memegang lengan gama,...


..." tuan, tuan gak perlu tanya Sama mereka,cukup sama Mira aja " ucap Yani sambil mengelus dada gama dengan manja dan genit sungguh membuat nya sangat jijik akan dirinya sendiri ....


..." Benar kah ?" tanya gama merangkul pinggang Yani dan menarik wanita itu agar lebih dekat dengan nya ....


..." ah tu,tuan " ucap Yani terbata menahan Dada gama agar tidak mendekat dengan nya, tadi aja di elus elus, sekarang ditahan dada nya gama astaga Yani ....

__ADS_1


..." mbok bisa kah mbok pergi sebentar, saya ingin bermesraan dengan Mira sebentar " ucap gama lembut membuat Yani ketakutan, karna yani gugup dengan kuat di dorong nya dada gama hingga gama melepaskan pinggangnya, karna dorongan yang kuat dari Yani, tanpa fikir panjang yani langsung pergi berlari menghindari gama dari sana, paling tepat nya Yani pergi ke kamarnya. gama dan mbok Elis tertawa melihat tingkah lucu Yani ....


..." den " panggil mbok Elis pada gama ...


..." iya mbok ada apa ?" ...


..." apa den tau kalau Mira itu " ...


..." udah mbok, gama udah tau, saat Yani melepas wig nya di rumah Delon kemaren " ucap nya jujur ....


..." maaf den kalau saya " ...


..." gak papa mbok, saya tau kalau Yani dan saya belum bisa menerima pernikahan ini, tapi Yani tidak perlu menyamar untuk menyelidiki saya , seperti pekerjaannya " ujar nya lembut ....


..." nama nya juga wanita den " ...


..." apa mbok gitu juga " goda gama sambil tersenyum ....


...mbok Elis pun tersipu malu mengingat masa masa di saat ia muda dulu....


..." oh iya den apa den cinta sama non Yani ?" ...


..." saya belum tahu mbok gak tau kalau nanti, nunggu waktu nya aja mbok " ucapnya tersenyum manis kearah mbok Elis ....


...malam pun tiba semua orang sudah berada di meja makan, sebenar nya Yani sangat malas untuk ikut mengantarkan makanan di meja makan karna ia masih malu dengan gama saat di dapur tadi, dengan penuh keberanian Yani memegang nampan berisikan makanan untuk di sajikan di meja makan yang kini sudah di tempati gama dan keluarganya, Yani terus saja menunduk ia tidak berani jika harus melihat gama, bisa bisa Yani mati berdiri ....


..." Mira sayang kamu udah pulang ?" tanya Yohana lembut ....


..." udah madam " jawabnya masih menundukkan kepalanya, gama yang melihat itu tersenyum ....


...sontak semua mata tertuju pada Yohana, Yani yang tadinya menundukkan kepalanya kini mendongakkan kepalanya menatap Yohana ....


..." yaampun maksud mama pekerjaan kamu di kampung udah selesai ?" tanya Yohana lagi dengan santai seperti tidak ada masalah ....


..." oh iya udah selesai kok madam " jawabnya sambil tersenyum , tanpa sadar Yani mengarahkan kedua matanya menatap gama yang sedari tadi melihat nya, kini mereka saling pandang satu sama lain hingga suara ganda menyadarkan mereka berdua ....


... ...


..." Mira bagaimana kabar keluarga mu di kampung semuanya baik"...


..." baik, baik tuan semuanya baik " ...


..." bagus lah kalau begitu , mbok ayo kita mulai makan saya sudah lapar " ucapnya sambil mengambil nasi dan menaruhkan ya ke piring nya....


..." Mira ayo sayang ikut makan " ...


..." iya madam "...


...mereka semua pun makan tanpa suara hanya suara sendok dan garpu yang menari nari di atas piring mereka, semuanya pun telah selesai makan dan meninggalkan meja makan, kecuali Yani dan mbok Elis, mereka berdua membereskan semuanya yang ada di meja makan dan membawa piring ke wastafel untuk di cuci....


..." neng " panggil mbok Elis ...


..." iya mbok "...

__ADS_1


..." tolong antar kan kopi ini kekamar den gama yah neng " ...


..." tapi mbok "...


..." mbok mau nyuci piring " ...


..."yaudah deh mbok biar Yani aja yang antar " ucapnya lalu mengambil segelas kopi itu dan pergi mengantarkannya ke kamar gama, sesampainya di depan pintu kamar gama Yani berhenti ....


..." masuklah " ucap gama dari dalam kamar nya seperti tau aja kalau Yani ada di sana dan ia memang tau karna gama lah yang menyuruh Yani untuk datang kekamar nya dengan bantuan mbok Elis . Yani hanya diam dia tidak mendengar kan apa yang di katakan gama ....


..." kenapa kau tidak masuk ?" tanya gama kini sudah ada di luar kamar nya yang telah terbuka lebar ....


..." ah!, tu, tuan "...


..." masuk " ...


..." ta,tapi tuan " ...


..." masuk Mira " ucap gama tajam ....


..."ba baik tuan " ucap yani terbata ....


...saat Yani sudah masuk kedalam kamar milik gama dengan cepat ia mengunci pintu kamar nya ....


..." tuan kenapa pintu di kunci ?" tanya Yani mulai takut ....


..." kamu gak usah mikir yang kotor " ucap gama kembali ke ranjang nya " mana kopi nya " minta gama ...


..." ini tuan " ucap Yani mendekati gama yang sedang duduk di tepi ranjang nya ....


..." kamu yang buat ?"...


..." mbok Elis yang buat tuan " ...


..." duduk " ...


...Yani pun langsung duduk di lantai kamar gama ....


..." eh kamu ngapain duduk di situ " ...


..." bukannya tuan bilang tadi untuk duduk "...


..." iya maksud saya duduk di sini buka di situ " ucapnya sambil menepuk nepuk ranjang nya ....


..." ohh maaf tuan " ucap Yani sedikit malu ...


..." duduk " ucap gama lagi dan kali ini Yani duduk di ranjang gama tepat di samping gama tapi agak jauh Yani takut jika berdekatan dengan gama jantung nya bisa meledak ....


..." ada yang ingin saat beri tahu pada mu " ucap gama setelah meminum kopi yang di bawa Yani tadi ....


..." apa itu tuan ?" ...


..." menikah lah Dengan ku " ...

__ADS_1


..." APA ?!" ...


__ADS_2