
...mata mereka berempat masih saja melihat Anjas dan Yulan yang masih berdiri di depan pintu rumah Yulan ....
..." sial , berarti satpam tadi membodohi kita dasar " ucap Aldo menahan amarah nya ....
..." do ayo kita pergi aja Dari sini " ajak Dewi ....
..." kenapa ?" tanya Aldo ....
..." jika kita terus disini yang ada nanti mereka melihat kita, jadi lebih baik kita pergi " jawab Dewi...
..." kita mau pergi kemana Dewi " ucap Aldo ketus....
..." kekantor polisi "...
..." ah...?!" serentak mereka bertiga , yang tadinya Yani terus mengawasi Yulan dan anjas kini menoleh kearah Dewi ....
..." ngapain ke kantor polisi ?" tanya Yani tidak tau jalan fikir sahabatnya yang satu ini ....
..." inspektur Anjas seperti nya ingi pergi dari rumah Yulan, sudah pasti dia akan ke kantor nya untuk kembali bertugas bukan ?" tanya Dewi sambil tersenyum manis kearah mereka ....
..." benar juga " ucap loli...
...tanpa aba aba Aldo langsung saja menjalan kan mobilnya menuju kantor polisi tempat Anjas bekerja ....
..." apa inspektur Anjas yang bekerja sama dengan Yulan untuk membunuh Rian ?" tanya loli ragu ....
..." bisa jadi, kita juga harus menyelidiki ini " ucap Dewi ....
..." bisa kah kita kembali ?" tanya loli kepada mereka ....
...Aldo Yani dan Dewi menatap bingung kearah Loli " untuk apa ?"tanya Aldo pada loli ....
..." aku mau bertanya langsung sama Yulan apakah dia yang membunuh Rian atau tidak " ucapnya dengan suara yang gemetar menahan tangis nya ....
..." mana mungkin dia mau menjawabnya " ucap Aldo semakin kesal ....
..." aku yakin dia pasti mau menjawab semua pertanyaan ku " ucap loli percaya diri ....
..." tapi_"...
..." do, gak ada salah nya kita mencoba " ucap Yani percaya akan loli ....
..." gimana wi ?" tanya Aldo pada Dewi ....
..." kita coba aja " ucapnya dengan sedikit ragu....
...setelah mendengar persetujuan dari Dewi, Aldo pun memutar balik arah kembali menuju rumah Yulan, setelah sampai di depan gerbang rumah Yulan , mereka semua keluar dari dalam mobil ....
..." Buka gerbang nya pak " perintah loli ....
__ADS_1
..." tapi Nona "...
..." SEKARANG !!" bentak loli membuat satpam itu langsung membuka gerbang nya dan membiarkan mereka masuk, saat ini Yulan sudah masuk kedalam rumahnya sedang kan anjas entah pergi kemana, mereka pun mulai memasuki rumah Yulan yang tidak di kunci sama sekali, sontak Yulan terkejut saat mendapati Mereka sudah masuk kedalam rumahnya, Yulan tidak bodoh, walaupun Yani Aldo dan Dewi menyamar dia masih kenal dengan mereka ....
..." sayang kamu datang ke rumah mama "...
..." iya ma, loli rindu sama mama " ucap nya sambil datang kearah Yulan laku memeluk tubuh Yulan dengan erat, melihat itu Yani Dewi dan Aldo curiga akan tindakan loli, mereka merasa sudah di jebak oleh loli dan Yulan ....
..." loli, mereka siapa " tanya Yulan melepaskan pelukan mereka berdua ....
..." mereka teman loli ma " jawab loli manis,...
..." ayo silakan duduk " ucapnya pada mereka bertiga ." mama mau ke dapur mau buat kan minum " ucap nya lalu pergi ke dapur...
..." kamu jebak kita ?! " tanya Yani dengan suara pelan menatap sinis kearah loli ....
..." aku gak jebak kalian, aku cuman lagi sandiwara biar dia gak curiga ?" ucapnya pelan mendengar perkataan loli mereka pun kembali tenang....
...lalu mereka berempat pun duduk di sofa Yang ada di ruang tamu rumah Yulan, setelah itu Yulan datang menghampiri mereka berempat dengan membawa nampan berisikan minuman untuk loli dan lainnya ....
..." silakan di minum " ucap Yulan saat sudah selesai menyajikan minuman itu pada mereka , Aldo yang memang kebetulan haus langsung saja ia mengambil gelas yang berisikan minuman berwarna itu dan ingin meminumnya ....
..." jangan di minum dulu " cegah loli pada Aldo membuat pria itu tak jadi meminumnya ....
..." kenapa ?" tanya Yulan heran ....
..." maksud kamu apa loli ?" tanya Yulan sedikit geram ....
..." bisa saja kan, mama bahkan bisa membunuh Rian apa lagi membunuh kami semua ?" tanya loli sinis ....
..." kamu ngomong apa sih loli, kamu nuduh mama bunuh Rian ?"...
..." bukan cuman membunuh, mama juga udah selingkuh sama Rian di belakang aku ! mama murahan, aku menyesal di lahirkan dari rahim perempuan murahan sepeti mama " ucap loli berdiri sambil menunjuk kearah Yulan , yulan yang tak terima akan perkataan loli langsung saja ia menampar loli ....
..." dasar kamu anak yang tidak tau diri, mama udah Besarin kamu mulai dari kamu kecil sampai sekarang, tapi kamu berani menghina mama, hebat kamu ya, belajar dari siapa kamu, dari mereka, iya !! " bentak yulan " ya memang mama selingkuh sama Rian, karna mama gak suka kamu dekat sama dia, mama benci sama dia loli, mama benci " ucap Yulan tersungkur ke lantai rumahnya sambil menangis " mama gak suka lihat kamu sama dia, mama gak suka. jadi mama minta bantuan Anjas untuk ikut membunuh Rian , memang benar mama yang sudah bunuh Rian malam itu, dan mama yang udah rencanakan ini semua , " teriak Yulan sambil menangis,...
...mendengar itu sontak Aldo Dewi dan Yulan terkejut menatap Yulan di bawah sana....
..." dasar wanita iblis !!" bentak Yani sambil menatap tajam ke arah Yulan ....
...yulan tertawa dengan sangat menyeramkan menatap sinis kearah mereka...
..." kalian mau laporin saya ke polisi, silakan saya tidak takut " ucap nya sambil tersenyum sinis ....
..." benar kah anda tidak takut nyonya Yulan Guritno !! " tanya Yani sinis sambil tersenyum mengejek pada Yulan, jujur saja melihat itu Yulan merasa takut, ia kenal betul Yani adalah pengacara terhebat di kota ini bahkan semua masalah dapat ia selesai kan dengan cepat hanya dengan bantuan kedua sahabatnya Aldo dan Dewi ....
..." silakan, saya ingin melihat seberapa hebatnya kamu pengacara Yani " ucap Yulan tak kalah sinis ....
..." sebaiknya kita pergi " ajak Aldo keluar dari dalam rumah Yulan ....
__ADS_1
...kini mereka sudah ada di dalam mobil yang sudah melaju meninggalkan rumah Yulan ....
..." kita mau kemana ?" tanya Aldo yang tidak tau mau kemana....
..." kita ke kantor polisi " pintah Yani dengan tegas ....
..." tapi Yan kamu serius mau laporin mama ke kantor polisi, yang ada kita bakalan di abaikan " ucap loli ragu ....
..." aku gak mau laporin Yulan, aku cuman mau ketemu dengan Anjas " ucapnya tegas ....
...mendengar itu Dewi dan Aldo merasa kalau Yani sudah dalam masa serius, atau sebentar lagi dia akan membawa kasus ini ke jalur hukum secepatnya, mereka berdua tahu Yani ahli dalam hal itu , sesampainya di kantor polisi mereka semua masuk kedalam dan melihat begitu banyak polisi ada di dalamnya ....
..." saya ingin bertemu dengan inspektur Anjas " ujar Yani tegas ....
..." sebentar " ucap salah satu polisi itu dan langsung menelpon seseorang yang entah siapa menggunakan telepon kabel yang ada di kantor itu ....
..." maaf menganggu inspektur, ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda " ucapnya sopan ....
..." suruh masuk " ijin Anjas tanpa tahu jika yang ingin menemui nya adalah Yani Dewi dan Aldo ....
...tanpa menunggu mereka langsung saja Masuk kedalam tanpa meminta ijin pada Anjas membuat, Anjas terkejut dengan kehadiran mereka berempat ....
..." selamat sore inspektur " sapa Yani sopan tapi dengan senyuman sinis ....
..." kenapa kalian ada disini ?" tanya Anjas dengan santai berusaha menutupi kerisihan nya....
..." untuk menemui inspektur disini " ucap Yani santai ....
..." untuk apa, saya tidak ada waktu " ucapnya tegas ....
..." benar kah, tidak ada waktu, jadi untuk bertemu dengan Yulan anda ada waktu ?" tanya Yani menatap tajam kearah Anjas ....
...mendengar itu Anjas langsung saja menatap kearah Yani yang berdiri di depannya ....
..." kalian mengikuti ku ?" tanya nya dengan senyum menyepelekan ....
..." kamu bekerja sama dengan Yulan untuk membunuh Rian benarkan !!" bentak Dewi yang sudah tidak tahan melihat tingkah laku Anjas " dasar menjijikkan " ucap Dewi dan berludah sembarangan tempat, dan membuat Anjas naik pitam ia sudah mengangkat tangannya untuk memukul Dewi tapi dengan cepat di cegah oleh Dewi ....
..." jangan menyakiti seorang wanita " ucapnya dan langsung menghempaskan tangan Anjas dengan kasar....
..." tuan Anjas terhormat, saya akan menunggu anda di ruang persidangan secepatnya " ucap Yani dengan senyum mengejek ....
..." wahh... saya jadi gak sabar " balas Anjas kembali tersenyum ....
..." benar kah anda tidak sabar untuk masuk kedalam jeruji besi ?" tanya Yani lagi ....
..." tutup mulut mu !! " bentak Anjas ....
..." aku akan menutup mulut ku jika aku kalah dan kau menang," ucap Yani sambil berjalan mendekati Anjas, dengan berani ia merapikan seragam yang di kenakan Anjas pada tubuh nya, seperti layaknya seorang istri . " aku pastikan Rian akan mendapatkan keadilan, aku juga menunggu mu disana jangan risau akan semua bukti, aku sudah menyiapkan semuanya " ucapnya pelan sambil tersenyum manis kepada Anjas lalu pergi meninggalkan Anjas dan diikuti oleh Dewi, Aldo dan loli dari belakang ....
__ADS_1