PENGACARA YANI

PENGACARA YANI
08 . Gama dan Yani Bertemu


__ADS_3

...setelah kejadian dikamar gama tadi membuat Yani merasa jantung nya terus berdetak seperti ingin pecah, ini pertama kalinya ia bersentuhan begitu intim dengan seorang pria ....


...' dasar lelaki ' batin Yani dengan wajah yang memanas menahan malu jika mengingat kejadian dikamar itu....


..." baiklah tuan sombong jika itu yang kamu mau aku akan memberi mu pelajaran " kata Yani sambil tersenyum miring, menunggu hari yang akan datang ....


...malam pun berlalu begitu cepat, Yani yang sudah bangun, bergegas membereskan semua barang yang akan ia bawa pulang ke rumahnya, dan setelah itu keluar dari kamarnya menuju ruang makan tempat dimana Gandri dan semua keluarga sedang sarapan disana....


..." kek Mira pamit pulang " kata Yani menatap Gandri dengan senyumannya ....


..." pergilah Mira ingat aku menitipkan salam untuk keluargamu di kampung " ucap Gandri lalu melanjutkan makannya....


..." kamu mau kemana ? " tanya gama tanpa menatap Yani,...


..." saya mau ke kampung tuan " kata Yani sambil tersenyum kesal menatap gama yang sama sekali tak menatap dirinya saat berbicara....


..." baiklah aku akan mengantarkan mu " kata gama santai ....


..." ei, jangan tuan " kata Yani terkejut . membuat gama langsung menatap dirinya, dengan tatapan tajam tapi penuh kebingungan ....


..." kenapa ? " tanya gama ketus....


..." sayang bukanya kamu ada meeting hari ini ? " tanya Yohana berusaha membantu Yani....


..." aku bisa mengantarkannya ma, lagi pula aku meeting jam sepuluh nanti sedang kan sekarang masih jam delapan,.aku bisa untuk mengantarkan Mira sebelum berangkat " kata gama sambil menatap jam yang berada di tangan kanannya....


..." tapikan kamu harus urus berkas berkasnya gam " kata ganda berusaha membantu agar Yani bisa pergi sendiri kembali ke rumahnya....


..." papa tenang aja, Vina sudah mengatur semuanya, aku hanya tinggal melaksanakan tugasku saat meeting nanti " kata gama santai....


..." tapi gama "...


..." kenapa kek, kenapa sepertinya kalian melarang ku mengantarkan Mira pulang ? aku tidak akan melukai Mira, aku hanya ingin mengantarkannya " kata gama, karna ia tahu keluarganya pasti akan terus mencari alasan agar melarangnya mengantarkan Yani, gama pun berdiri melangkah menunju arah Yani berdiri sekarang ....


..." ayo Mira " ajak gama sambil mengambil koper yang ada di tangan Yani . Yani hanya diam berusaha mencari cara agar dirinya pulang sendiri tanpa di antar oleh gama, jika dia diantar gama, bisa bisa penyamarannya terbongkar saat ini juga....


..." tuan " kata Yani sambil memegang tangan gama yang sedang memegang koper miliknya, sesekali mengelus tangan gama dan tersenyum genit, membuat gama mengerutkan dahinya akan kelakuan genit dari Yani, gama langsung melepas koper itu dari tangan nya membuat benda itu terjatuh kelantai, dan Yani langsung mengambil koper itu dengan posisi sedikit Jongkok menundukkan kepalanya sambil tersenyum kecil, ia merasa gama mulai jijik dengan nya dan tak mau lagi dekat dengan dirinya....


..." kau tidak perlu menyentuhku seperti itu Mira " kata gama dengan nada suara sedikit keras. menahan amarah....

__ADS_1


..." maaf tuan " kata Yani kembali berdiri, " tapi Tuan kenapa tuan ingin sekali mengantarkan saya pulang padahal saya bisa pulang sendiri, apa tuan takut jika saya pergi bersama laki-laki lain ? " tanya Yani dengan nada suara manja sambil menarik turunkan alis kirinya. melihat itu gama sedikit menjauh dari Yani, ia merasa jijik akan kelakuan genit Yani ....


..." aku tidak peduli kamu mau pergi dengan siapa, pergi lah jika kamu ingin pergi sendiri " kata gama lalu pergi meninggalkan mereka semua, ia takut jika semobil dengan Yani membuat dirinya, gila dengan tingkah laku genit dan aneh dari Yani....


..." kamu pintar ya " kata Yohana menggoda Yani ....


..." kalau Yani gak lakuin itu ma, bisa saja kan penyamaran Yani terbongkar " kata Yani dengan menatap mereka secara bergantian....


..." yasudah, Yani pergilah sebelum gama kembali lagi " kata Gandri...


...Yani pun mengangguk iya, lalu berpamitan dengan Yohana, ganda dan Gandri, setelah itu menggeret kopernya keluar rumah, untuk kembali kerumahnya....


...gama pun sudah pulang kantor, ia langsung pulang kerumahnya untuk beristirahat, karna bekerja seharian di kantor membuatnya pusing, dan lemas, saat berjalan memasuki rumah Gandri memanggil gama yang hampir saja menaiki anak tangga pertama....


..." gama kemari lah "...


...gama pun berbalik menghampiri Gandri yang sudah duduk di ruang tv dan duduk di samping Gandri....


..." ada apa kek, kenapa kau memanggilku ?" tanya gama menatap dengan penasaran pada Gandri....


..." kakek ingin mengajak mu ke rumah calon istri mu, "...


..." tapi kek, gama capek mau istirahat " tolak gama cepat, ia pun berdiri ingin pergi tapi sebelum itu, Gandri pun ikut berdiri menatap tajam kearah gama....


..." sialan !! " bisik gama, lalu pergi menuju kamarnya untuk bersiap siap pergi ke rumah Yani ....


...Yani yang sudah ada di rumahnya duduk santai di ruangan tv menonton siaran show sambil memakan cemilan , tanpa ia sadari jika gama dan keluarganya akan datang kerumahnya. tiba tiba bel rumah berbunyi menandakan ada tamu yang datang....


..." mbok nur bukain pintunya dong mbok " teriak Yani agar dapat di dengar oleh mbok nur di dapur, karna jarak antara ruang tv dan dapur sedikit jauh, mbok nur pun membukakan pintu....


..." siapa mbok " tanya Yani sambil menoleh kearah pintu, Yani begitu terkejut saat melihat gama berada di depan pintu rumahnya, sontak dirinya langsung berdiri dan lari menuju kamarnya sebelum gama melihat dirinya disana, lantaran Yani masih memakai rambut palsunya itu, karna ia malas untuk membukanya. melihat gama dan keluarganya berada di depan pintu mbok nur mempersilakan mereka untuk masuk, setelah itu ia memanggil majikanya yang berada di tempat mereka masing masing ....


..." Gandri....... " kata paulan sambil tersenyum merentang kan tangan nya ingin memeluk sahabat lamanya itu. Gandri pun menerima pelukan itu ....


..." apa kabarmu paulan " kata Gandri sambil melepas pelukan mereka....


..." aku sangat baik, bagai mana dengan dirimu ? " tanya paulan duduk di samping Gandri yang kini sudah kembali duduk....


..." aku juga baik , oh iya, ini adalah anak ku dan menantu ku " kata Gandri menunjuk kearah ganda dan Yohana, dan mereka berdua pun tersenyum ramah kepada paulan juga Damos dan diandra ....

__ADS_1


..." dan ini adalah cucuku gama " katanya pada paulan yang kini menatap kearah gama....


..." kau tampan sekali sayang, mama pingin jadi muda lagi " kata Diandra tanpa melihat tatapan tajam suaminya saat ini mengarah padanya ....


..." kan dulu papa mertua kamu ini seganteng kamu " kata Diandra lagi membuat Damos tak lagi menatap tajam pada Diandra kini malah sebaliknya malah Damos ingin mencumbui istrinya itu saat ini juga, tapi ia tahan semuanya karna ada yang lebih penting daripada itu. gama hanya tersenyum tipis mendengarnya berbeda dengan keluarganya yang tertawa lepas, membuat gama kesal lantaran itu sama sekali tidak lucu....


..." mbok Yani mana ?" tanya Diandra...


..." mungkin sudah di kamarnya nyonya " kata mbok nur santai....


..." tolong panggilkan Yani ya mbok "...


..." baik nyonya " kata mbok nur pergi meninggalkan mereka untuk memanggil Yani. lama di tunggu akhir nya Yani turun dengan mengenakan dress hitam berlengan pendek, seukuran lututnya, dan tanpa riasan wajah, karna tanpa riasan wajah pun ia sudah terlihat cantik rambut lurus yang terurai panjang sepinggang membuatnya semakin cantik . Yani pun tersenyum ramah pada mereka setelah dirinya sampai di ruang tamu. sekilas tatapan gama dan Yani Bertemu, lalu meraka saling memalingkan pandangan kearah lain ....


..." Yani sebaiknya kamu ajak gama keluar " kata Diandra pada Yani ....


..." tapi ma "...


..." ayo sayang " bujuk Diandra ....


...Yani menghentakkan kakinya pelan lalu pergi meninggalkan mereka tanpa mengajak gama ikut bersama nya ....


..." sayang sebaiknya kamu ikut Yani keluar sana " kata Yohana lembut, gama pun mengangguk pelan lalu pergi menghampiri Yani ....


..." Yani " panggil gama, membuat Yani menghentikan langkah kaki nya dan berbalik, Yani sangat terkejut saat berbalik lantaran gama berada dekat sekali dengan nya dan hampir saja ia mencium gama jika saja ia tak menghindar....


..." apa kau menerima perjodohan ini ? " tanya gama santai ....


..." emangnya kenapa ? " tanya Yani cuek ....


..." karna saya tidak setuju dengan perjodohan ini " kata gama santai, tapi menatap Yani dengan tajam....


..." terus buat apa kami ada disini ? " tanya Yani kesal....


..." itu semua karna kakek saya , saya sangat sayang pada beliau jadi saya harus menuruti semua keinginannya bagaimana pun caranya. " jelas gama . "dan satu lagi jika kita sudah menikah nanti, jangan berharap aku akan mencintai mu, karna itu tidak akan mungkin terjadi " sambung gama sinis...


..." cih kamu fikir aku mau nikah sama kamu, terus kamu fikir aku mau mencintai kamu? gak Sudi . " kata Yani kesal. gama hanya memutar bola matanya malas melihat Yani saat ini, tapi ia seperti pernah melihat Yani, gama pun kembali melihat Yani mastikan apakah benar ia pernah melihat Yani sebelumnya....


..." sepertinya saya pernah melihat kamu sebelumnya " tebak gama ....

__ADS_1


..." jelaslah secara aku kan pengacara paling terkenal " kata Yani sombong, walaupun sebenarnya ia gugup, Yani takut jika gama mengenali dirinya adalah Mira....


..." cih " kata gama, lalu kembali berjalan mendahului Yani yang masih diam berdiri. tapi gama masih terus mengingat dimana dia dan yani bertemu, gama sangat yakin jika dirinya pernah bertemu dengan Yani sebelumnya. ' sebentar bukankah Yani dan Mira itu sedikit mirip ' batin gama kembali melihat Yani di belakangnya ....


__ADS_2