Pengantin Tuan Arogan

Pengantin Tuan Arogan
Dia berbohong


__ADS_3

***


Setelah Arkana melihat putrinya membela Barata, tentu saja dia tidak langsung percaya, Arkana yakin jika Barata telah menjebak dan mencuci otak putrinya ini agar putrinya bisa berbalik membela dirinya.


“Tidak, dengar Alina, jikapun kau telah memaafkan perbuatannya tetapi Ayah tidak akan pernah bahkan sampai mati pun Ayah tidak akan memaafkan dia! Ikut Ayah pulang saja, dan ceraikan dia, dia tidak pantas mendapatkan putriku yang baik dan lembut sepertimu, bagaimanapun kau membelanya, Ayah tidak akan mau memaafkannya, dia telah menyiksamu, ingat Alina,”


Arkan menarik tangan putrinya, dia tidak peduli apapun tetapi putrinya harus ikut pulang bersamanya hari ini.


“Ayah, apapun yang telah Ayah ketahui itu semuanya bohong, suamiku tidak pernah menyiksaku apalagi memukulku, aku tahu jika dia tetap bersalah karena menuduhku, tetapi Ayah tahu kah kau, dia berjuang sangat keras menghabiskan waktunya untukku, menarik aku dari rasa takut dan mengisi kekosongan hatiku selama ini, Ayah, aku sepertinya tidak akan bisa pulang bersamamu, apapun yang terjadi aku sudah berjanji pada diriku jika aku akan tetap ada di sampingnya, aku akan menjadi kuat berdiri di sampingnya,”


Alina tidak menyerah dia tetap menjelaskan dengan lembut dan dari hati ke hati kepada ayahnya ini.


Nafas Arkana semakin berat, bibirnya bergetar, tetapi hatinya tidak akan bisa lunak begitu saja.


“Apakah kau tahu? jika suami yang kau sebut itu telah mengurung adikmu? Freya? Dia menutupi kebenaran darimu, dia membodohi mu dan mengatakan kebohongan kepadamu!”

__ADS_1


geram Arkana sekarang sudah menatap tajam kearah Barata yang hanya terdiam saja.


Baik Pak Roy dan para pelayan yang tidak bisa bergerak dan hanya menunduk sudah gemetaran ketakutan, tidak pernah mereka melihat Tuan mereka dimarahi dan dihina tetapi masih diam, baru kali ini selama seumur hidup, hinaan tidak membuat Tuan mereka gila.


Tetapi mereka tahu, sekarang ini Barata sedang menahan luapan emosinya, mungkin karena dia tidak mau memperburuk hubungannya dengan ayah mertuanya.


Mendengar fakta baru dan kebohongan baru membuat tubuh Alina bergetar hebat, kakinya jadi lemah dan hampir jatuh, kepalanya pusing.


Dia melihat ke belakang kearah suaminya, matanya yang dalam itu tidak bergeming tetapi mulutnya terdiam, Alina langsung tahu jika apa yang dikatakan oleh ayahnya bukanlah kebohongan.


Ujian dan kesakitan lagi-lagi menghujam hatinya, suaminya berbohong lagi, Alina menjadi diam dan tidak bisa menghentikan tangisannya.


Arkana memang hanya mengetahui sedikit kebenaran mengenai Freya, Arkana tidak tahu jika demi dendam yang tidak berdasar Freya bekerjasama dengan kedua pelayan Chaterine Lorren untuk menyiksa kakak nya sendiri.


“Kenapa berbohong kepadaku?”

__ADS_1


“Kenapa membohongi aku lagi?”


“Kenapa menyakiti aku lagi dengan kebohongan, apakah aku hanyalah orang bodoh bagimu?”


Pertanyaan demi pertanyaan memenuhi kepada Alina, dia sudah tidak bisa membalas ucapan ayahnya, karena dia sendiripun tidak tahu jika selama ini ternyata Freya memang masih hidup dan disekap oleh suaminya sendiri.


Kemarahan memenuhi hatinya lagi, tetapi saat ayahnya hendak menariknya untuk pulang dia melepaskan tangan ayahnya.


“Ayah, jika Freya memang masih hidup, apakah Ayah tahu apa yang dilakukan Freya padaku?”


“Penderitaan apa yang di berikan nya padaku?”


“Aku akan tetap pada pendirian ku ayah, jikapun dia berbohong kepadaku biarlah ini menjadi urusan rumah tangga kami, dan mengenai Freya ….” Alina mengepal tangannya sejenak karena emosi yang sangat besar.


Ternyata dugaannya benar, bahwa Freya masih hidup, bahwa ternyata Freya menjebaknya dalam semua ini.

__ADS_1


“Biarkan aku yang mengurusnya, aku ingin lihat bagaimana ia akan bereaksi saat kejahatan yang ia lemparkan kepadaku berbalik kepadanya, jikapun dia meminta maaf padaku dengan mulut kotornya, aku tidak akan memaafkannya ayah, jadi pulanglah ayah, biarkan aku menyelesaikan rumah tanggaku dengan suamiku,”


Arkana melihat mata yang kuat dan pendirian yang kuat di diri putrinya ini, sangat berbeda dari Alina yang biasanya, entah apa yang telah mengubahnya tetapi Arkana sampai tertegun sejenak.


__ADS_2