
Nama nya adalah Zahira Putri Anaya dia besar di panti asuhan sejak masih belia atau bayi dia tidak pernah tahu keluarga nya, namun saat dia SMA Zahira memutuskan untuk tinggal sendiri dari uang hasil ia bekerja.
Semenjak SMP ia sudah bekerja di kafe depan sekolahnya sebagai pegawai paruh waktu hingga saat ini sebagai koki, karena ia suka memasak dan saat uji coba atau tes dan ia di terima juga di bagian dapur koki di kafe tersebut.
Pagi ini dia berangkat sekolah dengan tergesa-gesa karena kesiangan sebab kemarin malam ia pulang larut karena kafe sangat ramai akibat ada acara ulang tahun yang di adakan di sana. Dan hari ini dia berencana untuk pindah ke kosan yang sempat ia cari beberpa hari terakhir dan ia akan memberitahukan pada ibu panti nanti setelah pulang sekolah sebelum berangkat bekerja.
" Astaghfirullah hari ini aku kesingan nih " Gumamnya sembari bersiap siap untuk berangkat
" Zahira kenapa terburu-buru sarapan dulu nak " Panggil Ibu Retno sang ibu panti pada Zahira
" Maaf Bu aku sudah telat ini sudah kesiangan aku berangkat dulu ya sarapannya di sekolah Assalamu'alaikum " Jawab Zahira lalu mencium telapak tangan Ibu Retno
" Waalaikumsalam hati-hati Zahira " Balas Bu Retno dan mendapati anggukan dan senyuman dari Zahira. Setelah itu Zahira pergi dengan sepeda ontel nya membelah jalan menuju sekolah, butuh waktu sekitar 15 menit dirinya sampai dan untung saja gerbang belum di tutup dan dengan cepat ia mengayuh sepedanya setelah masuk ke halaman sekolah gerbang langsung di tutup.
" Alhamdulillah aman sudah untung tadi aku cepet naik sepedanya kalo gak, bakal telat nih " Ucap Zahira pada dirinya sendiri, setelah memarkirkan sepedanya di parkiran sekolah dia langsung berlari kecil menuju kelas namun saat di Koridor dekat kelasnya ia menabrak seseorang.
Bruukk...
Suara tabrakan dan buku-buku berserakan di lantai untung saja mereka tidak sampai terjatuh ke lantai.
" Aduhh Allahu Karim, maaf maaf saya tidak sengaja maafkan saya " Ujar Zahira meminta maaf dan membantu merapikan buku-buku yang berserakan di lantai
" Sekali lagi maafkan saya, ini buku anda " Ujar Zahira sembari menyerahkan buku-buku itu pada pemiliknya dan melihat siapa yang di tabrak nya tadi, Zahira melihat seorang pria dengan seragam guru yang formal namun nampak berbeda dia memaki pakain hitam putih.
" Ya terimakasih " Ucap laki-laki yang ada di hadapan Zahira lalu Dia menerima buku nya kemudian meninggalkan Zahira sendiri di sana
" MasyaAllah dia guru kah, oohh bagaimana ini, semoga nanti tidak akan terjadi apa apa " Monolog Zahira dalam hati sembari berjalan masuk ke dalam kelas
" Zahira... " Teriak Amanda teman sebangku Zahira yang melihat bahwa Zahira berjalan masuk ke kelas
" Aduuhh Man jangan teriak-teriak kenapa sih kamu berisik tahu gak masih pagi juga " Balas Zahira pada Amanda karena temannya itu suka sekali berbicara dengan keras dan kadang teriak-teriak gak jelas
" Heheh maafkan saya maafkan saya , loh kenapa kamu kok kusut gitu wajah nya? "
" Tahu gak sih tadi yah aku nabrak orang tahu Man " Ucap Zahira setelah duduk di kursinya dan melepaskan tasnya
__ADS_1
" Ya gak tahulah kan kamu belum bilang gimana sih Ra " Kesal Amanda
" Dia tuh guru tapi gak tahu aku belum pernah lihat dan pakaiannya formal hitam putih kayaknya guru baru di sekolah Man gimana ini aku takut nya dia beneran guru terus minta pertanggung jawaban dari kejadian tadi " Cerita Zahira pada Amanda
" Lah gimana ceritanya kamu itu kenpa sampai bisa nabrak ? " Tanya Amanda dan hanya di tatap malas oleh Zahira
" Ya berdoa saja semoga gak ada apa-apa udah ada yang masuk tuh udah bell juga dibahas nanti saja saat istirahat " Lanjut Amanda
" Hmm " Balas Zahira dengan suara yang lemas tak bertenaga
Ternyata yang masuk ke kelas mereka adalah seorang guru baru yang tadi sempat di tabrak oleh Zahira dia dengan gaya cool nya dan keren masuk kedalam kelas dan atmosfir dan susasan kelas jadi tegang sebab ada guru baru yang masuk, tapi di susul dengan wali kelas mereka murid murid yang ada tidak berani berbicara sebab wali kelas mereka itu sangat lah tegas.
" Pagi anak-anak " Sapa wali kelas pada kelas tersebut
" Pagi Pak " Jawab mereka semua atas sapaan wali kelas
" Hari ini ada guru baru yang mengajar kelas kalian jangan ada yang ada yang aneh-aneh kalo gak mau di panggil ke Bk " Ujar nya lalu pergi ke luar tetapi sebelum itu wali kelas meminta pada guru baru itu untuk memperkenalkan dirinya dan setelah itu wali kelas pun pergi
" Pagi semua " Sapa nya
" Perkenalkan namnya saya Aryo Dimas Anggara kalian bisa panggi saya Pak Aryo, saya guru bahasa Indonesia di sini menggantikan Bu Siti yang beralih mengajar di kelas 10 " Ujar Aryo memperkenalkan dirinya di sana
" Apa ada yang di tanyakan " Lanjut Aryo setelah menunggu beberpa detik ternyata tidak ada.
" Jika tidak kita lanjutkan sesi perkenalannya saya akan mengabsen kalian satu persatu " Setelah itu Aryo mengabsen satu persatu murid di sana, di kursi murid atau bangku murid bagian tengah yang lurus dengan meja guru di baris ke tiga dari depan ada Zahira yang menunduk takut ternyata memang benar tebakannya jika yang di tabrak nya tadi adalah guru baru di sini
Tiba giliran Zahira di absen Aryo melihat perempuan yang menabraknya itu dia mengenakan hijab putih dan mangangkat tangannya saat di absen dan sungguh leganya Zahira ternyata tidak terjadi apapun namun tanpa di sadari semua orang Aryo nampak tersenyum saat melihat Zahira dan senyumannya itu sungguh manis sekali karena ia memiliki lesung pipi fitur wajah nya yang tegas menjadi manis tetapi karena ia tersenyum dengan sangat tipis hingga tidak ada seorang pun yang menyadarinya.
Sesi perkenalan selesai dan di lanjutkan dengan buku pelajaran dan mereka di suruh mengerjakan tugas yang ada di buku tersebut hingga jam pelajaran selesai.
Selama pelajaran nya tidak ada yang membuka suara suasana kelas nampak hening namun masih ada sedikit suara jadi kelas tidak benar benar hening karena ada beberpa siswa dan siswa yang sudah selesai mengerjakan tugas lalu bercerita atau berbincang pada teman temannya, termasuk Zahira dan Amanda
" Itu kah orang nya yang kamu ceritaka tadi Ra " Ucap Amanda
" Hmm ya ituu orang nya untung gak ada apa-apa, ohh ya nanti kamu ke kantin kan "
__ADS_1
" Iya kenpa mau ikut "
" Boleh tadi belum sempat makan sih, laper perut ku "
" Kebiasaan kamu tuh biasanya bawa bekal kenapa tadi gak sempat sarapan atau lupa "
" Kesiangan Amanda sayang jadi ya gak sempat makan apa lagi siapin bekal bisa telat ke sekolah lah "
" Dasar kamu tuh ya, oky lah bawa uang saku gak kalo enggak biar aku traktir nanti "
" Lupa belum gajian uang bulanan habis mau minta Ibu panti kasian adik adik saya banyak di sana "
" Ya sudah biar pakek punya ku dulu ku traktir deh gak udah di ganti "
" Beneran nih makasih loh ya "
" Hmmm "
" Wahh makasih Manda my besti " Senang Zahira dan parahnya dia tuh gak sadar dari tadi di perhatikan sama guru yang tidak lain adalah Aryo yang sadari tadi memperhatikan setiap tingkah laku Zahira .
Pelajaran pertama dan kedua selesai kini mereka istirahat dan ke kantin untung saja kantin masih sepi sehingga Zahira dan Amanda dengan cepat mendapatkan pesanan mereka dan tempat duduk .
Keduanya memesan pesanan dan makan serta minuman yang sama yaitu soto ayam dan juga es jeruk.
" Hmmm enak sekali soto punya mbok Jum ini Ra mau lagi aku jadinya "
" Ya kalo kamu mau lagi bisa nambah kan kamu yang beli aku udah cukup makasih ya udah beliin aku "
" Ya sama-sama santai aja kali sama aku mah "
" Iya iya yang santai kayak di pantai "
" Hahahaha " Keduanya tertawa dengan ruang mereka makan dengan bercanda tawa hingga bell masuk berbunyi dan pelajaran berlanjut hingga siang dan pulang sekolah.
Di tempat lain di panti ada seseorang yang datang dan ingin mengadopsi anak di sana namun yang sudah mengerti dan mereka memilih Zahira yang duduk di bangku SMA ibu panti sebenarnya tidak rela tetapi yang mengadopsi Zahira adalh keluarga kaya di kota itu hingga mereka sedikit di takuti banyak orang Ibu Panti yang membutuhkan dana karena mereka juga menu menyumbangkan dana ke dan dengan syarat Zahira menjadi anak putri mereka dengan terpaksa Bu Retno menyetujui nya dan mendatangkan berkas berkas nya dan selesai.
__ADS_1