
Sampai sore hari baru mereka dapat pulang tidak ada istirahat bagi koki yang bekerja paruh waktu karena mereka mulai pada siang hingga sore jika lembur samain malam maka sore baru dpat istrahat untuk menunaikan sholat dan bekal Zahira tadi ia makan saat pelanggan sepi Zahira dengan cepat memakannya sampai habis.
Sekitar pukul lima sore Zahira baru pulang dari kafe ia menuju mushola terdekat untuk sholat ashar dan sekalian maghrib dan selesai maghrib barulah Zahira pulang ke rumah dan Zahira sendiri cukup ahli dalam Bela diri termasuk silat dan tekwondo untuk membela dirinya dari orang orang yang punya niat jahat tentu nya dan tidak untuk menyakiti atau bermain main.
" Assalamu'alaikum Zahira pulang " Ucap salam Zahira saat sampai di rumah dan masuk kedalam rumah ternyata orang tua nya sedang ada acara malam ini dan adanya ada Deon di ruang tengah.
" Waalaikumsalam, baru pulang dek kok malem bukannya biasanya sore udah pulang kamu kerja paruh waktu kan? " Tanya Deon pada Zahira ya Deon tahu sebab ada temannya juga yang bekerja paruh waktu di kafe atau di toko seperti Zahira yang bekerja paruh waktu di sana
" Ehh iya Mas sekalian tadi sholat di mushola soalnya tadi udah jam sore dan mau maghrib, Ibu sama Ayah mana " Jawab Zahira
" Mereka ada acara sama temen paling pulangnya malem, udah keatas sana habis itu turun makan pasti belum makan "
" Iya makasih "Balas Zahira, sesampainya di kamar Zahira langsung menuju kamar mandi dan mandi lalu berganti pakaian tak lupa hijabnya lalu Zahira turun lagi ke dapur ternyata di sana tidak ada makanan sama sekali makanan siang tadi sudah habis ternyata di makan.
" Mas , Ibu sama Ayah udah dari tadi keluarnya? " Tanya Zahira
" Dari sore paling pulang habis isya' kenapa memangnya " Jawab Deon
" Makanannya habis, Mas Deon tadi udah makan " Balas Zahira
" Belum ohh ya aku lupa makannya habis tadi siang karena mamah cuman masak sedikit " Jelas Deon
" Adi mie instan di almari dapur kalo mau masak aja kalo gak bisa masak bisa pesen aku baru aja pesen makanan kamu mau pesen juga mumpung masih belum ku kirim pesannya " Tawar Deon yang ia sedang memesan makanan delivery
" Gak usah, di dapur masih ada nasi, mie sama telur Mas gak usah pesen aku yang masak "
" Ohh ya udah untung aja belum ku kirim dan belum pesen masih milih milih makanan " Gumam Deon yang masih di dengar oleh Zahira
" Mau masak apa emang kamu Za bisa masak , entar dapur kamu bakar lagi "
" Bisa, aku mau masak nasi goreng mawut tapi ini gak ada sayurannya karena habis "
" Hmmm oky lah kalo gitu awas aja kalo dapur berantakan kayak kapal pecah " Peringat Deon dan Zahira hanya tersenyum saja menanggapi ucapan Deon
Zahira memulai acara masaknya mulai dari membuat bumbu nya memasak mie nya dan tekir lalu nasinya dan menghitungnya setelah beberpa menit Zahira mencicipi masakannya tersebut dan ternyata rasanya sudah pas dan enak, beberpa menit lagi Zahira menggoreng nya setelah ktu ia mengangkatnya dari wajan dan di sajikan ke piring dan minumannya cukup air putih saja.
__ADS_1
Setelah siap Zahira menyajikannya di meja makan kemudian memanggil Deon untuk makan malam mereka ohh ya di wajan masih ada sedikit nasi goreng nya buat jaga jaga kalo orang tua mereka pulang dan ingin makan maka sudah ada makanan hanya tinggal menghangatkannya saja nanti.
" Mas Deon makannya udah jadi ayo makan " Panggil Zahira
" Ya, wahh harum banget ini kayaknya enak deh " Ucap Deon dengan tersenyum dan mata berbinar sudah ingin sekali memakannya karena memang perutnya juga sudah sangat lapar
" Kalo gitu silahkan di makan semoga suka "
Tidak lama keduanya pun makan dengan nasi goreng mawut ala Zahira malam itu, dan Deon sempat terkejut mendapati radlsa nasi goreng yang sangat enak itu, rasanya yang pas di lidah, kematangan nasi goreng yang sempurna tidak amis juga tidak gosong atau pahit karena kelamaan di goreng juga warna nasi goreng yang cantik juga .
" Ini, enak banget kamu hebat banget masaknya siapa yang ajarin mau juga dong " Puji Deon
" Di telen dulu makannya kalo mau bicara " Tegur Zahira halus
" Ya gak ada sih tapi dapat panduan dari shef yang profesional " Jawab Zahira santai setelh biasanya menghabiskan makananya
" Ohh ya kamu kerja apa di kafe sebagi pelayanan atau penerima tamu atau di kasir ? " Tanya Deon yang penasaran
" Jadi koki " Jawab Zahira
" What... Koki terus selama masa percobaan bukannya sulit ya kalo Koki "
" Wahh hebat juga ya kamu tuh udah mandiri, pekerja keras lagi "
" Biasa aja, kalo sudah selesai aku akan bersihkan Mas duluan saja " Balas Zahira dan hanya di anggukinokeh Deon
Deon kembali ke ruang tengah dengan ponselnya karena sedang main game di ponsel sementara Zahira swtelh selesai meneteskan piring dan gelas kotor juga menempatkan nya di tempat nya ia le kamar untuk belajar.
Setelah isya' orang tua mereka pulang dan rumah sepi karena Zahira belajar di dalam kamar sampai ketiduran dan Deon yang juga sudah tidur di kamar setelah bermain ponsel dan ngobrol dengan teman temannya.
" Kok rumah sepi banget ya Yah apa mereka udah tidur ya " Ujar Bu Anggi oada suaminya
" Mungkin ohh ya kita lupa masak Bu terus tadi anak anak udah makan belom ya bu udah malem lagi ini " Jawab Ayah Yogi
" Ibu lupa Yah bahan makanan juga habis besok rencananya mau belanja bahan masakan dan lain lainnya juga " Balas nya setelah mereka membersihkan diri mereka dan berganti pakaian dengan pakaian tidur mereka mencoba melihat dapur dan ternyata ada nasi goreng di wajan yang sudah dingin sepertinya masih tadi di buatnya pikir Ibu Anggi
__ADS_1
" Yah ada nasi goreng sepertinya mereka beli Kalo gak buat sendiri tadi, Ibu hangatkan mau kita juga belum makan tadi "
" Boleh Bu apakah masih banyak kenapa masih ada sisanya "
" Sepertinya karena nasi kita habis pasti Zahira yang masak Yah, Deon mana bisa masak sih Yah "
" Benar juga yaudah Bu hangatin aja siapa tahu masih enak rasanya "
Setelah itu Bu Anggi menghangatkan atau menggoreng nya lagi beberpa menit sampai nasi goreng jadi hangat setelah itu langsung di sajikan di piring dan keduanya pun memakannya dengan lahap sampai tandas atau habis.
" Enak Bu nasi goreng nya Ayah jadi ketagihan sama rasanya "
" Sama Ibu juga baru kali ini dapat makan nasi goreng yang rasanya mantab tur pas banget di lidah ya kan Yah "
Sesaat setelah membereskan piring kotornya keduanya melihat putra putri mereka dan benar saja Zahira tertidur di meja beljarnya dan Deon tidur kamarnya sepeti biasa.
" Lama banget Bu lihat anak-anak apa mereka beneran udah tidur? " Tanya Sang Ayah
" Ya mereka udah tidur Zahira pasti capek pulang kerja dia masak terus belajar "
" Ya sudah biarkan saja kita tidur juga, Ayah juga capek nih "
Padahal malam belum larut masih pukul delapan malam tetapi mereka sudah pada tidur karena capek.
Pada malam hari sekitar pukul tiga malam Zahira terbangun dan lehernya serasa mau patah karena dia tertidur di meja belajarnya sebab kelelahan belajar dan tidak sadar saat ketiduran.
" Allah Ya Robb aku ketiduran aduh leherku sakit, belum sholat lagi pasti kecapean, ahh senang rasanya hatiku besok gajian bisa buat beli buku sama lainnya " Senang Zahira setelah membereskan dan menata buku pelajarannya ke dalam tas ia beranjak dari duduknya untuk mandi dan melaksanakan sholat isya' sekalinya sholat malam tahajud.
Kemudian Zahira mengganti pakaiannya dengan pakaian santainya ya meski santai tapi masih menutupi auratnya karena Zahira memaki celana panjang dan kaos panjang tak lupa hijab nya .
Zahira turun ke bawah membuat minuman nya yaitu air lemon yang di beri madu juga sedikit jahe agar hangat juga dengan air hangat di dalam botol minumannya yang biasa ua pakai saat akan olah raga pagi sepeti biasanya.
Tidak ada yang tahu jika Zahira gemar olah raga karena ia selalu bolah raga di saat malam hari pukul dua atau tiga sampai subuh tahun-tahun mereka melihat Zahira yang sampai di rumah atau di panti saat subuh meteka hanya berpikir Zahira sholat di mushola karena datangnya setelah subuh pukul 5 atau 6 pagi.
" Wahh udara nya sejuk tapi dingin, udah waktunya lari ayo Za kamu pasti bisa " Zahira menyemangati dirinya sendiri
__ADS_1
Dia melakukan pemanasan lebih dulu setelah itu peregangan dan terakhir pendinginan baru lari atau joging.
Setelah joging dia melatih bela dirinya yang ia pelajarin selama ini yaitu silat dan tekwondo atau karate pokoknya bermacam macam Bela diri karena Zahira ikut pelatihan bela diri di dekan panti dulu dan dia suka semuanya makanya dia ahli Bela diri dan sudah dapat sabuk hitam semuanya.