
Pulang dari sekolah Zahira langsung ke panti dan akan membicarakan rencananya pada Ibu panti namun ternyata tidak sesuai dengan apa yang ia pikirkan.
Disana ada banyak orang juga dan adik adiknya ada dua orang asing yang bersama Ibu panti yang dub lihat oleh Zahira
" Kok banyak orang di sini " Ujar Zahira sembari mengerutkan keningnya
" Bu itu ada apa ya kok rame sekali di panti? " Tanya Zahira pada ibu ibu yang juga sedang melihat di sana banyak orang di panti
" Owalah itu lo neng ada dua orang mau adopsi anak tapi dari tadi belum juga pergi katanya isih nunggu anak nya yang di adopsi durung teko " Jawab Ibu Ibu itu
" Wahhh iya makasih banget kalo gitu saya ke sana dulu mari " Balas Zahira setelahnya ia masuk ke kawasan panti
" Assalamu'alaikum Bu Zahira pulang " Salam Zahira lalu menyalimi telapak tangan Bu panti dan kedua orang yang ada di sana
" Waalaikumsalam kamu masuk aja dulu ndok nanti kemari lagi ada yang mau Ibu bicarakan sama kamu " Jawab Bu Retno pada Zahira
" Iya Bu kalo gitu Zahira masuk dulu " Balas Zahira sopan dan akhirnya Zahira masuk ke dalam lalu membersihkan dirinya juga menata barang barangnya yang ia siapkan untuk pindah ke kontrakannya rencana nya sih
Setelah berganti pakaian dan menata barang barangnya ia pun keluar lagi untuk menemui Bu Retno yang katanya mau ada yang dibicarakan padanya itu.
Di lain tempat kedua orang tua itu sedang tersenyum sambil memuji kecantikan dan kesopanan andap asor nya Zahira
__ADS_1
" Yah dia cantik ya Yah Ibu jadi senang " Bisik nya pada sang suami
" Bener Bu Ayah juga suka sama anaknya udah sopan cantik lagi " Balas sang Ayah
" Bu katanya ada yang mau di bicarakan sama Zahira apa ya Bu " Ucap Zahira yang sudah datang di sana dan bertanya pada Bu Retno
" Gini lho Za ada orang tua yang mau adopsi anak tapi dia maunya yang sopan dan cantik Ibu juga udah pilihkan orang tapi mereka maunya kamu Ibu juga udah urus dan tanda tangan surat suratnya " Jelas Bu Retno
" Beneran Bu ada yang mau sama saya, sebenarnya Zahira gak terlalu berharap ada orang yang mau angkat Zahira jadi anak, rencana Zahira pulang sekolah ini mau bilang kalo Zahira mau pindah ke kos yang dekat dengan sekolah dan kafe tempat Zahira kerja juga untuk tambahan buat adek-adek di sini " Terang Zahira ia tidak merasakan senang atau sedih Zahira merasa biasa saja karena ia juga tak berharap lebih karena sedari kecil dia ada di panti dan dia juga rajin beribadah dan mengaji selain itu Zahira tidak tahu apa itu kasih sayang ia hanya tahu jika Ibu Panti menyayanginya sebagai orang tua tetapi Zahira sendiri tidak tahu orang tuanya sendiri di mana namun seiring berjalannya waktu ia pun tahu apa itu kasih sayang.
" Iya sayang gimana menurut kamu mau tidak lagi pula mereka juga akan menyumbang saja ke sini jadi kamu gak usah khawatir masalah biaya, kamu urus dirimu sendiri aja kalo mau kesini silahkan pintunya akan selalu terbuka lebar buat mu Ibu senang ada yang mau angkat kamu jadi anak mereka "
" Kamu pasti Zahira kan yang di ceritakan sama Bu Retno sungguh cantik Ibu ini adalah Ibu kamu sekarang nama Ibu Anggi dan ini suami Ibu Ayah baru kamu namanya Yogi " Kenal Bu Anggi pada Zahira sembari tersenyum cerah begitupun Ayah Yogi yang juga tersenyum pada Zahira
" Iya Bu saya Zahira, makasih banyak sudah mau angkat saya jadi anaknya Ibu dan Ayah " Jawab Zahira sopan ia mencium kedua tangan orang tua barunya itu lagi.
Dan selanjutnya Zahira di boyong pergi dengan mobil mereka ke rumah baru nya, dinkerjalanan mereka banyak berbincang mulai dari masa kecil Zahira dan sampai sekarang lalu mereka juga bercerita tentang saudara tiri Zahira yang merupakan kakak dari Zahira.
Di perjalanan tersebut Zahira banyak diam dan menjawab apa pertanyaan dari orang Tua angkatnya yang menurutnya penting saja, karena sebagian merekalah yang banyak bercerita tentang saudara angkatnya dan sebagainya.
Zahira tidak sadar jika sepedanya lupa di bawa sebab mereka tadi cepat cepat, dan Zahira juga akan tetap menjalani kehidupan nya tetap bekerja meskipun sekarang ia di angkat menjadi anak angkat oleh keluarga angkatnta tersebut.
__ADS_1
Perjalanan ke rumah barunya memakan waktu cukup lama karena jarak rumah barunya dan panti lumayan jauh dan Ara sempat tertidur di mobil tersebut.
" Sebaiknya aku tidur saja lebih dulu perjalanannya lumayan jauh juga " Batin Zahira ia memejamkan matanya dan tidak lama ia pun tertidur.
" Bu lihat dia ternyata tidur kita bicara panjang gak tahunya malah tidur " Ujar sang suami pada Istrinya
" Ya wajar lah Yah perjalanan rumah kita dari panti kan lumayan jauh, pastinya dia juga capek kali biarkan saja dia tidur nanti kalo sampai baru kita bangunkan " Jawab sang istri
" Kita tidur juga Bu Ayah juga ngantuk " Balas nya
" Ya sudah kita tidur sebentar paling gak lama juga sampek " Ucap nya lalu mereka pun juga tertidur.
Tidak terasa waktu terus berlalu tinggal melawati satu jalan lagi mereka makn dampai di rumah, lalu di tempat lain di rumah mereka ada seorang laki-laki yang sedang menunggu kedua orang tuanya yang katanya mau adopsi anak agar dia punya teman dan adik juga di rumah.
Ia menunggu di ruang keluarga tidak lama duduk di ruang tamu sambil bermain ponsel, di tengah ia bermain temannya oun menelpon akhirnya ia menghabiskan waktunya untuk mengobrol dengan temannya di sambungan ponsel video call hingga orang tuanya datang nanti.
Di mobil Zahira terbangun dari tidur nya namun ia melihat jika orang tua angkatnya juga tertidur, ia pun lalu merapikan hijabnya yang sedikit kusut setelah ia pakai untuk tidur tadi.
sembari menunggu sampai ia melihat ke luar jendela mobil, dibkibatnya banyak rumah rumah elit di sana dan ia baru sadar dan tahu ternyata rumah barunya terletak di antara rumah rumah yang mewah dan termasuk ke jajanan orang orang berasa semuanya.
Di dalam hati nya Zahira selalu mengingat bahwa dirinya hanya anak angkat saja ia selalu mengingat statusntanitu dan ia juga bertekad nanti jika waktunya tiba ia akan mencari kedua orang tua kandung nya, yang ia saja belum tahu siapa dan dimana mereka berada.
__ADS_1