Pengelana Dunia Utusan Para Dewa

Pengelana Dunia Utusan Para Dewa
Ch. 27 - Rencana Arzha


__ADS_3

" Benar sekali Tuan Chris.. Namun jika hanya seperti itu, kita hanya akan menunggu kekalahan saja, sebelum semua orang kelaparan itu memaksa untuk merangsek masuk, " ucap Arzha.


" Pertama.. Bisakah kita membuat sebuah benteng dadakan di sepanjang pantai tempat kedatangan para penyerang itu? Tepatnya di pantai sebelah timur di pulau bagian timur Kepulauan Tengah yang terbagi dua ini, " ucap Arzha.


" Membuat benteng? Sepertinya jika kita semua menyewa semua ahli bangunan yang ada disini, juga dibantu oleh para pelayan kita, sebuah benteng yang cukup untuk menahan serangan mereka bisa dibuat dalam waktu satu sampai dua minggu, " ucap Tuan Chris.


" Begitukah? Itu sungguh kabar yang bagus, lalu apakah kita mempunyai beberapa armada kapal yang kuat dan bagus? " tanya Arzha.


" Jika itu sebuah armada lautan yang menyeramkan, serahkan padaku Tuan Arzha.. " ucap Tuan Winston yang sejak tadi hanya diam.


" Benarkah itu Tuan Winston? Sepertinya kita bisa mengalahkan pasukan Kekaisaran Suci Helmia itu, bahkan jika beruntung mungkin.. " ucap Arzha.


" Lalu kalau boleh tau ada berapa jumlah total keseluruhan pasukan kita? "


" Mungkin sekitar dua ratus sepuluh, sampai tiga ratus dua puluh ribu lebih, " ucap Tuan tua Louis.


" Jika perhitungan ku tidak salah, dengan beberapa ribu kapal seperti itu, mereka mungkin setidaknya akan mengirimkan empat ratus, hingga lima ratus ribu pasukan ke Kepulauan Tengah kita ini, " ucap Arzha.


" Sungguh jumlah yang sangat timpang, " gumamnya.


" Empat ratus sampai lima ratus ribu!? Itu bahkan dua kali lipat lebih banyak dari pasukan kita.. " ucap seorang anggota platinum itu semakin khawatir.


Namun Arzha tetap menenangkan nya,


" Anda bisa bersantai terlebih dahulu Tuan, tidak perlu sampai setakut itu, mengirimkan pasukan besar seperti itu memerlukan biaya pemeliharaan juga persenjataan pasukan yang tidak sedikit, " ucap Arzha.


" Jika kita bisa memenangkan perang ini, maka itu akan sangat melemahkan Kekaisaran Suci Helmia kedepannya, "


" Sudah diputuskan! Ini usulan dan ide dariku, terserah kalian akan mengikutinya atau tidak, tapi usulan ku ini murni dari hasil pemikiran ku untuk tetap menjaga keberadaan kita di pulau ini, "

__ADS_1


" Pertama buat benteng dan beberapa jebakan di tempat mereka sampai disini, benteng berfungsi sebagai penahan laju gerak mereka, dan ranjau untuk mengkonfrontasi mereka, bahwa mereka datang ke sini untuk berperang, bukan menaklukkan sebuah wilayah yang cuma cuma, " ucap Arzha.


" Lalu.. Tunggu pasukan besar mereka datang, perkiraan ku mungkin hanya dalam jarak beberapa hari, setelah itu armada pasukan laut kita berjaga di sekitar pelayaran mereka, tahan dan hadang jika ada kapal pasukan musuh yang berlayar menuju pulau kita untuk memberikan bantuan, dan kemungkinan bantuan itu adalah pasokan pangan, " ucap Arzha.


" Setelah itu kita hanya tinggal menunggu, dan peperangan pun akan selesai, namun yang sudah dipikirkan agak matak seperti ini pun bisa saja masih di gagalkan oleh musuh, tapi itu kembali lagi pada hak kalian untuk memilihnya, " ucap Arzha.


Semua orang yang hadir disana termenung memikirkan ide dan usulan yang dipikirkan Arzha,


" Benar benar usulan yang menarik, " ucap Tuan tua Louis.


Namun, " Pemuda yang berbahaya.. " gumam Tuan tua Louis.


" Kita bisa mencobanya Tuan Arzha? Dan bahkan seperti penuturan mu, kita bisa menangkap hampir lima ratus ribu orang bukan? Haha.. " ucap Tuan Chris.


Di dalam hatinya Ia berbeda, Tuan Chris itu akan semakin mengawasinya karena sudah terbukti, Arzha merupkan seorang yang sangat berbahaya.


" Keluarga Ambrosia kami dengan senang hati membantu logistik ramuan, pasukan dan juga pangan nya, " ucap Rose de Ambrosia.


" Aku akan memfokuskan pengumpulan logistik dan pangan para pasukan kita, jika masih kurang, kita bisa mencoba mencari ke dua negara di barat, jika hal pangan mungkin mereka bisa meminjamkannya? " ucap Tuan Chris.


" Yang lainnya? " tanya Tuan tua Louis.


Semua saling berpandangan, memang jika dipikir tentang perencanaan, rencana Arzha sangatlah hebat, cerdas namun juga teliti, sangat susah bagi mereka menolaknya.


" Kami mengikuti Tuan! " ucap semuanya.


" Bagus! Dan jika memungkinkan.. Persiapkan seluruh tukang dan ahli bangunan yang ada di seluruh Kepulauan Tengah ini untuk membentuk sebuah benteng pengepungan di sepanjang pantai sebelah timur, pulau bagian timur, Kepulauan Tengah, " ucap Tuan tua Louis.


" Baik Tuan! " ucap semuanya serempak.

__ADS_1


Dengan cepat semuanya bergegas berpamitan dari tempat Arzha untuk menyiapkan persiapan sebelum peperangan nya, tak terkecuali ketiga Dewan Tertinggi itu.


" Hah.. Sepertinya kita juga harus ikut andil di dalamnya, apalagi rencana itu aku yang mengusulkan nya.. " gumam Arzha.


Arzha akhirnya memutuskan untuk membawa beberapa orang pelayan nya untuk ikut membantu pembangunan benteng itu, sesuai informasi, Tuan Chris langsung membantu pangan para pekerja juga kekuatan keuangannya.


Benteng yang akan mereka buat itu merupakan benteng terpanjang yang akan dibuat di Kepulauan Tengah itu, banyak orang orang berbondong bondong berbaris dari ujung utara pantai pulau timur itu, hingga ujung selatannya.


Pembangunan itu rencananya akan mengorbankan dua kota pelabuhan Kepulauan Tengah, para warga yang berdiam di kota itu di sarankan untuk mengungsi ke kota kota terdekat.


Arzha membawa Rodrigo dan juga puluhan anak buah nya untuk ikut membantu membangun, sesampainya disana Ia disambut oleh para ahli bangunan yang sedang berkumpul untuk membicarakan pembangunan fondasinya.


" Kita harus berhati hati dalam membangun fondasinya, ini adalah pembangunan ratusan kilometer sepanjang pantai, jangan ada kesalahan, " ucap salah seorang ahli bangunan.


" Bukankah pekerjaan ini akan lama? Apalagi mengingat pembangunan benteng sepanjang itu, " ucap ahli bangunan yang lain.


" Kabarnya kita akan dibantu oleh ribuan, bahkan puluhan ribu orang pekerja suka rela lainnya dari warga di Kepulauan Tengah ini, " ucap ahli bangunan lainnya.


" Begitukah? Itu akan lebih bagus, mari kita bersiap, minimal beberapa meter fondasi dapat kita selesaikan hari ini, "


" Dan juga tak perlu terlalu bagus untuk sebuah benteng dadakan, batunya juga mendadak dikumpulkan, ini adalah sebuah perencanaan pembuatan benteng dadakan yang biasa, namun cukup kuat, sepertinya hanya untuk menahan serangan manusia, "


" Ya.. Pembuatan benteng mendadak seperti ini tidak akan lama jika di gempur habis habisan oleh alat kepung berat seperti pelontar, "


" Sudahlah, mari kita cepat bekerja, tugas kita adalah mengerjakan pekerjaan ini dengan cepat, dan harus selesai paling cepat dalam waktu dua minggu, "


Semua pekerja itu akhirnya bahu membahu dibantu oleh para pekerja yang sudah disiapkan oleh para petinggi asosiasi dalam rangka membantu pembangunan benteng itu.


" Aku sepertinya harus segera membantu juga.. " gumam Arzha yang mendengar percakapan mereka.

__ADS_1


" Ayo semuanya mulai membantu, isi tempat yang masih kosong, dan juga bekerjalah dengan giat, kelangsungan Kepulauan Tengah ini bergantung pada kalian! " ucap Arzha.



__ADS_2