
"udah puas meluk guenya? " ucapnya dengan suara yang sepertinya aku mengenalnya. Saat aku menengok ke arah wajah pria itu aku sangat terkejut.
Deg.. ' astagfirullah ngapa ni alien lagi si kan jadi ngeri aku' batinku.
" lo udah ngerasa nyaman di pelukkan gue apa gimana? "ucapnya dengan wajah angkuhnya itu.
" idih pd amat lo" ucapku yang langsung menjauhkan tutbuhku dari dirinya.
" suruh siapa si lo peluk peluk gue, dasa alien" ucapku cuek.
" eh dasar lo gatau diri, masih mending gue selametin lo kalok engga paling lo udah jatoh tu" ucapnya dengan mata tajam ke arahku.
" oh masa? Oke makasih. "ucapku dan langsung membawa kucingku pergi dari situ.
Setelah perdebatan singkatku dengan alien, aku langsung pulang dengan sangat lelah.
" assalamualaikum, akhirnya sampek juga di rumah" ucapku sambil meregangkan seluruh otot badanku yang sangat pegal.
" nis, manis sini nih aku punya makanan buat kamu" ucapku sambil memberi kucingku makanan yang diberikan bu antika tadi.
" puss kamu lucu banget deh, imut nyaa... Bagusnya kamu aku kasih nama apa ya? "ucapku sambil berpikir nama apa yang cocok untuk kucingku.
"hmm gimana kalok aku kasih nama arsha aja kayak nya bagus deh, ya gak ar?" ucapku tersenyum melihat kucingku.
" dan sekarang tinggal aku yang butuh energi. aku mau makan dulu ah.. Abis itu aku tidur solat terus aku tidur deh" ucapku sambil mengambil piring dan memakan makanan dari bu antika.
Setelah makan aku langsung solat, trus tidur untuk mengumpulkan energiku yang terbuang seharian.
.........
Drt... Drt..
Suara alarm terdengar di telingaku, aku mulai membuka mataku lalu ke kamar mandi untuk memberaihkan badanku. Aku memang selalu mandi sebelum adzan subuh supaya lebih cepat berkemas dan tidak terlambat ke sekolah.
__ADS_1
Setelah mandi aku langsung menunaikan solat subuh. Ketika aku ke dapur untuk masak aku terkejut mendengar suara kucingku.
Miaww..
" astagfirullah, kaget aku nis, ya ampun ar kenapa ngagetin si pus ayok sini kamu temenin aku masak ya" ucapku yang membawa kucingku ke meja, lalu aku memotong bahan bahan untuk aku masak.
Setelah masak dan menyiapkan makanan untuk arsha, aku langsung memakan sarapanku dan bersiap untuk ke sekolah.
"hmm kayaknya aku bakal ketemu kak bima hari ini, pasti kak bima udah pulang dan bisa berangkat sekolah bareng aku" ucapku tersenyum memikirkan kak bima yang sangat baik kepadaku.
Setelah berjalan dari rumahku, aku langsung menuju ke rumah kak bima.
" assalamualaikum, kak bima!" 'kok gaada yang nyaut ya?'batinku.
"assalamualaikum, kak bima! Om, tante?" ucapku sambil melihat ke sekitar dalam rumah kak bima dari luar gerbang.
Tiba tiba...
Plak...suara tamparan yang menggema di sekitar telingaku. Mataku memerah menahan air mata, pipiku merah akibat tamparan itu.
" apa maksut tante? Apa tante nganggep aku sebagai wanita murahan? Apa yang aku lakuin te? Apa aku menyerahkan tubuhku untuk banyak pria diluar sana? Apa aku menggunakan pakaian minim dan makeup tebal untuk menarik banyak pria? Apa tante sadar kalok aku itu masih di bawah umur te! Aku masih smp! Tapi tante menghinaku seakan aku sudah melakukan semua hal menjijikan itu!" ucapku berteriak.
"aku tanya sekarang sama tante" ucapku mendekati tante rani.
"apa kesalahan ku te? Apa kesalahan orangtuaku sehingga tante menghina Mereka! Kalok tante menghina aku dengan segala cara mungkin aku hanya marah biasa tante, tapi di dalam ucapan tante tadi, jelas jelas tante menghina ibuku! Apa tante mau dihina seperti itu oleh orang lain ha?! Aku selalu manggil tante dengan sebutan mama, aku nganggep tante sebagai ibu kandungku meskipun aku tau tante itu cuma orang yang mengasuhku dan menjadi ibu pengganti ku!" sambungku dengan emosi yang membara dan dengan linangan air mata yang terus mengalir tanpa berhenti.
" sekarang apa mau tante?" tanyaku.
Ku lihat tante rani diam lalu tersenyum.
" pergilah dari sini dan jauhi keluarga mereka! " ucap tante rani sambil menunjuk ke arah rumah kak bima.
" te, aku mohon sama tante aku udah gaada siapa siapa lagi te disini apalagi kalok aku pergi dari sini te, aku bakal tinggal sama siapa te? Aku bakal kerja apa di luar sana" ucapku memohon kepada tante rani.
__ADS_1
Tapi tiba tiba saja, tidak ada badai yang berlalu, alien itu datang seperti pahlawan. Dia sangat terlihat tampan saat serius.
" baikalah nyonya! Disha akan pergi dari hadapan anda sekarang juga!" ucap alien sambil menarikku ke hadapannya. Mata kami beradu, namun dia langsung membawaku pergi dari tempat itu.
Aku merasa terbawa angin begitu saja, aku mengikuti alien ini berjalan? Sepertinya otakku sedang berhenti bekerja.
" apa lo udah gila ha? Mau mauan lo mohon kayak gitu ke orang jahat kayak gitu? " ucap alien itu, di dalam kemaraannya entah mengapa aku melihat sorot matanya yang begitu lembut. Tatapan matanya kepadaku bukan tatapan kepada seorang musuh, tapi menatapku seperti seorang yang begitu penting baginya.
" lo ikut gue aja, sekarang kita bakal pindah ke jakarta. Disana gue pernah punya rumah kita bisa tinggal disitu" ucapnya serius.
'ha? Jakarta? Bukannya kak arman tinggal disana ya?' batinku.
"t-tapi aku belum bilang ke kak bima" ucapku sambil menunduk dengan wajah sedih.
" lo gatau apa kalok bima tu pergi ke luar negeri, papa sama mama gue ikut juga ke luar negeri. Rencananya si mereka bakal ngebesarin bisnis papa gue jadi mereka pergi ke amerika" ucapnya menjelaskan.
"apa? Kok ga kasih tau gue dari tadi si?" ucapku sok marah.
" eh tadi lo takut, gugup dan lemah lembut kenapa sekarang jadi sangar" gumamnya yang masih bisa ku dengar.
" hmm yaudah deh gue gaada pilihan lain kan selain ikut lo, tapiii gue ga bakal selamanya tinggal sama lo, inget itu" ucapku langsung berjalan ke rumah ku. Aku lihat dia juga mengikutiku.
Entah perasaan apa yang ada di hatiku, kenapa aku merasa tenang dan nyaman melihat tatapan dan sikapnya kepadaku tadi. Aku merasa sangat bahagia melihatnya seperti ini.
Aditya pov..
' untung aja sha, entah perasaan apa ini yang ngebuat gue bisa mau nyelametin lo tadi' ucap gue dalam hati.
bersambung...
****Hai guys, terimakasih ya bagi yang mau mampir dan menyempatkan waktu kalian untuk membaca novelku. Terimakasih bagi kalian yang mendukung, semoga pembaca novelku makin banyak yaa..
Semoga para pembaca mau ngelike dan komen novelku, dan untuk yang udah komen dan like makasih banyak ya karena kalian buat aku sedikit punya inspirasi dan semangat. semoga makin banyak yang like biar kalian cepet tau gimana sih kelanjutan kisah ini, untuk kalian terimakasih.
__ADS_1
bagi para teman teman yang udah membaca ceritaku ini tolong pencet tombol like dan pencet tombol love juga yaaaaaa!!!
jangan lupa okeee**:)