
saat ini aku sedang berada di luar rumah. aku jalan jalan kesekitar rumah bersama kak david. semilir angin yang dingin menusuk tubuhku. aku dan kak david saling berbicara mengenai masa lalu kami.
"sha, lo kok bisa pergi daru rumah lo si? lo ada masalah keluarga apa gimana? setau gue ni ya kalok cewek itu paling gabisa jauh dari ayah dan ibunya. kok lo malah kabur kayak gini. "tanya kak david sekaligus mengocehiku dengan banyak kata katanya yang sok bijak itu.
" kalok tanya tu satu dong kak, aku jadi bingung mau jawab ya mana" jawabku kesal
"eh eh maaf maaf biasa keblabasan hehe" ucap kak david sambil cengengesan.
" mau dijawab gak ni pertanyaannya kak" tanyaku sedikit menggoda.
"ya jawab lah, gue udah nungguin ni dari tadi" jawab kak david kesel.
"hehe iya maaf kak, jadi gini kenapa aku bisa pergi dari rumah itu karena aku ingin jadi orang yang mandiri dan bisa membuat ayah dan ibuku bangga. tapi disisi lain, ayahku justru benci banget sama aku dan engga peduli sama aku. ayahku selalu nyiksa aku bahkan aku selalu jadi bahan pelampiasan amarahnya. ibuku, ibuku pasti ngerasain lebih dari yang aku rasain kak. mungkin aku cuma disiksa sedikit, tapi ibuku selalu disiksa secara fisik maupun batin kak. aku engga tega sama semua itu, jadi aku putusin buat kabur dari rumah. setidaknya ayah udah engga kesel liat mukakku" penjelasanku yang diakhiri dengan senyuman getir mengingat masa laluku yang begitu suram. tak terasa air mataku pun mengalir tanpa seizinku.
"eh kok lo nangis si. udah dong jangan nangis gue janji deh bakal disamping lo terus dan akan jadi temen lo yang paling baik" ucap kak david menghiburku dengan memelukku. jantungku berdegup sangat kencang seperti akan lepas dari tempatnya.
"udah ah kak main peluk peluk aja si" ujarku sambil mendorongnya menjauhiku.
"kenapa emangnya? elo takut jatuh cinta sama gue cuma gara gara gue peluk lo? "tanya kak david sedikit menggodaku untuk memarahinya.
"kak daviddddd! "teriakku kepada kak david. malam ini menjadi malam yang sangat indah bagiku dan bagi kak david, karena kami bisa mengungkapkan isi hati kami dan bisa berlari larian bersama.
pada pagi harinya aku bersama anisa sudah siap di meja makan dengan makanan yang kami masak tadi. sambil menunggu yang lainya aku dan anisa membicarakan tentang cita cita.
" sha kamu punya cita cita ga? " tanya annisa yang membuatku tersenyum tipis
" aku punya cita cita nis tapi gatau kesampekan apa engga" jawabku dengan sedikit tertawa.
__ADS_1
" lah kok gitu sha? harusnya kamu yakin sama cita cita kamu" kata annisa
" dulu aku mikirnya bahwa aku ga pantes dapet apa apa nis jadi aku tinggalin mimpiku itu di belakang dan aku cuma natap masa depan aku yang suram" jawabku dengan sedikit menunduk
" emangnya cita cita kamu apa dha? siapa tau kita punya cita cita yang sama dan bisa kita rintis bareng bareng" tanya annisa dengan penuh semangat
" jadi dessainer dan model nis dan gatau deh bisa wujudkan apa engga" jawabku dengan sedikit tertawa
" wah kita punya kesamaan tuh, aku juga pengen jadi dessainer sha gimana kalok kita kerja sama dari sekarang, kita coba buat desain baju nya? " tanya annisa dengan semangatnya yang tiba tiba membara.
" oke kita kerja sama deh nis kalok kita berhasil pasti bapak sama ibu bangga sama kitaa" jawabku dengan senyum yang sangat lebar.
setelah selesai mengobrol aku dan annisa memanggil bapak, ibu, ridho dan kak david. bapak dan ibu dipanggil sama annisa sementara kak david dan ridho aku yang panggil.
"kak david ayo sarapan kak udah siap tu ridho juga ayo" ajakku ketika aku sampai di depan pintu kamar mereka.
"masak tumis kacang sama tempe goreng kak" jawabku dengan senyum yang lebar.
"ngapa si lo senyum senyum, sakit ya lo apa jangan jangan gila ya lo" candaan kak david diikuti gerakan tangannya yang menempelkan punggu tangannya pada dahi ku.
"ih kak david kan senyum itu ibadah kak, pagi pagi gaboleh sedih harus senyum kayak aku nih" ucapku sambil senyum yang lebar
" iya deh iya kalah gue, canda doang tapi" kata kak david sambil tertawa
" kakak kakak udah deh aku laper ngapain si berdiri di depan pintu kayak gini udah mirip aja sama security" ucap ridho yang berdiri di belakang kak david dengan wajah kesalnya.
"lo ngapain si, kalok mau lewat lewat aja kalik" ucap kak david dengan tawanya.
__ADS_1
" udah udah ayo makan sekarang keburu ga enak tu makanan" ajakku yang langsung melangkahkan kakiku menuju meja makan dan diikuti oleh kak david dan ridho.
di meja makan, aku duduk berhadapan dengan kak david. jujur kak david menurutku sangat tampan dan cool jadi memungkinkan dirinya disukai banyak wanita diluaran sana. kak david yang sedari tadi juga melihatku kini menatap mataku dengan lekatnya. aku tidak merasa risih dengan tatapanya itu, tapi aku merasa seperti ada sesuatu yang ingin keluar dari tubuhku.
"lo ngapain liatin gue kayak gitu? " tanya kak david yang mengagetkan orang orang di meja makan, bahkan akupun ikut kaget karena secara tiba tiba kak david bertanya sekeras itu yang membuatku menunduk malu di depan semua orang yang ada di meja makan.
"maaf kak, ga sengaja" jawabku dengan wajah yang sudah memerah pasti.
"oh" jawab kak david singkat. situasi ini lah yang membuatku ingin pergi dari sini, malu yang berat banget apalagi kak david cuma bilang 'oh' doang. dasar gatau diri tu kak david.
setelah selesai makan bersama aku di ajak bapak dan ibu serta annisa yang sudah lengkap memakai seragam sekolah ke sekolah tentunya. aku juga memakai seragam sekolah, sepertinya mereka akan menyekolahkan ku di sekolah annisa. sebelumnya aku tidak pernah sekolah jadi ini adalah hari pertamaku pergi ke sekolah. aku langsung di naikkan di kelas 5 sd karena ketika di tes aku bisa mengisi semua tesnya dengan baik dan benar.
memang aku tidak pernah sekolah, tapi kakakku sudah seperti guru bagiku. kakakku selalu mengajariku cara menulis dan cara membaca bahkan kakakku mengajariku berhitung dan aku selalu diberikan buku bukunya waktu dia sd dulu sehingga aku lebih rajin membaca, walaupun harus sembunyi sembunyi karena takut ketahuan ayah.
saat semua sudah beres aku masuk ke kelas 5b bersama annisa dan juga guru kelas itu.
"pagi murid murid" sapa bu kartika, wali kelas 5b.
" pagi buuu" jawab murid murid itu serempak
"perkenalkan ini kita punya teman baru yang akan menjadi anggota kelas kita, silahkan sha perkenalan diri."
Bersambung...
bagi para teman teman yang udah membaca ceritaku ini tolong pencet tombol like dan pencet tombol love juga yaaaaa!!!
jangan lupa okeee:)
__ADS_1