Pengorbanan Dalam Cinta Dan Benci

Pengorbanan Dalam Cinta Dan Benci
episode 5


__ADS_3

aku sangat takut melihat kedua orang tuaku bertengkar hebat saat ini. aku hanya bisa lari kekamar dan menangis sejadi jadinya saat ini. aku jadi teringat oleh ibu kandungku. aku menceritakan keluh kesahku kepadanya dan sekarang, aku curhat kepada ibu kandungku tentang apa yang terjadi saat ini.


mungkin aku terlihat seperti orang yang hilang akal karena berbicara dengan sebuah foto wanita yang tersenyum. aku tau walaupun aku mengadukan semua keluh kesahku kepada ibu kandungku ini, dia tidak akan pernah bisa menjawab setiap kata yang aku ajukan kepada ibuku ini.


"mah, aku takut tinggal disini mah hiks.. hiks.. aku takut ayah sama ibu bertengkar terus diluar sana. aku butuh teman mah hiks hiks.. "aduanku kepada ibuku ini dengan sesegukkan tangisan ku.


takkan ada hal yang semanis gula, meskipun manis pasti akan meninggalkan sedikit rasa pahit di lidah kita. setiap hal yang kita lakukan tidak akan selalu berjalan dengan baik dan mulus, ada kalanya kita harus merasakan kepahitan di setiap hal yang ada pada kita. meskipun begitu kita harus tetap berjuang untuk mengahdapi segala hal yang membuat kita hampir terpuruk lemah dan bangkit di setiap kita merasa putus asa.


DISHA AMANDA POV


aku saat ini sedang jalan jalan ke sekitar rumah ayah dan ibu. aku mencoba mencari tahu apa saja yang ada di sekitar sini. banyak tetangga yang ramah senyum dan juga mau saling menyapa bahkan tidak takut untuk berbaur denganku meski aku orang asing. baru sebentar aku disini tapi aku sudah mendapatkan banyak kasih sayang dan kenyamanan yang tidak bisa ku peroleh ki rumahku sendiri.


ketika sedang asik berjalan, aku bertemu kak david dengan keadaan kacau di sebuah pos ronda. aku memhampirinya dan mencoba untuk membantu kak david.


" ya ampun kak, kak david kan. kok kakak jadi kayak gini kak kenapa kak? kakak kalok punya masalah ceritain aja ke aku kak aku siap mendengarkan apa yang kakak omongin" ucapku seraya mengajak kak david supaya lebih terbuka dan mau dekat denganku juga.


"lo seriusan mau ngedengerin apa yang gue ucapin? lo itu udah gue bentak tetep keukeh aja si. gue bahkan malu buat ungkapin apa yang gue alami ke elo karena gue banyak salah sama lo" ucap kak david sambil menghapus air matanya yang sudah mengalir deras sedari tadi.


"cerita aja kak, aku ga masalah kok tentang kakak yang ngebentak aku lah apa kakak yang bersikap dan bersifat dingin ke semua orang. aku ga peduli kak, karrna aku tau kakak bersikap kayak gitu pasti ada alasan yang kuat. kalok kakak gak cerita ke seseorang, pasti apa yang kakak alami akan lebih membebani kakak dan membuat kakak lupa sama orang tua nanti. "setelah mendengar ucapanku ini, kak david langsung menatap kedua mataku sangat dalam. dia seperti sedang mengisyaratkan sesuatu tapi aku tidak tau apa itu.


"oke gue mau cerita ke elo tentang apa yang gue alami selama ini. dulu waktu gue berumur 10 tahun, gue pernah suka sama cewek. gue coba ngedeketin cewek itu dengan segala macam cara dan tingkah yang unik. gue ga sadar kalok gue itu manusia yang dilahirkan dengan banyak kesederhanaan. gue nembak cewek itu dan lo tau reaksi dia apa? dia bilang gue gak selevel sama dia dan gue itu cuman sampah dimata dia yang selalu mencari kesempatan untuk bertemu dengan dia. mungkin saat itu juga aku dinyatakan kalah, tapi aku tetap pergi ke rumah cewek itu dan gue tetep nembak dia disana didepa kedua orang tuanya. ketika aku sedang berbicara tiba tiba...

__ADS_1


bugh.. bugh..


*penjaga usir anak ini dan kalau bisa jangan biarkan dia hidup sekalian! berani beraninya dia mendekati putri ku. *ucap ayah cewek itu.


dengan putus asa aku memohon kepada para penjaga itu untuk melepaskan ku dan aku berjanji tidak akan kerumah cewek itu lagi. sejak saat itu gue benci melihat orang disekitar gue apalagi itu cewek, aku langsung ingin membunuh saja." cerita kak david panjang kali lebar.


"jadi cuman masalah cewek kakak kayak gitu, hahahhahaaaa.... "ucapku sambil aku tertawa karena lucu sekali bagiku, bahkan aku tidak bisa menahan tawaku ini.


"hahaha lucu ya! gue kira lo dengerin itu menghayati apa aja usaha gue buat ngedapetin cewek itu dan apa yang gue rasain selama ini. "ucap kak david marah denganku? ini benar benar pemandangan langka tau gak marahnya kak david kali ini lucu banget kayak apa gitu.


"maaf kak maaf, oke deh aku ga ketawa lagi ni" ucapku sambil menunjukkan mulutku yang sudah tidak mangap mangap lagi karena aku sudah berhenti tertawa.


"kita akan selalu menjadi teman. dalam suka maupun duka kita pasti akan bersama"ucap kak david sambil tersenyum padaku. pemandangan langka lagi ini wahhh, gantengnya dua kali lipat dari yang tadi.


"oke tapi kakak harus janji sama aku kalok kakak bakalan berubah menjadi lebih baik. "ucapku


"oke aku bakalan berubah" kita pun pulang ketika hampir adzan maghrib berkumandang. setelah selesai solat maghrib, aku dan keluarga ayah dadang langsung berkumpul di meja makan untuk makan malam. aku memandangi kak david yang berada di hadapanku dengan lekat. begitupun kak david menatap ku.


setelah selesai makan malam, semuanya berkumpul di depan tv karena akan menonton bola. aku yang tidak terlalu suka dengan bola memilih untuk menulis di kamar saja.


' dear diaryku,

__ADS_1


aku sangat bahagia disini. aku sangat senang bisa bersama mereka semua. aku sangat bahagia karena setelah kepedihan yang aku rasakan, sekarang berubah menjadi kebahagiaan. aku sangat merindukan ibuku, kakakku, bahkan ayahku. aku sangat merindukan mereka tapi aku juga tidak mau meninggalkan tempat ini. di setia-"aku berhenti menulis dan langsung menyimpan bukuku itu karena mendengar suara ketuka dari luar.


" sha, lo ada didalem gak sih? "ucap kak david.


'kak david mencariku? ada apaan ya. 'batinku


"iya kak, ada apa kak"tanyaku sambil membuka knop pintu dan terlihatlah kak david yang tersenyum ke arahku.


"kamu kok ga ikutan nonton? "tanya kak david.


"engga ah kak, aku ga suka bola dan juga aku ga suka nonton tv. "ucapku


"kalok gitu kita jalan jalan keluar aja yuk"ajak kak david


"ayo kak! "ucapku mengiyakan ajakan kak david


Bersambung...


bagi para teman teman yang udah membaca ceritaku ini tolong pencet tombol like dan pencet tombol love juga yaaaaaa!!!


jangan lupa okeee:)

__ADS_1


__ADS_2