Pengorbanan Dalam Cinta Dan Benci

Pengorbanan Dalam Cinta Dan Benci
episode 17


__ADS_3

Di Bandung....


Setelah mendapatkan sekolah, disha amanda juga mendapatkan kebahagiaan yang berlimpah. Kasih sayang yang sempurna diberikan oleh keluarga barunya. Namun, disha kini memiliki sebuah kunci fokus dimana dia ingin mewujudkan cita citanya sebagai desainer.


Disisi lain, annisa yang merupakan anak kandung dari keluarga Mahendra justru terlupakan dan cenderung tidak diperhatikan. Annisa selalu iri dengan disha amanda yang selalu mendapatkan kasih sayang layaknya anak kandung keluarga mahendra itu sendiri. Annisa sangat rindu dengan kasih sayang kakaknya, ibu dan ayahnya juga tidak pernah memberikan kasih sayang mereka lagi kepada annisa.


Annisa yang sedih hanya bisa menahan semua dengan senyuman. Annisa merupakan orang yang lebih suka memendam perasaan sedihnya daripada membaginya dengan orang lain, karena jika ia membagi kesedihanya ke oranglain, annisa tidak mau oranglain itu pun ikut sedih. Annisa juga merasa bahwa disha makin lama semakin egois, tapi annisa tetap diam.


* di rumah keluarga mahendra *


" ayahh, ayah udah pulang? " ucap disha sambil berlari menuju sang ayah.


" eh, anak ayah,,, jelas ayah udah pulang lah kan ini udah ada dirumah" ucap pak mahendra sembari meletakkan beberapa barang bawaanya.


" yah, itu tadi ayah ngomong apaan si? Kok aku ga mudeng sama bahasa ayah tadi" ucap disha sambil berfikir.


" itu teh artinya ayah udah pulang lah, kan ayah udah ada di rumah" ucap annisa yang secara perlahan menjawab pertanyaan disha sembari menyalami sang ayah.


" baru aja ayah mau jawab" ucap pak mahendra tertawa.


" yah, ajarin aku dong bahasa sunda ya yah tadi itu? Ajarin ya yah, bu?" ucap disha.


" kamu mau belajar bahasa sunda? Hayuk atuh sama ibu biar cepet lancar" ucap bu euis sambil tertawa.


" annisa ikut ajarin disha ya bu, kan annisa jago bahasa sundanya" ucap annisa dengan senyum lebarnya.


" gausah deh ya sa, mending kamu kepasar beliin belanjaan untuk dapur. Itu dimeja udah ada uang sama catetanya ya" ucap bu euis.


Seketika senyum annisa luntur, semua orang meninggalkannya. Mereka semua lebih memilih bersama disha, sedangkan annisa sama sekali tidak dipedulikan.

__ADS_1


" hmm yaudah deh, mungkin dengan cara aku nurut sama ibu, ibu bisa sayang lagi sama aku" ucap annisa yang langsung mengambil uang, catatan, dan tas belanjanya lalu berlarian dengan bahagia ke pasar.


Di peejalanan pulang ke rumah, annisa yang tetap tersenyum justru bertemu sebuah masalah. Annisa bertemu dengan segerombolan preman gang sepi yang jauh dari rumahnya.


" hayo! Mau kemana anak kecil? " ucap salah satu preman dengan mimik wajah yang menyeramkan.


" om, jangan apa apain saya om. Saya cuma mau lewat aja kok om, suer deh om" ucap annisa yang gemetar ketakutan.


" siniin barang berharga milik lo! " ucap salah satu preman itu sambil menarik sisa uang di genggaman annisa.


" jangan om plis, itu uang punya ibu saya om" ucap annisa yang masih berusaha merebut kembali uangnya.


" lo mau uang ini atau nyawa lo ha?! Kalok lo mau ni uang, lo bakal pulang sebagai jenazah! " ucap mengerikan dari salah satu preman itu.


Dengan tangan gemetar, wajah pucat karena takut yang akhirnya membuat annisa menyatukan tangannya untuk meminta maaf. Annisa pun langsung pergi meninggalkan para preman itu.


' aku harus bilang gimana ya sama ibu' ucapnya sambil mengusap air matanya.


Annisa pun gemetar ketika meletakkan barang belanjaanya. Ia takut jika ibunya akan memarahinya.


" sa mana uang kembalianya? Ini udah semua kan? " ucap bu euis sambil mengeluarkan barang belanjaan.


" hmmm,,, itu bu, ma... Maaf ya bu uangnya di ambil preman tadi" ucap annisa sambil menundukkan kepalanya.


" ha? Kok bisa si sa? Itu pasti kembalianya masih banyak kan. Itu masih cukup untuk besok sa, bisa bisanya kamu ga rebut tu uang" ucap bu euis. Annisa yang di marahi hanya bisa pasrah dan menangis.


" udahlah, ibu teh capek mau istirahat. Ngandelin kamu cuma nguras energi ibu aja, gaada yang bener." ucap bu euis yang langsung meninggalkan annisa.


Lagi lagi, annisa tidak diperhatikan oleh orang orang rumah. Rasa sakit hati annisa, hanya bisa ia rasakan sendiri sekarang. Dia semakin sadar, bahwa jika memang ia ingin mendapatkan kasih sayang kedua orangtua dan saudara kandungnya lagi, maka ia harus melakukan hal dengan benar.

__ADS_1


Pikiran seorang annisa begitu positif. Ia hanya memaklumi jika memang disha amanda egois dengan kasih sayang yang diberikan kedua orang tuanya itu. Bagaimanapun juga, disha dulu pernah mendapat hinaan bahkan tidak dianggap di keluarganya, jadi jika saat ini disha egois itu adalah hal yang wajar kan.


Hal yang membuat annis kesal adalah mengapa kini nasibnya berbanding terbalik dan justru seperti nasib disha sebelumnya. Orangtuanya begitu tega dengan tidak memperhatikanya.


Namun annisa tak ambil pusing dengan semuanya, ia hanya ingin lebih tekun dan rajin dalam segala hal. Dia bertekat untuk bisa mendesain rancangan baju pertamanya dan bisa menunjukkan pada semua orang bahwa ia bisa mandiri.


Goresan demi goresan ia torehkan di selembar kertas bersih, dengan segala imajiansinya annisa menggambarkan rancangan pertamanya. Dengan penuh percaya diri dan fokusnya, annisa menggambar acak - acakan rancanganya. Hal itu adalah tahap awalnya sebelum ia menyelesaikan dan memperindah serta mempercantik rancanganya.


Saat ini di dalam mimpinya hanya ada imajinasinya tentang rancangan rancangan baju, seakan nyata itu semua menjadi pacuan annisa untuk mewujudkan impianya.


Sementara itu disha amanda tengah berfikir tentang kisah asmaranya. Kisah cintanya dengan david seakan bukan khayalan lagi saat ini, bahkan mereka seakan lupa identitas yang melekat pada mereka.


David yang mulai nyaman dengan disha dan disha yang mulai merasakan cinta di hatinya membuat mereka seakan telah meresmikan hubungan mereka melalui mata mereka.


Secara diam diam, disha bahkan sering menemui david di malam hari. Tak hanya obrolan biasa, yang terjadi adalah hubungan asmara yang sangat membara sehingga membuat mereka berani bertemu sebagai sepasang orang yang sedang dimabuk cinta.


Pernyataan cinta pun terjadi saat malam hari, bersamaan dengan datangnya bulan purnama dengan sinarnya yang begitu terang. Langit yang cerah bertabur bintang itu pun ikut menyaksikan kisah cinta antara david dan disha amanda. Kisah yang seperti terlarang namun tak salah bila dilakukan, hubungan murni dan kebutaan mereka akan cinta dan perasaan merekalah yang membawa mereka ke dalam lubang permasalahan yang begitu rumit.


Bersambung.....


Hai para readers♥


Gimana nih udah pada kangen belum sama cerita iniii:(


Aku nungguin kalian like tauuu tapi gaada yang like jadinya aku sedih deh:(


Aku cuma mau tanya sama kalian, kalian kalok suruh milih antara disha savita dan disha amanda bakal pilih siapa ya kira kira? Atau jangan jangan lebih suka ke pasangan mereka nih😁


Skuy lah langsung like and komen dibawah pilihan kalian, biar bisa tambah semangat update buat kalian nihhh😊

__ADS_1


bagi para teman teman yang udah membaca ceritaku ini tolong pencet tombol like dan pencet tombol love juga yaaaaaa!!!


jangan lupa okeee:)


__ADS_2