PENGORBANAN SEORANG ISTRI ( ISTIKHARAH CINTA )

PENGORBANAN SEORANG ISTRI ( ISTIKHARAH CINTA )
smk bina bangsa


__ADS_3

Akhirnya hari ini gue bisa masuk sekolah yang gue mau.


Disinilah gue berdiri di tengah-tengah kerumunan murid baru yang sedang mengikuti MOS ( masa oriantasi siswa ). Masa dimana para murid di perkenalkan dengan lingkungan sekolah baru.


"Permisi kak, maaf saya telat." ucap sisil


"Eh tunggu sapa nama lo ? Ena aja mau lolos giti aja. Udah telat gak pake atribut MOS lagi. " tanya senior cewek yang tak ku tahu sapa namanya.


"Sisil kak. " jawab sisil.


"Maaf kak. Sekali lagi saya minta maaf. Saya baru masuk hari ini jadi gak tahu apa saja yang harus saya pakai dalam MOS ini. " jawab sisil dengan sopan.


Lain di mulut lain di hati. Mungkin itu istilah yang tepat buat suasana hati sisil sekarang ini.


"Kalau bukan kakak kelas udah gue bejek tu mulut." batin sisil dengan geramnya.


"Lo harus ikut aturan kita. Sapa yang melangggar kena sanksi dan lo salah harus kena hukuman. " jawab senior lain nya pula.


"Sudah lah guys. Dia baru gabung pasti nya dia gak tahulah ketentuan MOS kita. Sudah sana masuk barisan. Kali ini kakak maafin. "


Kini senior cowok yang menimpali. Yang gue juga gak tahu apa jabatannya dalam acara osis ini. Tapi kedua cewek rese tadi terdiam saat senior itu memberi perintah.


"Sil, sini. " pangggil eti sambil melambaikan tangan saat melihat sisil berjalan.


"Lo kata ya gak di ijinin masuk sekolah ini. Kok bisa, lo masuk. Hari sabtu kan pendaftaran terakhir. " tanya eti dengan cengo nya.


Sisil hanya bisa senyum ala pepsodentnya dengan deretan gigi putih yang diperlihatkan.


"Lo punya utang penjelasan ama gue. Abis istirahat lo harus jelasin ama gue. Ok." tanya eti lagi.


Sisil hanya bisa menganggukan kepala.

__ADS_1


*********


Jam istirahatpun tiba.


"Ti, kantin yuk laper gue. " ajak sisil


"Nyok ah gue juga laper tp lo juga harus jelasin ke gue. Ko lo bisa masuk sini." sarkas eti


flasback on


"Abah biarkan sisil sekolah disana. Selama inikan sisil tidak pernah meminta yang aneh aneh. Mimih rasa sisil pantas mendapatkan sekolahnyang terbaik. Biarlah nanti mimih bantu abah jualan keliling lagi. Toh abdul sudah besar ini. Sudah bisa main sendiri. Mimih kan kalau jualan juga paling sebentar tudak lama. "


" Ya seh mih. Selama ini sisil juga selalu mengalah sama hasan. Apanyang dia mau selalu yang terakhir di turuti ya. Memang mimih sanggup. Penghasikan kita cuma seberapa mih. Abah juga tahu, sekolah itu memangbsekolah yang terbaik. Apalagi dengan segala prestasi sisil yang sudah menonjol dari kakak dan adik adik ya."


Abah berhenti sejenak dengan menghela nafas panjang abah melanjutkan percakapan beraama istri nya.


Sudah satu minggu ini sisil selalu menghindar bertemu dengan abah ya seteleh berselisih paham dengan beliau. Sisil lebih banyak menghabiskan waktunya berdiam diri di kamar. Seperti orang irang yang lagi berdemo itu yang dilakukan sisil agar keinginan nya tercapai.


"Benar bah. Apalagi sekolah yang sisil tuju itu biaya nya hampir selangit bagi kita. Uang segitu cukup untuk kita makan selama seminggu. Tapi mimih akan usahin biar cita-cita sisil tercapai. Mungkin dengan jalan ini dia bisa menjunjung harjat derajat kita ke yang lebih tinggi. Biarlah hasan untuk sementara sekokah biasa saja bah."


"Baiklah mih, ntar coba mimih tanya eti kira-kira masuk kesana kita harus mengeluarkan biaya berapa untuk uang masuk ya.


" Baik bah"


Dengan lega nya abah sisil mau berdamai dengan keadaan.


flasback of


******


Masih di kantin

__ADS_1


"Ooh gitu..." sambil mengagukan kepalanya eti menanggapi penjelasan sisil.


"Semoga saja kita satu jurusan ya si." harap eti


"Semoga saja ,Ti."


Sedangkan di lain tempat tepat nya di ruangan osis ada segerombolam pe!ufda yang tengah bergisip.


"Ka, tadi anak yang telat cakep juga itu." sebut saja dia aris


"Ya tu Ka lumayan buat di bawa ke mall seh." sahabat eka yang lainpun ikut menimpali.


"Gila y kalian itu anak baru masa udah gue ydah maen sosor saja." jawab eka sang ketua osis.


Bel tanda masuk pun berbunyi.


Perhatian buat adik-adik kelas yang lagi di dalam kelas dalam hitungan 10 kalian semua sudah ada di lapangan. 1 2 3.....10. Ok siapa yang telat. Liat teman sebangku kalian di kelas apa sudah ada dpinggir kalian.


"Eh kamu yang baru datang. " tunjuk sang ketos pada sisil.


"Saya kak. " tanya sisil sambil menujukkan jarinya pada diri sendiri.


"Ya..." jawab ketos


"Lo lagi, lo lagi. Gak bosen lo di omelin kita. heh." timpal cewek rese 1


" Udah lah Ka kasih hukuman buat dia. Biar dia gak ngelunjak."


******


Tak terasa 1 minggu telah berlalu masa orentasi siswa telah berakhir. Kali ini sisil dan eti tidak satu kelas. mereka berbeda jurusan. Sisil masuk jurusan akuntansi dan eti masuk jurusan admin pemasaran.

__ADS_1


__ADS_2