Perjalanan Si Gadis Manis

Perjalanan Si Gadis Manis
Eps. 11


__ADS_3

Setelah hubungan Surya dan Mayang semakin dekat dan merasa cocok, mereka akhirnya menikah. Setelah menikah Surya semakin melihat watak Mayang yang sesungguhnya yaitu keras kepala, ingin menang sendiri dan amat sangat ambisius.


Mayang banyak pengajukan syarat permintaan setelah menikah. Pertama Ia ingin tetap berkarir dan tidak ingin satu tempat kerja dengan Surya sang suami, kedua Ia meminta untuk tidak membesarkan masalah kalau Ia harus pulang kerja larut malam, ketiga Ia tidak bisa menjadi ibu rumah tangga.


Surya menyetujui semua syarat yang Mayang ajukan, oleh sebab itu Surya bisa sangat dekat dengan ketiga anak-anak yang Mayang lahirkan dari rahimnya.


Surya adalah seorang Direktur diperusahaan yang Ia kelola dengan susah payah setelah yakin untuk mengundurkan diri sebagai Asisten Dosen.


Sedangkan Mayang saat ini sedang menduduki jabatan sebagai Manager diperusahaan besar milik keluarganya, itu sebabnya Ia lebih sibuk dari Sang Suami.


*cerita dari asal usul orang tua shalina cukup sampai disini ya*


-keesokan harinya-


Sang Ayah menepati janji untuk mengajak Shalina dan kedua Kakaknya pergi, Ayahnya sudah menunggu didepan teras rumah dan Sam juga Shakapun menghamipiri sang Ayah


"loh Sha mana?" tanya Ayah


"masih siap-siap kayanya yah" jawab Shaka


"kamu panggil gih Ka, udah siap semua gitu" pinta Sam


"ok" jawab Shaka


"Yah biar Sam yang bawa mobilnya ya" usul Sam


"ok" jawab Ayah meniru Shaka


saat Ayah, Sha, dan Shaka menunggu Sam mengambil mobil, ibu Shalina pulang dari kantor. Dan saat mobil ibunya masuk dari arah gerbang Shalina heran lalu melihat jam pada tangannya

__ADS_1


"loh?" heran Sha


*lirik jam* penunjukan pukul 10:32 pagi menjelang siang, saat ibunya turun dari mobil


"loh belum pergi? ibu kira udah jalan dari tadi" tanya ibu Sha


"ini bu Sha dandannya lama banget" gerutu Shaka


"ibu ko tumben pulang?" tanya Sha


"ada berkas ketinggalan Sha, ibu mau ambil berkas aja abis itu pergi lagi" jawabnya


"kamu udah makan kan?" tanya Ayah kepada Ibu Sha


"udah ko yah, tenang aja" jawab Ibu Sha


Sam sudah siap memarkirkan mobilnya, lalu turun untuk mencium tangan ibunya


diikuti dengan Shaka dan Shalina, tak lupa ibunya pun mencium tangan sang suami


"hati-hati ya, Sam jangan ngebut bawa mobilnya" seru Ibu


"iya bu..." jawab Sam


Dalam perjalanan Shalina sibuk dengan grup chat 3 Sahabatnya


*Sha* (hari ini aku mau beli motor guys hihi)


*Tyo* (wah mantap nanti sore aku kerumah ya @Sha)

__ADS_1


*Becca* (asik jadi anak motor nih @Sha)


*Becca* (@Tyo ikuuuuttttttttttt)


*Sha* (aku tunggu yaaa @Tyo)


*Sha* (gak mau kalah dari @Tyo Bec @Becca)


*Sha* (@Mel kemana sih ko ngga muncul)


*Tyo* (sibuk bersihin wc rumah baru ya @Mel wahahaha)


*Becca* (lagi cabutin rumput dirumah baru ya @Mel)


*Mel* (@Sha @Becca @Tyo guys meriang guys wkwkwk)


*Mel* (@Sha diijinin kamu Sha beli motor?)


*Sha* (@Mel iyaaaa, happy banget)


*Tyo* (@Mel mau ikut ngga sore kerumah Sha wahahaa)


*Becca* (@Mel ketemuan langsung dirumah Sha ya)


*Mel* (@Tyo @Becca woy sialan ngeledek)


*Sha* (@Mel hahahhaa ditunggu bleeeee)


*Mel* (@Sha au deh gelap do amat)

__ADS_1


*Becca* (@Mel jangan malah malah Mel hahahahaha)


Kehebohan grup yang hanya berisikan 4 orang anak remaja...


__ADS_2