Perjalanan Si Gadis Manis

Perjalanan Si Gadis Manis
Eps. 13


__ADS_3

Suasan malam hari rumah Shalina bersama keluarganya


"yah, bu Sha udah bisa bawa apa boleh langsung Sha pake sekolah?" rayu Shalina


"jangan dong Sha, kamu itu baru belajar 1x mana ada langsung lancar, nanti kamu kesekolah dianter kak Sam dulu" jawab sang Ibu


"yaaahhhhhhh ibuuuu, tapi kenapa kok harus sama kak Sam? biasanya kak Aka?" tanya Sha


"soalnya pas bagian kamu masuk sekolah Kak Aka ujian Sha" jawab Shaka


"tenang Sha nanti kamu kakak anter pake motor ko nggak pake mobil" seru Sam


"cobain anter Sha pake motor Sha aja ya kak, gimana? biar nanti pulangnya kita belajar sedikit-sedikit lagi" pinta Sha


"ok, boleh siapa takut" jawab Sam


Hari dimana Shalina pertama kali menginjakan kaki disekolah favorite impiannyapun tiba...


-Masa Orientasi Siswa-


semua siswa siswi berlarian menuju lapangan sekolah tak terkecuali Shalina.


Tiba-tiba Sha yang tengah berlari menabrak seorang laki-laki.

__ADS_1


*dduuukkkk*


"aduuuhhh" rintih Sha yang terjatuh


"lari pake kaki! kepala lurus kedepan biar bisa liat mana jalan kosong mana jalan yang ada orangnya" ucap lelaki yang bertabrakan dengan Sha


Lelaki itu bernama Derren Wijaya seorang Ketua OSIS, hari pertama untuk Shalina yang sial...


"maaf kak, nggak sengaja" jawab Sha


"sana masuk barisan, lain kali hati-hati ngotorin baju orang aja" perintah Derren dengan ketus


"ngotorin apanya emang sha najis apa hmm" gerutu Sha dalam hati


Shalina mencoba menyapa teman sebelah kiri, kanan, depan dan belakangnya.


"Hallo, aku Shalina" sapa Sha dengan senyum manisnya


belum sempat membalas sapaan Shalina, dari arah belakang ada Kakak OSIS yang melihat Shalina menyapa.


"heh! ngapain kamu?" tanya Osis dengan jutek


"nggak kak, cuma nyapa aja kok" jawab Shalina dengan santai

__ADS_1


"maju kamu kedepan" perintah OSIS sambil menarik Shalina kedepan lapangan


Didepan lapangan Shalina menjadi tontonan siswa siswi baru lainnya karna Sha ditarik bagian lengan bajunya oleh OSIS


"ngapain kamu tadi?" tanya OSIS sekali lagi


"cuma nyapa kak, belum dapet temen" jawab Sha sambil menunduk


"angkat satu kaki dan pegang telinga dengan posisi tangan menyilang, kalo saya belum suruh turun jangan diturunin" perintah OSIS


Shalina langsung melakukan tanpa jawaban apapun.


"cuma nyapa orang doang bisa dihukum ya" gerutu Sha dalam hati


"Kamu! berulah lagi? nabrak orang lagi?" ledek siKetua OSIS


Sha menghiraukan ucapannya


"jangan dijawab deh, salah-salah ntar malah hukumannya nambah lagi" tambah Sha dalam hati


Selama Masa Orientasi Shalina selalu menjadi sasaran OSIS mulai dari menabrak ketua OSIS, mengobrol didalam barisan, dll. Akhirnya sampai dipenghujung acara yaitu hari terakhir Orientasi semua siswa diminta membuatkan pesan kesan untuk OSIS selama Orientasi


"sebelum kalian bubar barisan ada info penting mengenai kelas kalian masing-masing, kalian bisa lihat daftar nama dan kelas kalian diMading sekolah, dan untuk penutupan kalian harus membuatkan surat kaleng untuk OSIS semacam pesan dan kesan, suratnya harus kalian kumpulkan jam 1 siang ini sebelum kalian keluar dari gerbang sekolah, wajib menuliskan nama asli kalian, tidak boleh inisial harus nama jelas. kalian mengerti!" perintah OSIS

__ADS_1


"mengerti kakk!!!" jawab siswa serentak.


__ADS_2