
Sang Ayah hanya tersenyum mendengarkan ucapan Shalina yang menggerutu menunjukan ketidaksukaannya
"jangan sampai Sha punya musuh ya disini" ujar sang Ayah
"Sha ngga cari musuh kok yah, ini juga Sha menghindari" jawabnya
"bagus, itu baru anak Ayah, yaudah Ayah keruang kepala sekolah dulu ya Sha kekelas gih" sahut Ayah
Shalina mengangguk dan mencium tangan sang Ayah dalam perjalanan menuju kekelas Sha bertemu dengan Derren, karna sepagi ini Sha sudah dibuat jengkel oleh Tresia saat berpapasan dengan Derren Sha mengacuhkannya dan Derren memulai obrolannya
"ternyata selera lo tinggi ya, gue kira anak modelan kaya lo gini pacarannya ngga akan yang diatas lo" ujar Derren
"ngomong apa sih" jawab Sha dengan jutek
"cowok lo anak kampus mana?" tanya Derren
"gak ada" jawab Sha
"ngapain sih nanya-nanya yang gak penting, ketua OSIS lagi gak ada kerjaan?" tambah Sha
'"gue cuma nanya kali" sahut Derren
"oh atau jangan-jangan lo itu cuma selingkuhannya cowok lo doang?" tambah Derren
"ngomong apaan sih, didiemin ko malah kaya gitu. Gak sopan pertanyaannya" jawab Sha dengan emosi
__ADS_1
"gue kemaren liat lo direstauran sama cowok umurnya diatas kita, itu cowok lo kan?" ucap Derren
Sha kaget yang dia maksud adalah sang Kakak yaitu Shaka, karna sudah terlanjur emosi, akhirnya Sha meluapkan emosinya.
"Kakak OSIS yang terhormat, soal kaya gini gak ada urusan sama kak Derren ya!!! dan sampe akhirnya Kak Derren tau yang sebenarnya aku mau kak Derren berlutut dan minta maaf sama aku!" ujar Sha dengan nada yang tinggi
Shalina langsung pergi meninggalkan Derren dengan penuh amarah
"kok dia marah, apa gue salah? atau karna takut ada orang yang denger kalo dia selingkuhan orang" ujarnya dalam hati
"loh ngapain sih gue ngurusin kaya ginian, penting ngga buat gue kenapa jadi gue yang repot hadeuh" tambahnya
Derren jadi merasa bersalah kepada Shalina karna telat berkata seperti itu, terlebih Derren tidak mengenal Shalina layaknya seorang teman jadi tidak seharusnya Ia melontarkan kata-kata itu kepada Shalina.
"nama lo siapa?" tanya Derren
"Juli kak, ada apa ya?" jawab Juli teman Shalina
"temen lo yang suka bareng sama lo itu namanya siapa?" tanyanya lagi
"temen? yang mana ya kak?" jawab Juli bingung
"ooohh maksudnya Shalina ya kak?" tambah Juli
"oh Shalina, ya udah makasih banyak" jawab Derren
__ADS_1
Derren langsung pergi setelah obrolan dadakannya dengan Juli dan membuat Juli heran atas tingkah seorang ketua OSIS yang aneh
"Sha..." teriak Juli
"Juliiiiiii dari kantin yaaaa?" balas Sha
"Jul bawa apaaaa? makanan bukan heheheee" tambahnya
"dasar kamu liat aja orang bawa makanan, nih ada cemilan" ujar Juli
Shalina tanpa pikir panjang langsung merebut dan membuka bingkisan yang Juli bawa juga langsung memakannya
"kamu nggak sarapan Sha?" tanya Juli
"nggak hehe tadi berangkat bareng ayah jadi buru-buru" jawab Sha
"oh iya, tadi si ketua OSIS itu nanyain nama kamu, kenapa ya? kamu apa masalah sama dia?" tanya Juli
"hmmm mau apa lagi sih itu orang, tadi dia nanya-nanya nggak sopan gitu sama aku Jul, sebel banget" jawab Sha
"masa ya kemarin dia liat aku lagi makan disangka dia aku makan sama pacar aku mana bilangnya aku selingkuhan cowok yang makan bareng sama aku lagi sebel banget ngga sih, padahal aku makan sama kakakku" tambahnya
"Kak Sam?" tanya Juli heran
"nggaaa, bukan. Kakakku yang satu lagi Jul Kak Shaka" jawab Shalina
__ADS_1