
Shalina menghampiri meja makannya dan berpamit kepada temannya untuk pergi ketoilet membersihkan seragamnya yang mulai melengket
"aku ketoilet dulu ya bajunya basah gara-gara si ketua OSIS nyebelin itu" ucap Sha pada teman-temannya
"Shalina.. Shalina..." ujar Vika dan Aini
hari pertama Shalina sekolah membuatnya jengkel dengan orang-orang baru yang menurutnya aneh, saat berjalan menuju gerbang sekolah Shalina melihat sudah dijemput oleh Shaka
"loh ko Kak Aka sih yang jemput Sha, Kak Sam kemana? kerja?" ucap Sha
"bawel banget sih kamu Shaaa, udah cepet naik, kakak laper nih" jawab Shaka
"Sha juga hehe makan dimana? Sha yang pilih yaaaa, kita makan diiiiiiiiiii... hmmm ditempat biasa aja deh" sahutnya dengan manja
"iya, yaudah pegangan" jawab Shaka
Shalina memeluk erat sang kakak dan mulai menancap gas motor, disisi lain Tresia melihat Shalina yang dijemput Shaka...
"cowo itu kaya pernah liat tapi dimana yaa" ujarnya dalam hati
"oh iya Derren pulang belum yaaa" tambahnya
Tresia menoleh kekanan kekiri untuk mencari Derren tanpa berlama-lama Derren muncul dari arah parkiran dengan motornya
"Derreeeennn stop" teriak Tresia
__ADS_1
"apaan sih Tres bahaya tau ngga kaya gitu" ucap Derren
"nebeng dong, aku nggak dijemput sama kakak" pinta Tresia
"lo punya duit dan banyak taksi nganggur didepan ngapain nebeng gue, udah minggir" tolak Derren
Derrenpun meninggalkan Tresia, saat sudah setengah perjalanan Derren mendapati telepon masuk dari orang tuanya untuk menemuinya direstauaran.
"kak, mau pesen apa?" tanya Shalina
"biasa" jawab Shaka
Shalina dan Shaka sedang asik menikmati hidangannya, Shalina yang duduk diposisi menghadap kearah parkiran melihat Derren yang turun dari motor.
"hah dia lagi, ngapain sih dia ada dimana-mana" ucap Sha dalam hati
"Sha? kenapa hey?" tanya Shaka
"itu kak ada orang nyebelin disekolah, ngapain sih dia disini sebel banget" jawab Sha
"Kakak tau nggak, tiap Sha ketemu dia selalu sial makanya Sha sebel banget sama dia huhhhh" tambahnya
"udah udah gak usah diliatin" ucap Shaka
saat Derren sedang menunggu kedua orang tuanya tanpa sengaja Derren melihat Dhea juga berada direstauran yang sama dan menghampirinya
__ADS_1
"kak Dhea, ngapain disini" tanya Derren
"eh Derren bikin kaget aja, kamu ngapain disini Derren sama Tres nggak? Jawab Dhea dan tanya balik
"janjian sama Mama Papa, nggak kak tadi dia minta bareng sih tapi karna mau kesini ketemu Mama Papa jadi nggak diajak" sahut Derren
"kak Dhea ngapain disini?" tanya Derren
"lagi ngikutin pacar kak Dhea ketemuan sama selingkuhannya, tuh disitu liat nggak?" jawab Dhea
Derren melihat kearah yang ditunjuk Dhea dan melihat Shalina dengan seorang laki-laki tapi yang Derren lihat hanya bagian belakang tubuhnya.
"itu kak? yang dimeja itu? yang pake seragam SMA? tanya Derren
"iya itu Der, kenapa? kamu kenal sama dia?" sahut Dhea
"hah? e-enggak kok gak kenal" jawab Derren
"kirain kenal" tambah Dhea
Derren heran seseorang seperti Shalina yang periang ternyata perebut pacar orang lain dan yang dia rebut jelas umurnya jauh diatas dia
"masa sih tuh cewek mau pacaran sama orang yang umurnya jauh banget" ujar Derren dalam hati
"ngapain juga ngurusin dia, gak penting" tambahnya
__ADS_1
"Kak Dhea, duluan ya mama sama papa udah dateng, kak Dhea jangan nekat labrak orang depan umum ya malu-maluin diri sendiri" ucap Derren
"iya Der nggak" jawab Dhea