
whooossss..........
Patriak Yan Shian, melesat keluar dari jendela istana kerajaan meninggalkan adiknya, Raja Shian,,menggunakan jurus peringan tubuh.
Booommmm
Beberapa saat kemudian,Yan Shian menghentakan kakinya di tanah dan berdiri tak jauh dari Zhu Xian yang masih berada jauh di luar gerbang kerajaan.
"Zhu Xian,,, Putra Zhu Yang" ucap Patriak Yan Shian yang berhadapan tak jauh dari Zhu Xian.
Zhu Xian, diam tak menggubris.
Dia hanya menatap lekat wajah pria paruh baya di depanya dengan ke inginan membunuh.
"Sepertinya aku tak perlu menanyakan tujuan dari kunjungan mu, anak muda"
"Namun sebelum kita memuaskan diri dengan pertarungan,, aku akan memberitaukan sebuah Rahasia"
"π√¢€¥¶∆£€£^°~π÷£∆}}°^√π
¥£¢π√√πππ¶¶∆\€¥{}~£π€¥÷×
•••√√√√π£¥€£¢π×¶∆\∆∆∆ππ"
Patriak Yan Shian mengucapkan kata kata kuno dan merubahnya menjadi huruf huruf kuno dari energi.
Lalu huruf huruf itu di kirimkan pada Zhu Xian yang diam tenang berdiri tak jauh darinya.
Zhu Xian,segera menggerakkan telapak tanganya menciptakan sebuah formasi lalu membiarkan Huruf huruf kuno itu terserap menyatu dengan formasi ciptaanya.
zzeeeppppp.........
Zhu Xian, segera melenyapkan formasi ciptaanya, lalu kembali ke sikap tenangnya.
"Pak tua,, aku tak tau tujuanmu,tapi aku takan menghitung informasi yang kau berikan tadi"ucap Zhu Xian.
" Tidak.... tidak,,, aku memberikan informasi itu,agar kau dapat menyampaikan kebenaran itu pada sekte aliran hitam yang setia pada Naga Perak,, itu pun kalau kau bisa selamat dari sini, anak muda"
"Tcuihhh.... " Zhu Xian meludah ke tanah.
"Apa kau pikir, kau dan semua orang di belakang gerbang itu mampu?? "ujar Zhu Xian.
"Hahahaaa...... kau terlalu sombong untuk pemuda se usiamu"
__ADS_1
"Dan pula,,,aku tidak yakin kau kuat?? atau jangan jangan.... kau sama seperti ayah mu, Zhu Yang?? " Sungguh fatal, apa yng di ucapkan Yan Shian,, dia benar benar buta tak melihat Iblis yang sangat kejam di hadapanya.
BOOOOMMMMMMMMMM..........
*
*
Di suatu wilayah yang tak nampak satupun kehidupan,hanya gurun pasir hitam yang menghampar luas dengan terik panas menyengat.
Tanah Iblis..........
Jauh di bawah tanah wilayah itu,,, 300rb manusia dengan tubuh di selimuti kabut hitam meluap luap,tengah bersikap lotus.
Mata mereka terpejam,dan tubuh mereka tak bergeser sedikitpun dari sikap lotusnya.
Sementara di antara 300rb orang itu,, ada empat orang yang terlihat bingung.
Mereka adalah Empat Iblis, yang di tugaskan oleh Zhu Xian, dan saat ini mereka sudah sampai di markas pasukan IZAJIL.
"Saudara??apa sebaiknya kita langsung saja meminta mereka menyudahi kultivasinya?? "
"emm...... lakukanlah!!! kita tak bisa menunggu lebih lama"
"Saudara benar,,, takutnya, kita terlambat dan mengecewakan Tuan Muda Xian"
Empat Iblis akhirnya membuat keputusan,untuk segera membuat pasukan IZAJIL menyudahi kultivasinya.
Salah satu dari mereka mengeluarkan gelang pemberian Zhu Xian, lalu menyalurkan energi pada mutiara biru yang berada di mulut naga.
Loooob..... lobbbb.. lobbbbb....
Mutiara biru di mulut gelang Naga memancarkan cahaya redup redam.
Blaaaaaaaaarrrrrrrr...........
Cahaya tersebut memendar,dan memenuhi seluruh ruangan serta menyebarkan energi, yang kemudian terserap oleh semua tubuh pasukan IZAJIL.
"Salam Hormat Bagi Sang Ratu"
300rb pasukan IZAJIL, serentak mengambil sikap berlutut dengan satu kaki,setelah merasakan energi yang di keluarkan Gelang Naga, sekaligus memberi salam pada Sang Ratu, yang tak lain adalah Jian Ying.
Dengan energi yang terserap dari gelang Naga,,, segel jiwa pada pasukan IZAJIL otomatis aktif.
__ADS_1
Beruntung, ,,Zhu Xian meminta empat Iblis yang sudah teruji kesetiaanya,,di samping itu, memang hanya empat Iblis yang mengetahui lokasi markas pasukan IZAJIL,,,jika tidak,,, mungkin empat Iblis akan dengan senang hati menjadi tuan bagi pasukan IZAJIL.
"Hormat kalian aku Terima" ucap salah satu dari empat Iblis.
"Berdirilah,,, ada hal yang ingin aku sampaikan pada kalian semua" lanjutnya, lalu di turuti oleh pasukan IZAJIL.
Kesan mengerikan, terpampang jelas di setiap wajah pasukan IZAJIL,, mata merah yang menyala nyala,,tubuh yang di selimuti energi kabut gelap, serta warna rambut yang selaras dengan mata merahnya.
Empat Iblis lalu menyampaikan apa yang menjadi misi pasukan IZAJIL, dengan gamblang.
"Baiklah,,, karna semua sudah sangat jelas!! kita tak harus menunggu!!! kita mulai dari sekte Lembah Iblis!! "
"Hu... Hu... Hu.... " Semua pasukan IZAJIL berteriak namun dengan wajah tanpa ekspresi.
Sejurus kemudian,,, pasukan IZAJIL, menggunakan teknik kabut Iblis,,,sebuah teknik yang dapat merubah diri menjadi kabut hitam dan langsung lenyap terbawa angin... meninggalkan empat Iblis yang kebingungan dengan lenyapnya 300rb pasukan IZAJIL begitu saja di markas mereka.
"Aiiizzzzz..... kita harus meminta mereka mengajari teknik tadi"
"mmm... " empat Iblis pun segera melesat ke tempat yang menjadi tujuan pertama mereka, yaitu sekte Lembah Iblis,dimana sekte itu adalah tempat Ratu Pesona Iblis.
*
*
Sementara saat ini di mana Zhu Xian sedang berhadapan dengan Yan Shian.
Zhu Xian,,, yang mendengar umpatan Yan Shian di sematkan pada mendiang ayah nya,, tak kuasa menahan amarah dengan seketika meledakkan aura puncak kultivasinya, namun Zhu Xian tak mengarahkan penekanan pada Yan Shian.
BOOOMMMMMMMMMM..........
Mata Yan Shian membelalak,,, tubuhnya gemetar hebat, merasaka kedahsyatan energi dari pemuda yang di remehkanya.
"Pak Tua,,, apa kau percaya, aku sanggup membunuhmu hanya dalam waktu kedipan mata, sekarang??? "
"Apa yang kau lihat dan rasakan saat ini,,, adalah hasil dari apa yang kalian tanam, pak tua"
"katakan!!!! dengan cara apa kau menginginkan kematian mu??? "
Jangankan untuk menjawab.. menelan ludah saja, Yan Shian kesulitan.
Namun,dari jauh.... gerbang istana kerajaan Shian terbuka,memperlihatkan jutaan pasukan kerajaan dan juga murid serta tetua sekte pedang tunggal.
Mereka melesat ke arah Zhu Xian,yang masih di selimuti energi bergelombang memutari tubuhnya.
__ADS_1
"Yaaa...... kemarilah!!!! agar aku tak perlu bersusah payah memburu kalian semua" Zhu Xian menyeringai, melihat pasukan kerajaan dan sekte pedang tunggal merangsek ke arahnya.
...................................