
Whooooosssssss.........
Setelah Zhu Xian memasuki sebuah gua, di mana terdapat sebuah pusaran dimensi.....
Zhu Xian dan Jendral Ban Tay, sampai di suatu tempat, yang benar benar asing bagi Zhu Xian.
Namun dia di buat takjub dengan udara segar serta alam yang sangat asri,, pepohonan besar, binatang buruan yang berjumlah ratusan juta, hidup dengan bebas.
"Senior Ban?? dimana kita sekarang???" Zhu Xian yang sangat penasaran,tak sabar ingin mengenal alam yang menurutnya sangat menakjubkan.
"Saat ini,,, kita berada di daratan MoZhan Junior" jawab Jendral Ban.
Yang tentu saja, Zhu Xian di buat sangat kaget dan tak percaya.
"Tunggu... tunggu!!! tolong jangan bercanda senior!! tidak mungkin kita berada di daratan MoZhan,, yang menurut informasi,,, aku akan memerlukan waktu selama dua bulan perjalanan untuk menuju ke daratan itu" Zhu Xian bersikukuh tak ingin percaya dengan Jendral Ban Tay.
"Apa aku terlihat sedang bercanda??? "
"Daratan MoZhan, adalah tempat asal ku,, dan juga,,, memang benar kau akan memerlukan waktu selama itu jika melakukan perjalanan dari benua selatan ke daratan ini"
"Sudahlah!!!! nanti kau pun akan tau dengan sendirinya!! " Jendral Ban malas melanjutkan perdebatan, dan memilih melesat,, lalu di ikuti Zhu Xian dari belakang.
__________
"Jendral Ban Tay telah kembali.... segera buka gerbang!!! "Penjaga menara kerajaan segera memerintahkan penjaga gerbang melihat kedatangan Jendral besar mereka.
Jendral Ban dan Zhu Xian kemudian memilih berjalan kaki memasuki gerbang kerajaan.
" Selamat datang kembali Jendral?!! "ucap barisan penjaga gerbang menyambut kedatangan Jendral mereka.
Jendral hanya mengangguk menanggapi sambutan dari para penjaga, dengan Zhu Xian yang tak berhenti di buat takjub oleh ras harimau, yang baru pertama kali dia temui.
"Benar benar sebuah kehidupan yang luar biasa" gumam Zhu Xian setelah melihat kermaian dan kemegahan kota dari kerajaan ras Harimau.
Beberapa lama,,, akhirnya Jendral Ban Tay dan Zhu Xian memasuki istana.
"Salam,, semoga yang mulia Raja Ba Rong dan yang mulia Ratu Nun,di berikan panjang umur" Jendral Ban segera menjurah hormat pada Rajanya
Zhu Xian hanya menangkupkan tangan dan sedikit manganggukan kepala pada Raja Barong serta ratu Nun,, sosok Raja Ba Ring adalah se ekor Singa putih yang berperawakan tinggi besar dan sangat garang, memiliki mata berwarna biru serta memakai zirah lengkap.
Di samping Raja Barong, duduk tenang sesosok yang menjadi ratu bagi ras harimau.
"Duduklah Jendral Ban!!! " Raja Ba Rong menerima peradatan dari Jendral Ban, lalu memintanya mengambil tempat duduknya.
"Dan kau anak muda!! sepertinya aku tidak asing dengan mu?! " Raja Ba Rong kemudian mengalihkan perhatiannya pada Zhu Xian.
"Salam untuk anda, yang mulia!! namaku Zhu Xian, putra dari patriak sekte Naga Perak,,Zhu Yang, dari benua selatan" Zhu Xian tak sungkan mengenalkan dirinya pada semua orang yang berada di ruang utama istana kerajaan ras harimau.
"Kau.... kau putra Zhu Yang??? " Salah satu sosok lain yang tak jauh dari raja Barong, berdiri dari kursinya.
Sosok itu lalu melirik ke jendral Ban Tay untuk memastikan kebenaran identitas dari Zhu Xian.
Jendral Ban Tay yang di tatap oleh sosok tersebut, langsung mengangguk sebagai jawaban.
"Panglima Bou Zdan?? apa kau mengenal nya?? "Tanya Raja Ba Rong pada sosok yang berdiri kaget tadi, yang ternyata adalah pemimpin pertahanan tertinggi di daratan MoZhan.
" Tidak yang Mulia,,saya hanya mengenal saudara Zhu Yang, itu pun sudah puluhan tahun yang lalu "Ujar Panglima Bou Zdan menyampaikan.
" Maaf menyela, yang mulia"mendengar bahwa Panglima Bou Zdan mengenal Ayahnya,,, Zhu Xian merasa heran sekaligus penasaran.
"Senior Bou,, junior izin berbicara!! " tutur Zhu Xian
__ADS_1
"Bicaralah!! " pinta Panglima Bou Zdan
"Tadi senior Bou memanggil ayah ku dengan sebutan saudara?! jika Senior berkenan,, junior ingin menanyakan sedekat apa Senior dengan Ayahku?? " ucap Zhu Xian, yang lalu Panglima Bou Zdan menghela nafas menatap Zhu Xian.
"katakanlah Panglima Bou!!! " Raja Ba Rong memeberikan waktu pada Panglima Bou Zdan untuk menjelaskan.
"Baiklah,,, akan aku ceritakan!! " Panglima Bou Zdan mengambil sikap tenang, sambil menatap langit langit ruang aula istana.
"Mungkin sekitar 30 atau 35 tahun yang lalu,, sewaktu Zhu Yang belum memperistri Jian Ying"
"Waktu itu,,, aku mendapat tugas dari yang mulia Raja, untuk mencari tanaman roh yang hanya ada di ujung barat benua selatan"
*
*
Flashback Back.........
"Saya rasa,, semua tanaman roh ini sudah cukup untuk mengobati yang mulia Ratu"Panglima Bou Zdan yang dalam misinya mencari tanaman roh merasa puas, dengan hasil yang dia dapat.
Dia pun berlalu, hendak meninggalkan hutan yang menjadi tempat misinya mencari tanaman tanaman yang di peruntukkan menjadi obat trsebut.
"Tak perlu terburu buru!!! kami sudah datang untuk semua tanaman yang kau bawa itu harimau sialan!! " Belasan orang tiba tiba datang, dan menyergap Bou Zdan, yang hendak pergi dari hutan kematian.
Bou Zdan langsung bersiaga,melihat belasan orang kini telah mengelilinginya dengan berbagai senjata yang tertenteng di tangan mereka semua.
"Sepertinya aku tak perlu menanyakan maksud kalian,, manusia sialan!! "Bou Zdan bisa menebak tujuan dari belasan orang yang mengepungnya.
" Hahahaaa..... baguss!!! kalau kau tau tujuan kami!! sekarang,,serahkan saja semua yang kau dapat pada kami"Dengan seringainya,, salah satu dari mereka mengatakan maksudnya.
"Manusia keparat!!!!!! " Bou Zdan mengumpat dan.....
BAAAMMMMMM.........
Bou Zdan meledakkan aura kultivasinya di ranah Bintang Jendral tahap awal, dan langsung menyerang orang orang yang mengepungnya,Pertarungan sengitpun terjadi.
Bou Zdan yang memang sangat mengenali medan hutan kematian, dengan mudah melesat kemanapun seraya menyerang,lalu kembali bergerilya.
"hahaaa.... kau bilang aku pengecut??? kalau caraku adalah cara seorang pengecut?? lalu kalian, harus aku anggap apa??? " timpal Bou Zdan.
"Bangsat!!! kalian! hancurkan seluruh area hutan ini,, jangan biarkan dia bersembunyi" pemimpin dari belasan orang yang mengepung Bou Zdan benar benar di buat marah.
Belasan orang itupun menggunakan kekuatan mereka untuk menghancurkan area yang di anggap sebagai persembunyian Bou Zdan.
"Mereka benar benar serius" gumam Bou Zdan di balik pohon besar yang menjadi tempat persembunyianya.
DUAAAARRRRRR..........
Pohon besar itu hancur terkena serangan energi pedang dari salah satu orang dan memperlihatkan sosok Bou Zdan.
"Aku sudah memberimu pilihan, namun kau menganggapnya sebuah lelucon, harimau sialan!! "
"Kini pilihan itu sudah tak berlaku lagi" belasan orang itu kembali mengepung Bou Zdan.
"Serang dia!!! "
Whooosssss........
Trank.... trankkk... trank.....
Booommmmm.......
Menghadapi belasan orang,,Bou Zdan terlihat keteteran....
Saat Bou Zdan dapat menangkis serangan satu dua serangan,, Bou Zdan tak dapat menghindari serangan serangan lainya.
"Cakar sang rajaaa... " Bou Zdan meloncat kemanapun seraya melepaskan jurus jurusnya.
__ADS_1
Namun semua perlawanan Bou Zdan mampu di tepis oleh musuhnya.
"Wujud Harimau langit.... " Bou Zdan memggerakan tanganya dan.....
BAAAAMMMMMMMM.........
Bou Zdan berubah menjadi harimau sejati dengan ukuran tiga kali lebih besar dari ukuran sebelumnya.
Harimau itu memiliki tinggi empat meter dangan panjang sekitar delapan meter,, serta taring dan cakar yang sangat tajam.
"Ggrrrrrrr......... " Bou Zdan dengan wujud sejati harimaunya mengaum dan menatap bengis belasan orang yang menjadi musuhnya.
"Hahhh..... kau pikir kau akan mampu??" ucap Seorang di antara mereka kemudian melapisi pedangnya dengan energi Qi.
Blaaaammmmm.......
Pedang itu menyala nyala,, dengan api biru yang membungkus seluruh bagian bilah pedangnya.
"Pedang tunggal,,,,, membelah langit... "
Whoooossss.......
Musuh Bou Zdan melesat, begitupun dengan Bou Zdan,,,, sambil meraung, Bou Zdan mengeluarkan jurus cakar dan taringnya untuk menghadapi jurus pedang dari musuhnya.
"Groooooaaaaaahhhhhhhh.... "
"Hyaaaaaaaaaa............... "
Keduanya bertemu di udara dengan mengunakan kekuatan puncak mereka.
BOOOOOOMMMMMMMMM...........
Ledakan mengguncang kiloan meter area hutan kematian,akibat pertemuan dia kekuatan yang saling beradu.
keduanya terlempar dengan kondisi berbeda,,, namun Bou Zdan mengalami luka luka yang cukup parah.
"Tetua Yan??? apa anda tidak apa apa??"
"Tidak,aku tidak apa apa!! sudah,,, jangan pikirkan keadaanku!!! cepat tangkap harimau sialan itu!!! "Ucapnya, pada semua orang yang bersamanya.
Belasan orang itupun segera mencari keberadaan Bou Zdan,dengan kewaspadaan yang tak menurun.
Bou Zdan sendiri, tengah mengerang menahan sakit,dari luka fisik dan dalamnya,,, Zirah yang di kenakanya, tidak dapat menyelamatkan dirinya dari dampak serangan yang di lakukan oleh musuhnya.
Dalam keadaan putus asa karena tubuhnya tak dapat dia gerakan.... seseorang tiba tiba melesat entah dari mana dan berdiri di hadapanya.
" Ras harimau? Siapa nama mu??"
Degggghhhhhh........
Bou Zdan tersentak kaget dengan orang yang tiba tiba datang dan menanyakan namanya.
"Jawab saja!!! "
"Bou,,, Zdan,,,, Namaku Bou Zdan,, argghh" sambil menahan sakitnya, Bou Zdan mengenalkan dirinya.
"Emmm...... " orang itu mengangguk, lalu segera dia menarik tubuh Bou Zdan, mengangkat Bou Zdan dan menaruh tubuh Bou Zdan di salah satu bahunya.
Whoooossssss.........
Orang itupun membawa Bou Zdan menjauh dari tempat pertarungan, meninggalkan belasan orang yang masih sibuk dengan pencarianya.
"Kemana perginya harimau sialan itu? " salah satu deri mereka merasa heran karna tak menemukan keberadaan Bou Zdan.
Lalu salah satu tetua,yang di panggil dengan Nama Yan sebelumnya segera merasakan adanya kehadiran orang lain sebelumnya di tempat itu...
"Zhu Yang......... Keparaaaaaattttt"Tetua Yan meneriakan sebuah nama dengan sangat kerasss.
__ADS_1
Di tengah pelarianya membawa Bou Zdan, Zhu Yang sendiri mendengar tetiakan orang yang menyebut namanya.
" Ternyata kau,,, Yan Shiang "gumam Zhu Yang, lalu kembali meneruskan pelarianya........