
"Dengan mmberikan syarat yang mustahil,,, Raja Xin sedang menggali kuburannya sendiri" Gong Qing, menyesalkan persyaratan yang di berikan Raja Xin.
"haaahhh,,, sudahlah!!!! lagi pula,kita tak terlalu memerlukan bantuan siapapun!!" Gong Qing tak mau ambil pusing,dengan hal yang menurutnya hanya akan menciptakan kerumitan dan kerugian.
Gong Qing, lebih memilih kembali fokus untuk persiapan pertempuran membantu tuan mudanya.
________
Sementara di dalam kota HuYan.....
Zhu Xian yang saat ini di temani komandan Liu dan putri Xin, berbincang dgn Walikota HuYan, Meng Sun.
"Tuan Muda??? mereka sudah berada di perbatasan hutan pinggir kota,dengan ratusan juta pasukan"
"untuk kali ini!!!izinkan kami,,, seluruh warga kota HuYan,ikut andil dalam pertempuran!! setidaknya,,, kami akan membalas mereka yang mencap kami sebagai penghianat,yang padahal,,,, selama ini mereka bahkan tak melihat keberadaan kota HuYan ini"
"Kota HuYan menginginkan pangakuan dan kehormatan,yang selama ini di anggap sebagai kota kumuh dan kota para gelandangan"
"Tuan muda bisa melihat wajah dari semua warga,yang menginginkan hal yang sama!!! " Walikota melirik setiap wajah warga yang mendengar perbincangannya dengan Zhu Xian.
Zhu Xian bersikap sama,, dia menatap benerapa wajah yang bersemangat dan haus akan pertempuran.
"haiiihhhh....... sejujurnya aku tak menginginkan hal ini"
"Sebaliknya,,, aku lebih berharap kalian dapat membangun kota HuYan setelah pertempuran ini, tanpa kalian harus berkorban"
"Tapi aku adalah petarung,,, aku bisa mengerti kemauan petarung lainya"
"Jika kalian memang ingin ikut andil?? baiklah!!! aku izinkan"
"Tapi tunggu aba aba dariku!!! apa kalian semua bisa mengerti?? "ucap Zhu Xian sambil memutar badan ke semua warga yang sangat ingin terlibat dalam peperangan.
" Kami mengerti tuan muda!! "semua warga mengangkat tangan dengan semangat,seraya berteriak lantang.
" Sekarang bersiaplah!!! kita akan menjadi badai bagi mereka yang menginjakkan kaki dengan tujuan menghancurkan kota HuYan ini"seusai berbincang,,, Zhu Xian meninggalkan percakapan singkatnya dengan warga, pergi ke arah tembok kota.
"Mereka membawa semuanya?! "
"Bagussss!!! " Melihat pergerakan ratusan juta pasukan yang di pimpin He long, Zhu Xian menyeringai.
whooossss.........
Komandan Liu dan putri Xin berdiri di samping kiri kanan Zhu Xian.
"Apa kalian akan ikut melibatkan diri?? " Zhu Xian yang tanpa menoleh pada keduanya memberikan pilihan.
"Sepertinya demikian Tuan Muda"
"karna yang mulia Raja Xin menginginkan hal yang sama,, meski saya pribadi kaget mendapat laporan itu,, yang menyatakan bahwa kerajaan Xin memilih berpihak pada Tuan muda Xian" tutur komandan Liu pada Zhu Xian.
Zhu Xian tak menjawab,, dia justru menoleh wajah putri Xin,dan melempar senyuman padanya.
Deghhh
Degg... deggg.. degg... deggg....
__ADS_1
Jantung Putri Xin berdegup kencang,nafasnya berat seketika,,, mendapat tatapan mata dan senyuman dari jarak dekat oleh pemuda yang sangat tampan dan sangat kuat.
Wajahnya memerah,bahkan ia kebingungan mengarahkan tatapan matanya, yang seakan pandanganya sangat malu jika bertabrakan dengan pandangan sosok pemuda yang kini di kaguminya.
"Usahakan untuk tidak mati hari ini" Ucapan bodoh Zhu Xian, membuyarkan semua yang di rasakan Putri Xin.
'dasar pemuda bodoh' Putri Xin mengumpati Zhu Xian dalam pikiranya,,namun ekspresinya memanyunkan bibir imutnya dapat di baca Zhu Xian.
"Nona Xin,,,saat ini,,kita tidak sedang memainkan drama !!! "
"Buang jauh emosimu!!!fokuslah pada nyawamu yang belum tentu berada pada sosok cantikmu, jika kau memikirkan hal lain di medan perang" ujar Zhu Xian yang tak perduli pada perasaan Putri Xin.
"Ya,,, ya,,, ya,,,,, Tuan Muda kejam,Nona ini akan ingat petuah anda,, huh" Putri Xin yang kesal membuang muka dari tatapan Zhu Xian.
"inilah saatnya!!! "
Whooosssssssss.......
Zhu Xian melesat terbang, meninggalkan Putri Xin, dgn kekesalanya.
"Dasar pemuda bodoh,, kejam, dingin, tak berperasaan!!! "
"Sebenarnya,, wanita seperti apa yang membuat minatmu tertarik,, pemuda egoisss,,, dasarrr!!! " Putri Xin mengeluarkan semua kekesalanya, setelah Zhu Xian pergi.
Komandan Liu,yg berada di dekatnya, hanya bisa menundukan kepala dan tersenyum canggung melihat tingkah Tuan putrinya, yang di buat kesal oleh Zhu Xian.
"Gong Qing,,, keluarlah dari dari persembunyian kalian sekarang!! "Zhu Xian mengirim pesan jiwa pada pemimpin pasukan IZAJIL.
Deggghhhh......
" Tuan muda mengetahui keberadaan kita,,, dan meminta kita bergerak sekarang!!! "Gong Qing, lansung menyampaikan perintah Zhu Xian pada semua anak buahnya.
Pasukan IZAJIL pun bergerak mengikuti perintah Zhu Xian, beserta seluruh anggota bunga iblis.
Hal yang tak di sangka siapapun,adalah,,, Tentang kedatangan jutaan pasukan bersamaan dengan bergeraknya pasukan IZAJIL.
Dan hal itu, hampir saja terjadi kesalahan pahaman di antara kedua pasukan.
Mereka adalah pasukan wanita dari sekte bunga persik,di tambah pasukan dari Kerajaan Xin,juga sekte sekte lain yang merasa tidak puas dengan Kekaisaran Hong, yang di nilai terlalu patuh pada sekte Naga Hitam.
Dalam hal ini,,, mereka semua seperti tengah bertaruh,pada Zhu Xian... meski mereka akan di anggap sebagai penghianat.
*
*
"Apa kalian benar benar akan berdiri di belakangku?? " Setelah semua pasukan IZAJIL dan pasukan lainya sampai di depan gerbang kota HuYan.
Zhu Xian dengan tegas menanyakan keseriusan mereka,memilih berada di pihaknya.
"Hu... Hu... Hu.... " Semua pasukan berteriak.
Zhu Xian yang merasa cukup yakin berbalik arah.
"Apa kalian siap mati??" Zhu Xian dengan tenangnya berucap pada ratusan juta pasukan musuh yang sudah bersiap perang.
__ADS_1
"Sombongg!!!! "Jendral Jing,,, salah satu jendral Kekaisaran Hong,geram dengan Ucapan Zhu Xian.
Whoooossssss.........
Jendral yang berada di ranah Bintang jendral tahap awal melesat terbang menyerang Zhu Xian yang berdiri di udara.
" Ya,,, majulah!!! sebagai hidnagan pembuka"seringai Zhu Xian sangat mengerikan, pada Sang Jendral yang dengan pedangnya melesat ke arahnya.
Whhuuuussss.......
Jendral Jing, memainkan pedangnya,menusuk mengayun, membabad,,, dengan gerakan yng cukup lincah.
Zhu Xian sendiri hanya mengelak, dengan sedikit menggeser tubuhnya dari setiap arah bilah pedang yang di mainkan Sang Jendral.
"Jendral???! waktumu bermain sudah habis!!! "
Deghhhh.....
Sang Jendral terkejut dengan ucapan Zhu Xian,, namun sudah terlambat.
Tap......
Bilah pedang sang Jendral di jepit oleh Jari Zhu Xian.
Takkk.......
sesaat kemudian bilah pedang Jemdral di patahkan,,, Zhu Xian memutar sedikit tubuhnya dan......
Srrreeeeetttttt.............
Dengan sangat mudah,,,, Zhu Xian menggunakan patahan bilah pedang Jendral untuk memggorok leher Sang Jendral sendiri.
"Keeuuhkkkk... keeuuhbkkkk"
Darah muncrat dari leher Sang Jendral,,, Sang Jendral melepaskan pedangnya, dan mencoba menutup luka sayatan leher dengan kedua tanganya.
Sayang,,, Zhu Xian menggorok leher sampai memutuskan tenggorokan nya, hingga mustahil bagi Sang jendral dapat menghindari kematian.
"Bangsaaaaatttttttt!!!!! "
"Serbuuuuuuuu!!!!!! "Lima jendral lain yang melihat salah satu dari mereka tewas di tangan Zhu Xian dengan sangat mudah,,, memerintahkan seluruh pasukanya segera menyerang......
" Mereka datangggg!!!!!! "
"Seraaaaaaannnnnngggggggh!!! "
Pasukan IZAJIL, tak mau kalah,,,, bagi mereka,,, jumlah bukanlah alasan yang membuat mereka gentar.
Ratusan Juta,menyerang jutaan pasukan gabungan yang memihak Zhu Xian dan kota HuYan.
BOOMMMMM..........
PERTEMPURAN PUN,,,,, PECAH!!!
..............................
__ADS_1